x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Menu Lebaran yang Berbeda dari Berbagai Daerah


Durasi Baca: 1 Menit 15 Detik

Banyaknya beragam suku dan budaya dalam negara Indonesia juga mendorong adanya berbagai macam kuliner tersedia. Setiap daerah pasti memiliki makanan khasnya masing-masing, mulai dari makanan berat sampai makanan ringan. Banyak citarasa yang akan menggoyang lidah hingga tak mudah terlupa.

Bahkan dalam perayaan hari besar atau adat suatu daerah banyak makanan khas yang disediakan. Sama halnya dengan Hari Raya Idul Fitri atau biasa disebut dengan Hari Lebaran.

Banyaknya makanan khas yang menjadi menu Lebaran memang sudah jadi suatu kebiasaan. Sebab itulah banyak yang menyebut momen lebaran sebagai momen perubahan bentuk tubuh menjadi lebar-an.

Selain opor ayam dan ketupat, ternyata masih banyak menu Lebaran yang bisa disajikan. Apa saja menunya? Simak ulasan berikut, ya.

Bebek Gulai Kurma dari Aceh yang bisa dijadikan salah satu menu Lebaran. Menu ini terdiri dari potongan daging bebek yang dimasak bersama rempah dan santan. Memiliki aroma khas daun temurui dan pandan terliat sangat mengugah selera.

Meskipun namanya Bebek Gulai Kurma, tapi sebenarnya tidak menggunakan kurma sama sekali sebagai bahannya. Menu ini bisa disajikan sebagai menu baru dalam momen Lebaran yang cocok untuk dijadikan pengganti menu yang lain.


Baca Juga:


Panggang Haruan dari Kota Banjar bisa jadi alternatif menu Lebaran jika kamu bosan dengan daging ayam. Sebab, menu ini menggunakan bahan dasar ikan gabus yang diasap. Kemudian setelah itu, ikan dimasukkan ke dalam kuah santan yang sudah dimasak bersamaan dengan bumbu tumis. Pasti akan membuat kesan yang berbeda saat menikmatinya, karena menu ini juga sangat cocok dimakan bersama dengan ketupat.

Pempek dari Kota Palembang juga gak ada salahnya untuk disajikan sebagai menu Lebaran. Selain menu utama ketupat dan ayam opor, pempek juga bisa disajikan berdampingan dengan menu lainnya. Jika ada sanak saudara atau tamu yang gak suka makan-makanan bersantan, pempek bisa jadi pilihan. Rasanya yang gurih dan segar pasti banyak jadi incaran dikala Lebaran.

Mie Goreng hadir sebagai variasi dari menu karbo lainnya, seperti ketupat. Jika Lebaran identik dengan ketupat, biarlah menu yang semestinya tetap ada diatas meja. Namun, gak ada salahnya untuk meletakkan mie goreng sebagai variasi makanan pilihan untuk para tamu yang datang. Siapa tahu menu ini cocok untuk anak-anak yang bosan makan ketupat.

Sate Lilit khas Bali juga bisa disajikan menggantikan sajian sate ayam yang sudah biasa jadi menu Lebaran. Sate khas satu ini memang memiliki citarasa berbeda dari sate khas Indonesia lainnya. Jika bosan menggunakan bahan daging ayam dan sapi, kamu bisa saja menggantinya dengan daging ikan. Cara makannya yang terbilang cukup simple dan stik sate yang menggunakan batang sereh ini gak membahayakan jika dimakan oleh anak-anak.

Dari semua menu Lebaran yang tersedia, manakah menu yang sudah kamu coba?

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Liburan ke Solo? Ini Dia 5 Tempat Makanan Khas Solo yang Gak Boleh Kamu “Skip”
Previous
Liburan ke Solo? Ini Dia 5 Tempat Makanan Khas Solo yang Gak Boleh Kamu “Skip”
Model Dress Batik Modern yang Semakin Banyak Diminati
Next
Model Dress Batik Modern yang Semakin Banyak Diminati
Related Articles
Back to
top