x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Macam-Macam Obat Tradisional Keputihan


Obat-Tradisional-Keputihan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tak hanya obat medis, obat tradisional bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keputihan.

Obat tradisional ini dinilai cukup efektif untuk mengatasi keputihan dan bahan-bahannya lebih mudah diperoleh.

Untuk tahu lebih lanjut apa saja obat tradisional keputihan tersebut, mari simak artikel berikut ini.

7 Obat Tradisional Keputihan

Selain dengan pengobatan medis, obat tradisional juga bisa menjadi alternatif untuk mengatasi keputihan yang tidak normal, terutama yang masih dalam tahap ringan. Berikut adalah beberapa obat tradisional keputihan yang sering digunakan untuk mengatasi keputihan:

1. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai bahan pelengkap makanan yang memiliki cita rasa dan warna yang khas. Selain sebagai bumbu dapur, ternyata kunyit juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keputihan yang membandel.

Terdapat sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa senyawa kimia kurkumin pada kunyit bisa membunuh jamur Candida albicans dan menghambat pertumbuhannya.

Meski begitu, efektivitas kunyit untuk mengatasi keputihan masih perlu diteliti lebih lanjut.

Kunyit

2. Daun sirih

Sirih merupakan tanaman yang banyak dijumpai di Indonesia dan sudah sejak lama dikenal sebagai bahan obat, termasuk mengobati keputihan.

Beragam label obat keputihan yang terbuat dari daun sirih kini banyak ditemui di pasaran. Tak sedikit juga wanita yang menggunakan air rebusan daun sirih untuk membasuh area kewanitaan.

Meskipun banyak orang percaya jika daun sirih bisa mengatasi keputihan, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa daun sirih bisa bekerja efektif untuk mengobati keputihan.

Daun-sirih

3. Yoghurt

Yoghurt merupakan makanan probiotik yang mengandung bakteri hidup didalamnya, salah satunya Lactobacillus acidophilus. Bakteri ini diketahui bisa membantu tubuh melawan infeksi jamur berbahaya di area vagina.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan probiotik mampu mengatasi jamur Candida albicans.

Pada ibu hamil, campuran yoghurt dan madu yang dioleskan pada daerah kewanitaan bisa digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk infeksi jamur vagina. Meski begitu, penelitian ini masih jauh dari sempurna dan perlu diteliti lebih lanjut.

Mengonsumsi yoghurt dinilai sangat baik untuk menjaga keseimbangan kadar bakteri dalam tubuh. Disarankan memilih yoghurt murni tanpa kandungan gula, sebab gula bisa memicu pertumbuhan jamur.

Yoghurt

4. Asam borat

Asam borat merupakan antiseptik yang cukup efektif untuk membasmi jamur, bahkan asam borat bisa mengatasi infeksi jamur yang tidak dapat sembuh oleh obat lain.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian asam borat secara topikal merupakan cara efektif untuk mengatasi infeksi jamur di area kewanitaan.


Baca Juga:


Asam borat perlu dilarutkan terlebih dahulu dengan air sebelum digunakan dan tidak boleh oleskan pada area kulit yang terluka. Selain itu, asam borat juga tidak disarankan untuk wanita hamil.

Asam-borat

5. Cuka apel

menggunakan cuka apel untuk mengatasi keputihan yang gatal akibat jamur merupakan salah satu cara yang cukup populer.

Cukup tuangkan setengah cup cuka apel ke dalam bak mandi, kemudian berendamlah selama 20 menit. Sifat asam cuka apel bisa menghilangkan bakteri dan jamur di area kewanitaan.

Namun, hindari penggunaan cuka apel secara langsung pada area vagina. Alih-alih membunuh bakteri dan jamur yang jahat, cuka apel malah bisa membunuh bakteri baik pada vagina.

Cuka-apel

6. Tea tree oil

Beberapa penelitian menemukan bahwa tea tree oil bisa mengatasi infeksi jamur di vagina. Selain itu, minyak esensial ini juga bisa membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di area kewanitaan.

Untuk melakukan perawatan ini, campurkan tea tree oil dengan minyak kelapa atau minyak jojoba, kemudian aplikasikan langsung di area vagina.

Minyak-kelapa-murni

7. Bawang putih

Dalam sebuah studi menunjukkan, bahwa bawang putih memiliki peranan untuk membasmi jamur Candida albicans. Meski begitu, penelitian ini masih perlu dikaji lebih lanjut.

Apabila ingin mencoba bawang putih sebagai obat tradisional keputihan, tambahkan lebih banyak bawang putih ke dalam menu harian.

Bawang-putih

Perlu diingat, efektivitas obat tradisional keputihan berbeda-beda pada setiap orang. Apabila setelah menerapkan cara di atas muncul iritasi dan rasa tidak nyaman, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan.



Buat Tulisan
Mata Kering saat Hamil, Apa Penyebabnya?
Previous
Mata Kering saat Hamil, Apa Penyebabnya?
5 Tips Apartemen Studio Lebih Luas dan Lebih Rapi
Next
5 Tips Apartemen Studio Lebih Luas dan Lebih Rapi
Related Articles
Back to
top