x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

6 Poin Penting Informasi Nilai Gizi Makanan untuk Asupan Nutrisi Tubuh


Nilai-gizi-makanan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap keterangan yang ada di produk makanan dan minuman sangatlah penting bagi kita yang punya kondisi medis tertentu atau tengah membatasi jumlah asupan kalori.

Informasi nilai gizi makanan di setiap bungkus bisa menjadi catatan berguna bagi kita untuk memperkirakannya. Dengan begitu bisa disesuaikan dengan menu makanan sehari-hari kita.

Nilai gizi makanan penting untuk pola makan sehat

Demi memilih produk makanan yang lebih sehat, kita perlu memerhatikan nilai nutrisi yang tertera pada label.

Terdapat sejumlah nutrisi yang sebaiknya dibatasi, tetapi ada pula yang perlu ditingkatkan jumlah asupannya.

Dilansir dari berbagai sumber, cobalah perhatikan beberapa poin berikut terkait informasi nilai gizi makanan sebelum membeli produk.

  • Label khusus

Secara umum, setiap produk kemasan dilengkapi dengan logo-logo tertentu, seperti logo halal, mengandung protein, dan lain sebagainya. Kalau sudah paham akan kebutuhan khusus masing-masing, perhatikan lagi, ya, berbagai logo penting di produk yang hendak kita konsumsi.

  • Jumlah sajian per kemasan

Bagian ini menunjukkan jumlah takaran saji yang terdapat dalam satu kemasan produk. Akan tetapi, harus kita ingat bahwa setiap label informasi nilai gizi tersebut merepresentasikan kandungan nutrisi untuk satu sajian, bukan satu kemasan.

Poin-penting-yang-ada-pada-nilai-gizi-makanan

  • Kalori total per sajian

Sementara itu, kalori total per sajian yang tertulis adalah untuk satu porsi saja.


Baca Juga:


Semakin banyak kita mengonsumsi, semakin banyak kalori yang kita dapatkan. Jangan lupa, ya, produk yang bebas lemak belum tentu bebas kalori.

  • Angka Kecukupan Gizi (AKG)

Gunakan informasi yang satu ini untuk memilih makanan yang tinggi nutrisi sekaligus mengurangi konsumsi makanan yang rendah nutrisi.

Perkirakan dengan benar agar jangan sampai persentase karbohidrat, protein, dan lemak melebihi batas porsi kebutuhan tubuh per hari.

  • Kandungan nutrisi

Konsumsilah produk makanan dengan jumlah kandungan nutrisi cukup. Disarankan kandungan gula tambahan dan garam tidak melebihi 5 persen AKG sebab dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, serta kanker. Sedangkan vitamin, protein, mineral, dan serat sebesar 20 persen atau lebih.

gizi-makanan

  • Komposisi makanan

Bagi yang mempunyai penyakit atau alergi tertentu, perhatikan dahulu komposisi di setiap produk yang kita beli. Biasanya daftar komposisi diurutkan dari jumlah terbanyak sampai yang paling sedikit.

Berikut ini beberapa penyakit yang kadar nutrisinya perlu dibatasi atau ditambahkan:

  • Bagi penderita diabetes harus membatasi produk dengan kadar gula dan karbohidrat yang tinggi.
  • Tekanan darah tinggi. Kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi harus membatasi konsumsi produk tinggi garam (sodium atau natrium).
  • Penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Hindarilah konsumsi produk yang mengandung kolesterol, lemak jenuh, lemak trans, dan garam berkadar tinggi.
  • Bagi penderita osteoporosis perlu memperbanyak konsumsi makanan atau minuman tinggi kalsium.
  • Penyakit autoimun atau kekebalan tubuh. Penderita kondisi ini perlu memperbanyak konsumsi produk yang mengandung mineral dan vitamin, seperti zat besi, vitamin A dan C.

Selain memperhatikan nilai gizi makanan, jangan lupa untuk selalu memerhatikan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada label kemasan.

Tak ada salahnya menjadi lebih teliti membandingkan nilai nutrisi dari dua produk yang sama jenisnya, kok, demi kesehatan kita juga.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Kenali Manfaat jalan tanpa alas kaki yang Baik untuk Kesehatan
Previous
Kenali Manfaat jalan tanpa alas kaki yang Baik untuk Kesehatan
Bagaimana Hukum Memotong Kuku dan Rambut Saat Haid dalam Islam?
Next
Bagaimana Hukum Memotong Kuku dan Rambut Saat Haid dalam Islam?
Related Articles
Back to
top