x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Naik Motor Saat Hamil, Apakah Tidak Berbahaya?


Naik-motor-saat-hamil

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebagian besar ibu hamil, merasa khawatir jika harus bepergian menggunakan sepeda motor.

Sebenarnya naik motor saat hamil relatif aman, namun ada beberapa hal yang perlu kamu perhatian sebelum menggunakan moda transportasi ini. Yuk, kulik informasinya lebih dalam pada artikel Moslem Lifestyle berikut ini.

Naik Motor saat Hamil, Amankah?

Seperti yang telah disebutkan, mengendarai atau menjadi penumpang sepeda motor boleh-boleh saja, kok.

Hanya saja, sebaiknya kamu melakukannya setelah memasuki trimester kedua kehamilan. Dengan catatan, kondisimu dan janin sehat serta tidak memiliki keluhan apapun.

Trimester kedua kehamilan dianggap cukup aman, sebab janin sudah mulai tumbuh dan berkembang.

Kamu juga mungkin sudah merasa lebih nyaman dengan kondisi kehamilan, sebab telah melewati morning sickness.

Selain itu, efek buruk naik sepeda motor bagi kehamilan secara langsung juga belum bisa dipastikan.

Tetapi, ada faktor yang dapat meningkatkan risikomu mengalami hal-hal buruk ketika berkendara dengan sepeda motor, di antaranya:

  • Mengendarai motor lebih dari dua orang.
  • Duduk menyamping saat menjadi penumpang.
  • Berada di trimester ketiga.

Salah satu hal yang mungkin kamu takutkan saat naik sepeda motor adalah ketika melalui jalanan yang rusak dan membuat guncangan sehingga bisa berdampak buruk bagi kehamilanmu.

Sebenarnya, di dalam kandungan janinmu terlindungi dengan baik berkat adanya cairan ketuban yang menyelubungi dirinya, serta perlindungan dari otot-otot perut dan panggulmu.

Trik-aman-naik-motor-saat-hamil


Baca Juga:


Meskipun relatif tidak berbahaya, namun kamu tetap disarankan untuk berhati-hari selama berkendara, terutama bagi kamu yang berisiko mengalami kondisi berikut:

  • Berisiko tinggi melahirkan bayi prematur.
  • Membutuhkan banyak istirahat.
  • Letak plasentamu terlalu rendah atau plasenta previa.
  • Ada gangguan pada tulang belakangmu.
  • Kondisi serviks lemah.

Risiko yang paling berbahaya ketika naik motor adalah mengalami kecelakaan lalu lintas, seperti tabrakan atau tergelincir.

Berkendara di dalam mobil pun tidak menutup kemungkinan kamu untuk mengalami kecelakaan, tapi risiko tubuhmu mengalami cedera lebih kecil ketimbang naik sepeda motor.

Selain bisa membahayakan nyawamu, kecelakaan kendaraan bermotor bisa menimbulkan komplikasi kehamilan yang berbahaya seperti rahim pecah dan sulosio plasenta.

Kiat Aman Naik Motor saat Hamil

Nah, agar naik motor saat hamil aman dilakukan ada baiknya kamu memperhatikan beberapa tips berikut ini:

  • Gunakan helm dengan benar dan berstandar SNI.
  • Gunakan jaket untuk melindungi tubuh dari panas terik ataupun angin.
  • Hindari berkendara terlalu lama. Jika memungkinkan, hindari mengendari motor selama jam-jam sibuk dan di malam hari.
  • Hindari berkendara saat hujan ataupun ketika jalanan licin untuk mengurangi risiko tergelincir dan jatuh.
  • Hindari jalanan rusak, berlubang, dan polisi tidur yang dapat memberikan guncangan.
  • Sebaiknya tidak berkendara jika tubuh sedang tidak fit.
  • Duduk dalam posisi yang nyaman dan seimbang sehingga tidak menciptakan tekanan pada bagian perutnya.
  • Minta bantuan seseorang ketika ingin melakukan kick-starter.

Ketika memasuki trimester ketiga kehamilan, disarankan untuk tidak mengendarai atau menjadi penumpang sepeda motor.

Pada masa ini, akan menemui kesulitan mengendarai sepeda motor seperti mengontrol stang motor dan menyeimbangkan tubuh.

Kondisi tersebut terjadi karena pusat gravitasi tubuhmu yang telah berubah. Kinerja gerak refleks dan persendian pun menjadi tidak seoptimal saat sebelum hamil.

Jadi, kamu disarankan untuk menggunakan moda transportasi yang lebih nyaman, seperti mobil pribadi, taksi, atau bus.

Moslem Fellas, itulah fakta tentang naik motor saat hamil. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menempuh perjalanan dan selalu mematuhi aturan-aturan berkendara motor yang benar, ya.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
3 Pilihan Hotel Terdekat dari Ka’bah yang Recomended
Previous
3 Pilihan Hotel Terdekat dari Ka’bah yang Recomended
5 Obat Penyakit Hati Dalam Islam agar Terhindar Dari Kepekatan Hati
Next
5 Obat Penyakit Hati Dalam Islam agar Terhindar Dari Kepekatan Hati
Related Articles
Back to
top