x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Sesungguhnya Menutup Aib Diri Sendiri dan Saudara Kita adalah Wajib

Menutup aib

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sekarang ini, zaman seperti semakin bebas mengungkapkan segala hal sehingga jadi tak terkendali, misalnya saja kalau kita tengok berita seseorang yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

Tak jarang juga tentang hal yang tidak perlu atau sesuatu yang seharusnya ditutupi.

Padahal dalam Islam, menutup aib saudara kita sendiri merupakan hal yang selalu ditekankan. Kita tidaklah boleh sekali-kali menyebarkan tentang apa atau bagaimana kondisi yang tidak baik tentang seseorang.

Alkisah, Uqbah bin Amir memiliki seorang sekretaris. Suatu ketika sang sekretaris tersebut bercerita kepada Uqbah bahwa ia memilih sering meminum khamar dan ia ingin melaporkan mereka ke pihak berwajib untuk menangkapnya.

Kemudian, Uqbah berkata pada sekretarisnya,

“Janganlah engkau lakukan itu, engkau nasihati saja mereka.” Sang sekretaris menjawab, “Aku telah melarang mereka, tetapi mereka tidak mau berhenti. Aku akan memanggil pihak berwajib untuk menangkap mereka, ini adalah hukuman yang tepat buat mereka.” Uqbah berkata lagi, “Janganlah engkau lakukan itu, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang melihat aurat (aib), lalu ia menutupinya maka ia seperti telah menghidupkan bayi yang dikuburkan hidup-hidup’.” (HR Abu Dawud)

Menutup aib diri sendiri dan saudara kita

Sebagaimana diatur dalam agama Islam, menutup aib dapat dijelaskan dalam beberapa hal antara lain:

Pertama, menutup aurat. Setiap muslim wajib menutup auratnya, tidak menampakkannya kepada orang lain kecuali pada orang yang diperbolehkan secara syar’i. Allah SWT berfirman,

“Dan orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela.” (QS al-Mu’minun [23]: 5-6)


Baca Juga:


Kedua, menutup aurat ketika mandi (memakai basahan). Seorang muslim sebenarnya wajib pula menutup auratnya ketika mandi hingga tidak dapat dilihat oleh orang lain. Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Penutup aib, Dia mencintai malu dan penutup aib (al-sitr). Maka jika salah seorang darimu mandi, hendaklah ia menutup auratnya.” (HR Abu Daud, Nasa’i, dan Ahmad)

Menutup aib dalam Islam Moslem Lifestyle

Ketiga, menutup aurat ketika membuang hajat. Hendaknya seorang muslim membuang hajat di tempat yang tidak terlihat oleh orang lain.

Terdapat riwayat menceritakan bahwa Rasulullah mendengar suara dari dua orang yang mendapatkan azab dalam kuburnya. Sabda Rasul tersebut,

“Sesungguhnya keduanya mendapatkan azab, keduanya tidak mendapatkan azab karena dosa besar. Salah satu di antara keduanya diazab karena tidak menutup auratnya ketika hendak membuang air kecil, sementara yang lainnya karena selalu mengadu domba.” (HR Abu Dawud dan Turmudzi)

Keempat, menutup aib (rahasia) kehidupan rumah tangga. Ada larangan dalam Islam yaitu suami atau istri tak boleh membicarakan rahasia yang terkait dengan urusan rumah tangganya kepada orang lain.

Sejatinya rahasia rumah tangga termasuk amanah yang tidak boleh dikhianati dengan menyebarkannya pada orang lain. Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya sejelek-jelek kedudukan manusia di sisi Allah di hari Kiamat ialah seorang laki-laki yang membuka rahasia istrinya dan istri yang membuka rahasia suaminya, lalu sang suami menyebarkan rahasia istrinya.” (HR Muslim dan Abu Dawud).

Tidaklah ada untungnya membeberkan aib diri sendiri atau saudara kita, justru keburukan dan azab pedih akan menemui kita.

Sejatinya bagi seorang muslim yang menutup aib saudaranya dan istrinya maka Allah akan menutup aibnya pula di akhirat kelak, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah,

“Seorang hamba tidaklah menutub (aib) hamba yang lain di dunia hingga Allah akan menutup (aibnya) di hari Kiamat kelak.” (HR Muslim).

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Jangan Mau Jadi Belang! 4 Tips Memilih Cushion Terbaik untuk Kulit Wajah
Previous
Jangan Mau Jadi Belang! 4 Tips Memilih Cushion Terbaik untuk Kulit Wajah
Yuk, Cari Tahu 5 Dampak Buruk Sinar Matahari Bagi Kesehatan Tubuh
Next
Yuk, Cari Tahu 5 Dampak Buruk Sinar Matahari Bagi Kesehatan Tubuh
Related Articles
Back to
top