x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
6 Tips Menyiapkan Makanan Bayi Sesuai Tahapan

menyiapkan makanan bayi

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Asupan gizi memiliki peran penting dalam tumbuh kembang bayi.

Pada enam bulan pertama sejak kelahirannya, ASI menjadi satu-satunya sumber gizi untuk bayi.

Setelah usia 6 bulan, asupan gizi bayi dari makanan padat selanjutnya perlu jadi perhatian.

Tentunya kita ingin memberikan gizi terbaik sekaligus memperkenalkan variasi resep makanan bayi, kan?

Menyiapkan makanan bayi sendiri tentu lebih baik dibandingkan makanan bayi siap saji yang didapat di supermarket, kita mengetahui secara jelas segala bahan yang digunakan untuk mengolahnya

Pentingnya Menyiapkan Makanan Bayi

Makanan yang dibuat sendiri memang secara umum lebih sehat karena terbuat dari bahan-bahan segar pilihan yang bernutrisi.

Sebelum coba menyiapkan makanan bayi sendiri di rumah, perhatikan beberapa hal berikut ini.

  • Pilih bahan makanan segar kualitas terbaik

Jenis bahan makanan segar memberikan nutrisi terbaik yang dibutuhkan bayi.

Bagi bayi usia 6 bulan yang baru pertama kali mencoba makanan padat, sayuran dan buah adalah pilihan terbaik.

Pilih buah seperti pisang, pepaya, atau buah naga. Sementara bahan lain seperti daging, ayam, dan ikan bisa diberikan setelah bayi berusia 7-8 bulan.

  • Hindari tambahan pemanis

Bahan yang manis alami seperti buah-buahan merupakan pilihan terbaik.

Hindari penggunaan pemanis tambahan seperti gula.

Bahkan, madu pun tidak disarankan untuk diberikan kepada bayi. Pasalnya, senyawa dalam madu bisa mengakibatkan botulisme atau keracunan pada bayi.

  • Sesuaikan bahan makanan dengan usia bayi

Selalu konsultasikan dengan dokter anak dan lebih banyak cari informasi tentang kesehatan anak mengenai bahan-bahan yang bisa diberikan kepada bayi sesuai usianya.


Baca Juga:


Pastikan selalu mengecek semua bahan dalam resep makanan bayi sebelum membuatnya.

Terdapat beberapa bahan yang tidak boleh diberikan hingga bayi mencapai usia tertentu antara lain telur, madu, keju, dan susu sapi.

trik menyiapkan makanan bayi

  • Sesuaikan tekstur makanan dengan usia bayi

Si kecil usia 6 bulan yang baru mulai mengenal makanan padat hanya bisa mengonsumsi makanan yang dihaluskan.

Demi menghindari risiko tersedak, makanan dengan tekstur halus seperti bubur termasuk pilihan terbaik.

Saat bayi menginjak usia 8-9 bulan, selanjutnya mulai bisa mengenal makanan dengan tekstur agak kasar.

Kemudian bayi berusia 9-12 bulan, bayi mulai bisa mengonsumsi makanan yang dipotong kecil-kecil.

Pada usia ini pula bayi bisa belajar makan sendiri dengan tangannya (finger food).

  • Perkenalkan bahan makanan satu per satu

Berhati-hatilah saat memberikan bahan makanan yang sebelumnya belum pernah dicoba bayi.

Sebaiknya hindari memadukan dua bahan yang sebelumnya tidak pernah bayi coba.

Cara ini dilakukan agar bila bayi mengalami reaksi alergi, kita bisa mengetahui bahan makanan yang menyebabkan reaksi alergi.

Cara menyiapkan makanan bayi yang tepat

  • Simpan makanan bayi dengan benar

Satu hal perlu diingat, nutrisi makanan bayi akan lebih optimal bila disajikan dan dinikmati bayi segera setelah disiapkan.

Demi menjaga kandungan nutrisi di dalamnya, makanan bayi sebaiknya dibekukan dalam freezer baru kemudian dipanaskan beberapa saat sebelum disajikan.

Selain menerapkan tips menyiapkan makanan bayi di atas, jangan lupa soal kebersihan peralatan masak dan peralatan makan bayi, ya.

Makanan bergizi sekaligus terjaga kebersihannya tentu lebih aman dan memberi manfaat maksimal bagi tumbuh kembang bayi.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
6 Obat Sariawan Alami Pakai Bahan-bahan di Rumah
Previous
6 Obat Sariawan Alami Pakai Bahan-bahan di Rumah
5 Penyebab Postur Bungkuk Tubuh Usia Muda
Next
5 Penyebab Postur Bungkuk Tubuh Usia Muda
Related Articles
Back to
top