x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

5 Obat Penyakit Hati Dalam Islam agar Terhindar Dari Kepekatan Hati


obat-penyakit-hati-dalam-islam

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap manusia pasti pernah merasa cemburu, iri (hasad), benci atau merasa kesal dengan seseorang. Hal itu sangat manusiawi, Moslem Fellas.

Tetapi, perasaan toxic tersebut jika ditumpuk justru dapat mendatangkan hal buruk bagi diri kita.

Perasaan buruk yang menyelimuti hati dan dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan penyakit hati yang akut.

Bisa-bisa kita tenggelam dalam rasa benci yang merupakan sifat buruk yang harus dihindari. Dibutuhkan obat penyakit hati dalam Islam khususnya bagi kaum muslim agar senantiasa terhindar dari keburukan.

Obat Penyakit Hati Dalam Islam yang Ampuh

Nah, untuk mengatasi penyakit hati tentu kita harus mencari tahu kira-kira obat apa yang tepat untuk menyembuhkannya. Berikut adalah beberapa obat penyakit hati dalam Islam ala Ibrahim Al Khowash.

1. Membaca dan Tadabbur Al Qur’an

Al-Qur’an memiliki nama lain yakni As-Syifa yang artinya adalah obat.

Ya, Al-Qur’an merupakan obat hati yang dampaknya sangat luar biasa, baik untuk jasmani maupun rohani. Sesuai dengan hadits,

“Permisalan orang yang membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah utrujah, rasa dan baunya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah kurma, rasanya enak namun tidak beraroma. Orang munafik yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan royhanah, baunya menyenangkan namun rasanya pahit. Dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an bagaikan hanzholah, rasa dan baunya pahit dan tidak enak.” (HR. Bukhari no. 5059).

2. Rajin Berpuasa

Berpuasa tidak hanya menetralisir organ pencernaan saja, lho. Namun, juga dapat menetralisir kepekatan hati.

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk yaitu perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi no. 2380).

Allah memerintahkan manusia agar mengontrol makanan, sebab hidup tidak boleh selalu untuk memuaskan nafsu mulut dan perut.

Rasulullah juga menganjurkan kita agar tidak tamak dan asal makan saja, seorang muslim perlu banyak puasa dan menyedikitkan makanan.

Apa-saja-obat-penyakit-hati-dalam-Islam

3. Mendirikan Shalat Malam

Shalat malam (shalat tahajud) merupakan ibadah sunnah yang ganjarannya luar biasa. Allah sangat mencintai hamba-Nya yang melakukan ibadah ini serta memohon ampunan kepada-Nya.

Luangkan waktu di sepertiga malammu untuk mermunajat kepada Ilahi Rabbi, luapkan segala isi di hati, sebab Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.


Baca Juga:


Seperti dalam ayat Al-Qur’an,

“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz Dzariyat: 17-18).

Berbagai-obat-penyakit-hati-dalam-Islam

4. Rajin Berdzikir

Berdzikir merupakan obat agar terhindar dari kepekatan hati yang dapat membantu kita untuk mencegah perbuatan yang tidak baik, lho.

Dengan sibuk berdzikir, berarti kita senantiasa mengingat Allah di manapun kita berada. Dengan begitu, kita jadi enggan melakukan keburukan.

Sesuai dengan firman Allah yang artinya,

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 152).

Apakah-obat-penyakit-hati-dalam-Islam

5. Bergaul dengan orang-orang sholeh

Teman yang shalih punya pengaruh untuk menguatkan iman dan terus istiqamah karena kita akan terpengaruh dengan kelakuan baiknya hingga semangat untuk beramal.

Sebagaimana kata pepatah Arab,

“Yang namanya sahabat bisa menarik (mempengaruhi).” Oleh sebab itu, memilih seseorang yang akan menjadi teman karib itu harus berhati-hati. Dalam sebuah hadits berbunyi, “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; dan Ahmad, 344).

Itulah 5 obat penyakit hati dalam Islam yang dapat kamu lakukan agar hati senantiasa bersih dan tenang. Selalu mendekatkan diri kepada Allah, ya, Moslem Fellas!

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Naik Motor Saat Hamil, Apakah Tidak Berbahaya?
Previous
Naik Motor Saat Hamil, Apakah Tidak Berbahaya?
4 Pintu Masuk Maksiat yang Sering Diabaikan Seorang Hamba
Next
4 Pintu Masuk Maksiat yang Sering Diabaikan Seorang Hamba
Related Articles
Back to
top