x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Benarkah Anggapan Mengenai Mengonsumsi Kol Membuat Bau Badan?

Mengonsumsi-Kol-Membuat-Bau-Badan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Semua orang pasti setuju bahwa bau badan bisa mengganggu kenyamanan diri sendiri dan orang di sekitar.

Nah, ada yang beranggapan bahwa mengonsumsi kol membuat bau badan menjadi tidak enak. Tapi, benarkah begitu?

Fakta Tentang Mengonsumsi Kol Membuat Bau Badan

Banyak yang percaya bahwa makan kol secara berlebihan bisa membuat bau badan yang tidak enak semakin parah. Tapi sebenarnya, bau badan tentu bisa dialami oleh siapa saja, terutama bagi orang dewasa.

Hal itu bisa terjadi karena ada bakteri memecah keringat yang dihasilkan menjadi kelenjar apokrin.

Proses pemecahan keringat tersebut nantinya akan membuat bakteri bisa menghasilkan zat yang akan menimbulkan bau badan tidak sedap.

Ternyata bukan hanya bakteri, bau badan yang mungkin kamu alami juga bisa disebabkan oleh makanan.

Bahkan, ada beberapa jenis makanan tertentu yang bisa membuat bau badan kamu semakin parah, salah satunya ialah kol.

Apakah benar jika mengonsumsi kol membuat bau badan?

Fakta-Mengonsumsi-Kol-Membuat-Bau-Badan

Dilansir dari laman Men’s Health, Lily Talakoub, M.D., dokter kulit dari McLean Dermatology and Skincare Center, menjelaskan mengenai makan kol yang bisa menyebabkan bau badan tidak sedap.

Talakoub mengungkapkan, bahwa sebagian besar orang mungkin saja memiliki bau badan karena mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung sulfur (belerang), seperti kol, brokoli dan kembang kol.

Nah, saat kamu mengonsumsi kol secara otomatis sulfur juga akan dicerna oleh tubuh.

Sulfur yang baunya sangat khas seperti belerang atau bau telur busuk ini nantinya akan keluar secara bersamaan dengan keringat tubuh.

Munculnya bau badan yang tidak sedap itu bisa terjadi jika kamu mengonsumsi kol yang tidak dimasak terlebih dahulu atau yang mentah. Namun, makanan yang mentah umumnya memiliki kadar sulfur yang lebih tinggi.

Jadi, hal itu membuat kol mentah memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk membuat bau badan yang tidak enak semakin parah.

Apakah-benar-mengonsumsi-kol-membuat-bau-badan


Baca Juga:


Apakah Itu Tandanya Kamu Tidak Boleh Lagi Mengonsumsi Kol?

Kol dapat memicu bau badan tidak enak, tapi kamu tidak perlu terlalu cemas. Jangan sampai karena hal itu kamu tidak mau lagi untuk mengonsumsi kol.

Perlu kamu ketahui, bahwa menurut Data Komposisi Pangan RI, kol juga memiliki banyak zat gizi baik yang dibutuhkan oleh tubuh kamu.

Kol memiliki kandungan vitamin C dan vitamin B, keduanya juga bisa meningkatkan sel-sel untuk kekebalan tubuh kamu.

Selain itu, kol juga dilengkapi dengan serat, kalium, kalsium dan zat besi yang baik untuk tubuh.

Semua nutrisi yang terkandung di dalam kol itu akan mendukung kesehatan pencernaan, tulang dan produksi darah dalam tubuh kamu.

Tips Mengonsumsi Kol

Tidak perlu khawatir. Jika kamu tetap ingin mengonsumsi kol dan terbebas dari bau badan, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti, yaitu:

  • Jangan makan berlebihan. Makan kol memang memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Tapi, makan kol terlalu banyak akan meningkatkan masuknya sulfur ke dalam tubuh sehingga bisa membuat bau badan kamu tidak sedap.

Jadi, kamu bisa mengonsumsi kol secukupnya dan tidak berlebihan dalam sekali waktu makan.

  • Kombinasikan dengan sayuran lain yang tidak mengandung sulfur. Ada beberapa sayuran yang mengandung sulfur. Jadi, jangan menyatukan makanan-makanan tersebut secara sekaligus saat makan.

Misalnya, jangan menyajikan kol, kembang kol atau brokoli dalam waktu yang bersamaan.

  • Coba ganti dengan sayuran lain. Jika hari itu kamu mengonsumsi sayur kol, ganti sayur di sore hari dengan labu atau terong. Intinya kamu bisa mengganti dengan sayuran yang kadar sulfurnya lebih rendah.
  • Atasi bau dengan kefir atau susu. Terdapat studi yang dipublikasikan dalam Journal of Physic dan menunjukkan bahwa susu kefir memiliki sifat anti-odor yang dapat menangkal bau dari makanan, salah satunya petai.

Hal ini akan membantu kamu untuk mengurangi munculnya bau badan karena makan kol berlebihan.

Sobat Moslem, itulah fakta tentang mengonsumsi kol membuat bau badan. Jadi, jika kamu memang suka mengonsumsi kol, tidak ada salahnya asal mengonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.



Buat Tulisan
6 Aplikasi Saat Traveling agar Lebih Berkesan dan Seru
Previous
6 Aplikasi Saat Traveling agar Lebih Berkesan dan Seru
Buat Apa Buru-buru? Ini 4 Manfaat Makan Perlahan Bagi Tubuh
Next
Buat Apa Buru-buru? Ini 4 Manfaat Makan Perlahan Bagi Tubuh
Related Articles
Back to
top