x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Jamu, Obat Herbal Ala Indonesia yang Dipercaya Sejak Dulu Hingga Sekarang


Durasi Baca: Hanya 11 Menit

Keanekaragaman hayati Indonesia bisa dikatakan sangat lengkap. Hai ini menyebabkan Indonesia menjadi negara yang sangat potensial ditemukannya pengobatan herbal terbaik di dunia. Obat herbal adalah obat yang berasal dari tumbuhan yang di proses tanpa campuran zat kimia.

Tak kalah dengan Ayurveda dari India dan Zhongyi dari China, Indonesia juga memiliki ragam obat herbal yang sering disebut Jamu.

Menurut ahli bahasa Jawa Kuno, istilah “Jamu” berasal dari singkatan dua kata bahasa Jawa Kuno yaitu “Djampi” dan “Oesodo”. Djampi berarti penyembuhan yang menggunakan ramuan obat-obatan sedangkan Oedoso berarti kesehatan.

Jamu atau yang biasa disebut obat tradisonal karena jamu memang sudah dikenal sejak zaman nenek moyang sebelum ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan obat-obatan modern masuk ke Indonesia.

Khasiat jamu telah teruji oleh waktu. Bukti bahwa jamu sudah ada sejak zaman dulu dan sering dimanfaatkan adalah dengan adanya relief Candi Borobudur pada masa kerajaan Hindu-Buddha tahun 722 M. Di mana relief tersebut menggambarkan kebiasaan meracik dan minum jamu untuk kesehatan.

Secara umum, jamu dianggap tidak menimbulkan efek samping. Jamu menjaga tubuh peminumnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, dari kulit luar sampai organ terdalam.

Bahan-bahan jamu yang paling sering dipakai adalah jahe, kencur, kunyi, lengkuas, temulawak, daun secang, dan kayu manis.


Baca juga:


Buah asam, jeruk nipis, dan gula jawa tau gula batu juga dipakai untuk menambah rasa segar atau rasa manis pada jamu yang cenderung pahit.

Mengolahnya pun tidak rumit. Kebanyakan dari air jamu adalah sari hasil pesaran tumbuhan herbal. Ada juga yang ditumbuk halus atau direbus.

Seiring berkembangnya teknologi, jamu pun telah banyak dikemas dalam bentuk pil, tablet, atau juga bubuk instan yang mudah diseduh.

Nah, Sobat Moslem, itu dia sekilas tentang pengobatan tradisional Indonesia. Apa kamu termasuk salah satu penggemar jamu?

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Rendang, Kuliner Minang yang Memiliki Banyak Filosofi
Previous
Rendang, Kuliner Minang yang Memiliki Banyak Filosofi
Eksotisnya Hutan Mati Papandayan, Salah Satu Destinasi Wisata Garut
Next
Eksotisnya Hutan Mati Papandayan, Salah Satu Destinasi Wisata Garut
Related Articles
Back to
top