x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Menikah atau Lanjut S2? Pertimbangkan lewat 5 Hal Ini


Menikah-atau-lanjut-S2

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bagi seorang wanita, memilih antara menikah atau melanjutkan studi bisa menjadi salah satu hal yang sangat berat.

Pengambilan keputusan akan terasa berat jika usia sudah menginjak usia matang dan ideal untuk merambah biduk rumah tangga, ditambah lagi dorongan dari keluarga yang menginginkan sang anak melaju ke pelaminan.

Sedangkan, sudut hati kamu yang lain sedang galau karena keinginan untuk melanjutkan studi dan memperoleh ilmu yang lebih banyak. Ah, dilema menentukan antara menikah atau lanjut S2 memang drama yang perlu dihadapi.

Menikah atau Lanjut S2? Pertimbangkan Yuk

Pernikahan adalah ibadah sunnah, amalan penuh berkah, menyempurnakan separuh agama. Banyak pahala yang dapat diperoleh lewat pernikahan.

Selain itu dapat mencegah perbuatan zina yang jelas merupakan dosa besar di sisi Allah. Berikut beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan saat ingin memilih untuk menikah atau lanjut S2 pendidikan.

1. Golden-Reproduction-Age

Usia 20-an ke atas dirasa tepat untuk dijadikan momentum menyempurnakan separuh agama.

Dari segi biologis, seorang perempuan yang menikah di usia kepala 2 adalah waktu yang tepat untuk hamil karena tingkat kesuburan yang sangat tinggi dan sel telur yang diproduksi pun sangat melimpah, dalam medis hal ini dinamakan Golden-Reproduction-Age.

Selain itu, risiko memiliki bayi lahir cacat juga cenderung lebih sedikit karena kualitas sel telur yang diproduksi pada usia ini umumnya masih sangat baik.

Maka, usia 20an ke atas dirasa tepat untuk dijadikan momentum menyempurnakan separuh agama dan melahirkan bayi yang sehat nan menggemaskan yang merupakan sumbangsih bagi dunia dan akhirat.

2. Stabil dalam Pemikiran

Usia kepala 2 juga dianggap sangat matang dalam pemikiran dan pengambilan keputusan (decision making).

Pengalaman-pengalaman yang telah dilalui selama 20 tahun terakhir terakhir akan menjadi pembelajaran yang berharga untuk kehidupan rumah tangga, sehingga usia ini menjadi usia ideal untuk melaju ke pelaminan.


Baca Juga:


Namun, pada usia ini seorang perempuan juga akan merasa ingin belajar dan memperoleh ilmu yang lebih banyak.

Kemajuan teknologi dan perubahan dunia yang semakin dinamis menuntut seorang perempuan untuk mengetahui perubahan tersebut dan menuntun seorang perempuan untuk melanjutkan studi.

Lebih-baik-menikah-atau-lanjut-S2

3. Kecerdasan Anak Menurun dari Sang Bunda

Di usia ini, perhatian kita akan beralih kepada isi batok kepala alias pemikiran, seorang perempuan juga harus sadar bahwa kecerdasan anak juga menurun dari Ibunya.

Hal inilah yang menantang seorang perempuan untuk berlomba-lomba menjadi "madrasah" yang cerdas demi menghasilkan "lulusan" yang berkualitas.

Allah memang menganjurkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu, bahkan sebelum melakukan suatu ibadah, seorang hamba wajib mengetahui ilmunya terlebih dahulu.

4. Bernilai karena Berilmu

Seorang wanita yang memiliki banyak ilmu, khususnya bagi mereka yang mendalami suatu bidang ilmu sangatlah istimewa.

Apalagi kalau wanita bisa mengimplementasikan ilmu tersebut pada sebuah pekerjaan demi kebaikan banyak orang, pastinya akan memiliki nilai lebih serta relasi yang semakin luas.

Mendidik anak juga pastinya perlu ilmu tersendiri agar anak terarah dengan benar, kan?

5. Selidiki Niatmu, agar Tidak Salah Arah

Selidiki niat kamu dalam menuntut ilmu, apakah karena ingin dianggap keren atau memang ingin bermanfaat bagi orang banyak?

Jujurlah pada dirimu, apakah benar tujuan menikahmu karena atas dasar ibadah atau karena latah? Sebab menikah bukan permainan, tidak sekedar perkara postingan mesra dengan caption manja, berbulan madu ke tempat indah, atau sekedar pernikahan megah. Menikah adalah ibadah sakral yang harus dijaga niatnya.

Jadi tak perlu galau antara menikah atau lanjut S2 maupun studi yang lain, sebab Islam tidak pernah melarang perempuan dalam menuntut ilmu dan menikah secara bersamaan.

Kedua hal baik ini masih dapat dilakukan tanpa merugikan siapapun. Seorang lelaki (suami) juga tidak perlu takut ketika seorang wanita berkeinginan menuntut ilmu, sebab ketahuilah bahwa seorang wanita yang banyak ilmunya bukan untuk menyaingi pasangannya, melainkan sebagai bekal dalam mendidik anak.

“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu.” - Dian Sastrowardoyo

Nadya Maysyarah



Buat Tulisan
5 Rahasia Panjang Umur yang Bisa Dilakukan
Previous
5 Rahasia Panjang Umur yang Bisa Dilakukan
Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini
Next
Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini
Related Articles
Back to
top