x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Nabi yang Mendapat Gelar Ulul Azmi, Gelar Istimewa


Nabi-yang-mendapat-gelar-ulul-azmi

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Disebutkan dalam Alquran, bahwa manusia sebagai khalifah di bumi bertanggung jawab atas hal yang mereka lakukan.

Dalam melakukan segala amal perbuatan, manusia tentu membutuhkan sosok yang mampu dijadikan teladan.

Adapun Allah SWT telah memberikan keteladanan kepada manusia-manusia pilihan yang disebut sebagai nabi dan rasul.

Semua utusan Allah tersebit mencontohkan  keteladanan, khususnya dalam hal bersabar. Dari sekian nabi dan rasul, ada sebutan Nabi Ulul Azmi yang paling sabar di antara lainnya.  Nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi inilah yang terutama harus menjadi contoh kita dalam kehidupan sehari-hari.

Nabi yang Mendapat Gelar Ulul Azmi, Siapa Saja?

Sebelum membahas kisah teladan Nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi, kita perlu terlebih dahulu mengetahui makna Ulul Azmi itu sendiri.

Secara bahasa, Ulul Azmi artinya pemilik keteguhan hati. Menurut al-Thabary, istilah ini bermakna para nabi yang mempunyai kesabaran dan keuletan dalam menghadapi berbagai cobaan saat menyampaikan amr ma’ruf nahi munkar (mengikuti perintah-Nya menjauhi larangan-Nya). Berikut inilah para nabi tersebut.

1. Kisah Nabi Nuh dan bahteranya

Nabi Nuh diutus kepada kaum Bani Rasib, kaum penyembah berhala yang sulit diajak ke jalan kebenaran.

Nabi Nuh disebutkan hampir selama 900 tahun berdakwah, sayangnya di waktu yang sangat lama tersebut hanya sedikit yang mau mengikuti.

Anaknya Kan’an dan istrinya Wali’ah bahkan turut membangkang. Suatu ketika Nabi Nuh diutus untuk membuat kapal atas perintah Allah, Beliau dicaci bahkan dianggap gila karena tidak percaya ada banjir besar.

Pada akhirnya, Nabi Nuh yang terus menahan kesabaran itu pun berdoa agar melenyapkan kaumnya.

Allah mengabulkan doa itu dan seluruh kaumnya binasa hanyut ditelan banjir, termasuk anak dan istrinya.

2. Kisah Nabi Ibrahim dan lapisan kesabarannya

Ada beberapa kisah keteladanan Nabi Ibrahim dalam menjalani amr ma’ruf nahi munkar.

Pertama, ketika Beliau mengajak kaumnya meninggalkan berhala dan menyembah Allah. Nabi Ibrahim menyampaikan bahasa yang santun, meskipun ayahnya sendiri tidak mau mengikutinya.

Kedua, kesabaran ketika mendapat perintah menyembelih anak kesayangannya Nabi Ismail. Beliau begitu patuh dan akhirnya diganti dengan domba dari surga.

Ketiga, keteladanan ketika dibakar oleh Raja Namrud. Kesabaran Nabi Ibrahin diganjar dengan mu’jizat mampu bertahan di tengah kobaran api.

Siapakah-nabi-yang-mendapat-gelar-ulul-azmi

3. Kisah Nabi Musa yang membelah lautan

Keteladanan Nabi Musa berawal sejak baru lahir di masa kepemimpinan Raja Firaun yang kejam.

Atas dasar ramalan bahwa akan lahir bayi laki-laki yang kelak akan menumbangkan Sang Raja, Firaun pun bertitah untuk membinasakan semua bayi laki-laki yang lahir.


Baca Juga:


Ibu Musa, Yukabad tidak ingin bayinya dibunuh dan menghanyutkannya di sungai Nil.

Musa ditemukan oleh keluarga Firaun, bahkan atas permintaan istrinya Firaun mencari wanita untuk menyusui anak temuan itu dan Allah menyelematkan anak itu bahkan kembali ke persusuan Yukabad.

Kemudian Musa tumbuh cerdas dan tekun berdakwah, ia selalu berhadapan dengan para penyihir istana dan selalu ada mu’jizat yang menyertainya.

Akhir dari perjuangan Nabi Musa ialah membelah lautan dengan tongkatnya dan menyebrang di laut merah, pasukan Firaun binasa di laut tersebut.

4. Kisah Nabi Isa, putra Maryam

Kisah ketedalanan Nabi Isa bermula saat lahir dari seorang yang bernama Maryam, wanita ini penuh kesabaran dan keikhlasan merawat Nabi Isa meski segala perlakuan masyarakat kepadanya tidak baik.

Hingga dewasa, Nabi Isa diangkat menjadi Nabi pada umur 30 tahun kepada Bani Israil. Cobaan terus berdatangan, hingga suatu ketika salah satu pengikutnya bernama Yahuza.

Sewaktu Nabi Isa bersembunyi dari serangan musuh, Yahuza melaporkan lokasi tersebut dan berbalik menyerang Nabi Isa.

Akhirnya ketika Nabi Isa dikejar dan hendak disalib oleh pasukan musuh, wajah Yahuza berubah mirip dengan Nabi Isa dan terbunuh di persaliban.

5. Kisah Nabi Muhammad, penutup para nabi

Kisah keteladanan Nabi Muhammad sangatlah banyak. Perilaku Beliau merupakan perilaku yang agung, seperti Alquran (QS. Qalam: 4) yaitu wa innaka la’ala khuluqin adhim yang artinya “Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung,”.

Salah satu kisahnya yang penuh kesabaran yaitu kisahnya bersama seorang pengemis Yahudi buta, Beliau setiap hari dengan sabar memberikannya makanan dan menyuapinya.

Padahal, pengemis tersebut selalu mencaci maki Muhammad dan menghasut orang-orang untuk tidak mendekatinya.

Begitu Nabi Muhammad tiada, sahabat mendekati pengemis tersebut dan ingin meneruskan kebiasaan Beliau. Tapi sahabat malah dihardik sang pengemis, berkata bahwa bukan orang yang biasa menyuapinya.

Barulah sahabat memberitahukan bahwa Muhammad telah tiada, dan sang pengemis pun mengucapkan dua kalimat syahadat karenanya.

Itulah contoh kisah-kisah keteladanan Nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi, para nabi yang sungguh penuh kesabaran. Semoga kita semua bisa meneladaninya. Aamiin.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Tips Riasan Pengantin Muslimah yang Trendi
Previous
5 Tips Riasan Pengantin Muslimah yang Trendi
Toko Kue yang Bersertifikat Halal Melalui Proses Ini
Next
Toko Kue yang Bersertifikat Halal Melalui Proses Ini
Related Articles
Back to
top