x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Wisata Religi

Tempat Wisata Edukasi, Nikmati Hasil Panen Buah Salak Sendiri Di Omah Salak


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Ketika hari libur tiba dan rencana untuk berlibur ke tempat wisata bersama keluarga sudah di depan mata. Bosan memang jika hanya mengunjungi tempat wisata bermain dan kuliner, sesekali bolehlah untuk memilih wisata edukasi.

Di mana ada hal berbeda yang akan didapatkan, yaitu pengalaman baru tentang salah satu buah khas Indonesia, yaitu Omah Salak.

Wilyah Turi di Yogyakarta sudah lama sejak tahun 70-an terkenal sebagai penghasil salak yang berada di lereng Gunung Merapi Sleman.

Inilah yang juga menjadi penyebab buah salak yang bisa dipastikan sudah lama menjadi buah khas kota Yogyakarta.

Dikarenakan tanahnya yang berpasir, wilayah Turi menjadi wilayah yang sangat cocok untuk tumbuhan ini. Maka, munculah sebuah tempat wisata yang dapat memberikan pengetahuan proses panen buah salak hingga menikmatinya.

Omah Salak yang dapat dikunjungi oleh wisatawan untuk lebih mengenal salah satu buah khas Indonesia.

Mengunjungi Omah Salak, para wisatawan dapat kesempatan untuk ikut memanen salak yang tentunya didampingi oleh para petani.

Para petani sendiri merupakan asli penduduk dari wilayah Turi yang bekerja sama dengan pengelola tempat. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian penduduk sekitar.

Salak yang dihasilkan disini adalah salak pondoh yang sudah dipasarkan hingga ke luar negeri, seperti Australia dan Vietnam.

Buah salak sudah bisa di petik ketika umur mereka mencapai 5 atau 6 bulan, salak jenis ini juga jadi salah satu jenis yang paling banyak dipanen.

Setelah melakukan panen salak, selanjutnya para wisatawan yang berkunjung ke Omah Salak diajak untuk melihat bagaimana proses olahan yang dilakukan setelah memanen tadi.

Ternyata, buah salak hasil panen dijadikan sebuah penganan yaitu, bakpia salak. Jika biasanya banyak ditemukan bakpia dipasaran dengan isian kacang hijau, keju, dan coklat.

Beda halnya dengan bakpia satu ini, jelas karena isinya menggunakan selai salak yang dihasilkan dari hasil panen. Setelah bakpia salak sudah dibuat dan sudah jadi bisa dijadikan sebagai oleh-oleh, lho. Selain itu, salak yang telah dipanen juga dijadikan sebagai keripik.

Setelah lelah melakukan panen dan mengolah hasil panen salak, kini saatnya untuk menikmati hidangan yang sudah termasuk dalam paket wisata 90ribu rupiah.

Harga paket ini sudah termasuk biaya petik, olah, dan juga menyantap hidangan. Hidangannya juga terbilang cukup unik, yaitu semua olahan makanan mengandung salak. Mulai dari minuman segar hingga lauk pauk seperti ayam goreng sambal. Cukup menarik, bukan?

Tak hanya perkebunannya saja yang bermanfaat untuk dijadikan tempat wisata, namun buah salak juga ternyata banyak menyimpan manfaat bagi tubuh kita. Apa saja?


Baca juga:


Buah salak ternyata mengandung banyak vitamin C di dalamnya. Inilah yang membuat buah salak mempunyai manfaat meningkatkan daya tahan tubuh kita.

Bahkan, juga dapat menjaga kesehatan mata dengan kandungan betakarotin yang lebih banyak dibandingkan wortel. Selain itu, beredar kabar bahwa salak dapat mengobati seseorang yang sedang diare.

Tentunya karena adanya kandungan tanin yang memang sudah banyak dikenal sebagai bahan dalam pengobatan sakit diare.

Nah, meskipun manfaat yang terkandung dari buah salak banyak sekali untuk kesehatan tubuh kita, tapi masih ada yang beranggapan bahwa buah salak dapat membuat orang yang memakannya mengalami sembelit.

Ternyata, ada satu hal yang belum banyak orang ketahui, yaitu kulit ari dari buah salak tersebut. Di mana kulit ari ini ternyata banyak mengandung serat yang tubuh kita butuhkan. Yang justru membuat pencernaan kita lebih lancar. Jadi, jangan asal buang kulit ari buah salak ya.

Berlibur bersama keluarga sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan yang ada. Selain mendapatkan pengalaman baru, berkunjung ke Omah Salak bisa dapat ilmu baru ya..

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Tentang Aqiqah, Beginilah Ketentuan dan Keutamaan yang Harus Diketahui!
Previous
Tentang Aqiqah, Beginilah Ketentuan dan Keutamaan yang Harus Diketahui!
Liburan Sekaligus Mengenal Sejarah di Wisata Candi Cetho
Next
Liburan Sekaligus Mengenal Sejarah di Wisata Candi Cetho
Related Articles
Back to
top