x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Mimpi Basah Ketika Sedang Berpuasa, Batal Nggak ya?


Mimpi-basah-ketika-berpuasa

Sumber: Rawpixel

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Puasa tidak hanya sekedar menahan haus dahaga, lapar atau menahan hawa nafsu saja, Moslem Fellas. Puasa juga mampu menjadi perisai bagi seseorang yang menjalani ibadah puasa untuk jauh dari keburukan.

Lalu, apa jadinya ya kalau seseorang yang sedang berpuasa lalu kemudian ia bermimpu basah? Apakah hal tersebut membatalkan puasanya?

Mimpi basah ketika puasa

Seseorang yang mimpi basah ketika sedang berpuasa, maka puasanya tidak batal, Moslem Fellas. Berikut fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah,

“Barang siapa yang mimpi basah sedangkan ia dalam keadaan puasa, berihram, haji atau umrah maka tidak ada dosa dan kafarah baginya dan tidak berpengaruh terhadap puasa, haji dan umrahnya. Wajib baginya mandi janabah jika telah keluar mani.” [Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah no.7790]

Maka, dengan begitu, orang tersebut wajib melanjutkan puasanya, namun harus melakukan mandi wajib, ya.

Lalu, bagaimana kalau mengeluarkan mani, madzi dan wadhi ketika berpuasa?

Keluar Mani ketika puasa

Jika mani keluar karena ingin melampiaskan syahwat seperti jima’, mencium istri, mencumbu atau melihat wanita dengan tatapan nafsu dan berulang-ulang, maka pendapat terkuat adalah puasa orang tersebut batal, Moslem Fellas. Karena hakikat puasa adalah meninggalkan syahwat. Dan hal ini berbeda dengan mimpi basah ketika sedang berpuasa, ya.

Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid berkata,

“Melakukan sebab keluarnya mani merupakan pembatal puasa seperti berjima’, mencium, mencumbu atau melihat wanita berulang-ulang. Kemudian keluar mani maka puasanya batal.”

Jika kamu melampiaskan syahwat kepada istri, maka ada denda yang harus dibayar, lho.

Keluar madzi ketika puasa

Berbeda dengan mengeluarkan mani, mengeluarkan madzi ketika berpuasa, maka tidak membatalkan puasa.

Ibnu Qudamah Rahimahullah berkata,

“Abu Hanifah dan As-Syafi’i berpendapat bahwa keluarnya madzi tidak membatalkan puasa secara mutlak baik dengan cara mencumbu atau yang lain yang membatalkan adalah keluarnya mani bukan madzi.”[ Al-Mughni 4/363]


Baca Juga:


Syaikh Abdul Aziz bn Baz rahimahullah berkata,

Keluarnya madzi tidak membatalkan puasa menurut pendapat yang shahih dari dua pendapat ulama. Sama saja apakah sebabnya mencium istri atau melihat film atau yang lainnya yang bisa membangkitkan syahwat.” [Majmu’ Fatawa syaikh bin baz 15/267]

Mimpi-basah

Keluar wadhi ketika puasa

Sama halnya dengan madzi, mengeluarkan wadhi saat berpuasa juga tidak membatalkan puasa. Berikut fatwa dari Al-Lajnah Ad-Daimah,

“Keluarnya cairan yang kental dan tebal setelah kencing tanpa rasa nikmat bukanlah mani, itu adalah wadi. Ini tidak membatalkan puasa, tidak wajib mandi janabah. Yang menjadi kewajiban adalah membersihkan (istinja’) dan wudhu. Selama engkau belum berbuka dan belum berniat berbuka sebelum tenggelamnya matahari, maka puasamu sah dan tidak wajib bagimu mengqhada” [Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah no. 11535, syamilah]

Itulah pembahasan mimpi basah ketika sedang berpuasa yang ternyata tidaklah membatalkan puasa kita. Yuk, senantiasa jaga hati, jaga pikiran, jaga lisan dan perbuatan dari segala hal yang dilarang Allah, biar puasa kita diberkahi Allah, Moslem Fellas.

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
Buat yang Malas Mandi, Kamu Melewatkan 5 Manfaat Mandi Pagi Ini!
Previous
Buat yang Malas Mandi, Kamu Melewatkan 5 Manfaat Mandi Pagi Ini!
Cara Membayar Fidyah Sesuai Sunnah, Jumlah dan Waktu Pembayaran
Next
Cara Membayar Fidyah Sesuai Sunnah, Jumlah dan Waktu Pembayaran
Related Articles
Back to
top