x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Traveling Tips

Jangan Dulu Bepergian Sebelum Mengetahui Adab-Adab Musafir Dalam Islam


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Coba renungkan sejenak, pernahkah kita memikirkan apa tujuan sebenarnya saat melakukan traveling? Apakah hanya sekedar melepaskan penat dengan segala kesibukan yang ada, atau hanya ingin mempercantik feed sosial media? Bagaimana dengan niat kebaikan dari hati yang tulus?

Memang, traveling menjadi sebuah cara yang ampuh untuk memberikan tubuh energi baru. Tak jarang kita harus menyisihkan banyak uang untuk liburan.

Tanpa tujuan yang jelas, hanya ingin menjelajah atau sekedar ikut ajakan teman. Padahal, ada sebutan bagi orang yang sedang bepergian, yaitu musafir. Musafir dalam Islam merupakan orang yang melakukan perjalanan dengan tujuan tertentu dengan jarak perjalanan mencapai 80 Kilometer dan hanya berniat singgah dibeberapa tempat kurang dari 3 hari. Namun, jika orang tersebut menetap selama lebih dari 3 hari maka bukanlah disebut sebagai musafir.

Selain itu, ada beberapa adab musafir dalam islam yang harus kita ketahui. Diantaranya adalah:

1. Berpamitan dengan keluarga, saudara, dan kerbat

Mungkin hanya sebagian orang yang hendak pergi bepergian dengan melakukan adab ini. Berpamitan sama halnya dengan kita meminta doa agar diberi kelancaran dan keselamatan dalam perjalanan.

2. Memilih pemimpin perjalanan

Jika melakukan perjalanan bersama 3 orang atau lebih disarankan untuk memilih salah satunya sebagai pemimpin. Hal ini dikarenakan karena seorang pemimpin akan menjadi orang yang mengarahkan dan menjaga kita untuk tidak melakukan kemaksiatan.

3. Bagi wanita, dilarang pergi tanpa mahramnya

Ya, bagi wanita muslimah yang beriman sangat dianjurkan untuk bepergian bersama dengan mahramnya. Meskipun pergi bersama-sama dalam jumlah yang banyak namun tidak ada satupun mahramnya, itu dilarang. Terlebih lagi bila melakukan perjalanan lebih dari satu hari. semua demi kebaikan wanita itu sendiri, karena islam sangat memuliakan wanita.


Baca Juga:


4. Bepergian dalam waktu yang terbaik

Melakukan perjalanan pada waktu yang baik, termasuk pada waktu pagi hari yang dimana pada waktu itu ada lebih banyak keberkahannya. Jadi, jika melakukan perjalanan dengan niat untuk kebaikan akan lebih banyak mendapat keberkahan.

5. Berdoa kepada Allah jika takut terhadap gangguan manusia

Keamanan dalam perjalanan sangatlah diperlukan, jika merasa takut saat melakukan perjalanan hendaknya untuk berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT seperti ajaran Rasulullah SAW.

6. Membaca dzikir ketika memasuki suatu daerah

Berada di daerah yang baru ketika melakukan perjalanan adalah hal yang pasti, hendaknya membaca dzikir saat memasukinya. Hal ini dilakukan untuk memohon kepada yang Maha Kuasa untuk memberikan segala kebaikan yang ada dan menjauhkan dari kejelekannya.

Bagaimana, Sobat? Betapa sesungguhnya adab ini sangat menunjukkan bahwa islam menjaga umatnya dimanapun. Jadi, apabila kita ingin melakukan traveling, gak ada salahnya untuk menerapkan adab-adabnya kan?  

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Ketahui Jenis-Jenis Mati Syahid Beserta Keutamaannya Dalam Islam
Previous
Ketahui Jenis-Jenis Mati Syahid Beserta Keutamaannya Dalam Islam
5 Restoran Halal yang Wajib Dicicipi Saat Wisata Muslim Korea
Next
5 Restoran Halal yang Wajib Dicicipi Saat Wisata Muslim Korea
Related Articles
Back to
top