x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Perlukah Mendengarkan Musik Untuk Ibu Hamil?


musik-untuk-ibu-hamil

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak yang beranggapan bahwa musik untuk ibu hamil memiliki beberapa manfaat. Apakah anggapan itu benar adanya?

Musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.

Banyak para ahli kesehatan kandungan menyarankan para ibu hamil untuk sering-sering mendengarkan musik selama kehamilan.

Musik dipercaya dapat mempengaruhi perkembangan janin yang ada di dalam rahim ibu dan pengaruh yang ditimbulkan dari musik adalah pengaruh-pengaruh positif yang sangat baik untuk perkembangan janin.

Lantas, apakah benar seperti itu?

Janin Usia ke-16 Sudah Mampu Menangkap Suara Dari Luar Tubuh Ibu

Menginjak usia minggu ke-10, janin sudah dapat mendengarkan suara-suara yang berasal dari tubuh ibunya.

Suara-suara seperti detak jantung, aliran darah, sistem pernafasan, sampai belaian pada perut ibu dapat didengar oleh janin di dalam rahim.

Menginjak usia 16 minggu, janin sudah mampu menangkap suara-suara yang berasal dari luar tubuh ibunya.

Memperdengarkan Musik Dapat Merangsang Sel-Sel di Dalam Otaknya

Alunan musik yang diperdengarkan pada ibu hamil bisa merangsang perkembangan sel-sel yang ada di dalam otak janin.

Para ahli meyakini bahwa janin dapat menerima informasi sensori yang kemudian akan diingat pada tingkat tertentu.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi yang diperdengarkan lagu pengantar tidur pada masa akhir kehamilan, reaksi aktivitas otaknya lebih tinggi jika dibandingkan bayi yang tidak mendengarnya secara teratur.

Hal ini membenarkan kemungkinan janin mampu mendengar di dalam perut, namun tidak membuktikan paparan musik sejak dalam kandungan dapat meningkatkan kemampuan sistem pendengaran atau perkembangan otak setelah lahir.

musik-untuk-ibu-hamil-2


Baca Juga:


Jenis Musik Klasik Secara Ilmiah Dapat Meningkatkan Perkembangan Sel-Sel Otak Janin

Namun para ahli kandungan lebih merekomendasikan para ibu hamil untuk memilih musik-musik klasik.

Jenis musik yang satu ini terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan perkembangan sel-sel otak janin.

Hal itu karena musik klasik dianggap sebagai jenis musik yang memiliki komposisi lengkap dibandingkan dengan jenis musik lainnya.

Anak Pun Jadi Meliki Keseimbangan Emosi dan Daya Konsentrasi Tinggi

Gubahan yang ada pada musik klasik tersebut terbukti mampu memberikan ketenangan dan menyeimbangkan emosi janin.

Ini merupakan efek yang sangat positif karena anak yang memiliki ketenangan dan keseimbangan emosi akan menjadi anak yang mudah berkonsentrasi dan tidak cengeng.

Efek positif lainnya, kemampuan bicaranya akan lebih baik sehingga secara otomatis kemampuan bersosialisasinya juga menjadi lebih cepat.

Beberapa efek positif tersebut, bisa mempengaruhi terhadap kemampuannya saat dewasa nanti. Anak yang memiliki daya konsentrasi tinggi secara otomatis akan lebih cepat dalam menangkap sebuah informasi.

musik-untuk-ibu-hamil

Sesuai dengan Aturan

Dokter mengatakan bahwa hampir semua musik baik untuk didengarkan oleh janin. Hanya saja, sang ibu harus menyukai musik tersebut. Selain itu, dokter pun lebih menyarankan agar ibu tidak mengarahkan handphone ke perutnya.

Dikhawatirkan, hal ini dapat menstimulasi janin secara berlebihan terutama jika volume suara tinggi. Ketika ingin memperdengarkan musik pada janin, cukup hidupkan musik di alat pemutar musik.

Suara yang disarankan untuk volume yang didengarkan ke janin sekitar 50-60 desibel atau tidak boleh lebih dari 65 desibel, yaitu sebesar volume suara normal ketika berbicara.

Jika musik tersebut akan didengarkan untuk waktu lebih lama, volume yang disetel disarankan di bawah 50 desibel. Tingkat tersebut umumnya diberlakukan pada ruang perawatan intensif untuk bayi yang baru lahir.

Beberapa penelitian mengungkapkan, suara berisik yang diperdengarkan pada janin untuk waktu yang lama justru dapat memicu kelahiran prematur, berat badan rendah, hingga gangguan pendengaran pada bayi setelah lahir.

Nah, itulah manfaat musik untuk ibu hamil. Namun, jangan dilakukan secara berlebihan, ya.



Buat Tulisan
Beri Makanan Bernutrisi Ini agar Kesehatan Gigi dan Gusi Anak Tetap Terjaga
Previous
Beri Makanan Bernutrisi Ini agar Kesehatan Gigi dan Gusi Anak Tetap Terjaga
Bagaimana Pandangan Sulam Bibir Menurut Islam?
Next
Bagaimana Pandangan Sulam Bibir Menurut Islam?
Related Articles
Back to
top