x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Tidak Berlebihan Makan Contoh Nyata Mengikuti Kebiasaan Rasulullah, Lho!


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sesungguhnya, segala sesuatu di dunia ini sudah memiliki aturannya masing-masing. Segala hal membutuhkan takaran yang pas dan akan menimbulkan efek negatif bila berlebihan.

Maka hal ini juga terwujud dalam kebiasaan Rasulullah soal makan selama hidup. Tidak hanya akhlak yang mulia dan tuntunannya terkait tata cara beribadah, Rasul juga mencontohkan pada umatnya bagaimana cara melakukan sesuatu dengan baik dan benar saat makan.

Tidak makan berlebihan

Rasul selalu menganjurkan umatnya agar makan secukupnya dan menghindari perilaku boros. Beliau juga pernah menyebutkan bahwa perut atau lambung terbagi menjadi tiga bagian, yakni sepertiga untuk udara, sepertiga untuk makanan, dan sepertiga untuk minuman.

Terkait hal ini pernah disebutkan dalam hadits berbunyi, “Hendaklah kamu makan, minum, berpakaian, dan bersedekah dengan tidak berlebihan dan sombong.” (HR Ahmad dan Abu Daud) Adapun sebenarnya kondisi kekenyangan menyebabkan keberatan tubuh, mengurangi kecerdasan, menyebabkan rasa ngantuk berlebihan, sehingga cenderung melemahkan niat seseorang untuk beribadah.

Penerapan kebiasaan Rasulullah hingga sekarang

Salah satu yang mungkin tengah populer saat ini tentang FC yang dikaitkan dengan sunnah Nabi, membawa konsekuensi menerapkannya termasuk amal ibadah yang berpahala.

Apakah itu FC? Istilah ‘food combining’ merupakan pola makan yang disesuaikan dengan ritme sirkardian alias mekanisme alamiah tubuh manusia. Metode ini tidaklah membatasi jenis makanan tertentu, tapi lebih pada mengatur kombinasi makanan sehingga sesuai dengan kemampuan dan siklus pencernaan tubuh.


Baca Juga:


Dengan menerapkan langkah ini diharapkan beban pencernaan akan lebih ringan, tubuh mampu menyerap nutrisi lebih sempurna, racun dapat dikeluarkan dari tubuh, sekaligus sisa energi bagi pencernaan dapat disalurkan dalam memperbaiki organ tubuh lainnya.

Dalam kebiasaan Rasulullah terkait pola makan, kita mengenal istilah ‘food balancing’ yaitu menyeimbangkan sifat yang berlebih dari suatu makanan dengan lawannya. Nabi menyantap berbagai varian makanan secara berimbang.

Pasalnya, makanan yang dibatasi pada satu atau jenis makanan tertentu berdampak buruk dari sisi keseimbangan tubuh, berakibat tubuh kehilangan keseimbangan sehingga berujung pada rusaknya kesehatan. Konsumsi buah dan sayur yang seimbang, menjaganya selalu dalam porsi yang pas juga merupakan langkah yang paling baik.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang artinya, “cairkanlah makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah dan salat, dan janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” (HR Abbu Nua’im, dari Aisyah ra)

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Kisah Nabi yang Inspiratif Jadi Sosok yang Pemaaf Tak Mudah Membenci
Previous
Kisah Nabi yang Inspiratif Jadi Sosok yang Pemaaf Tak Mudah Membenci
Kenali dan Pahami Takdir Allah Sebelum Menyalahkan Keadaan
Next
Kenali dan Pahami Takdir Allah Sebelum Menyalahkan Keadaan
Related Articles
Back to
top