x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Cara Mengendalikan Amarah yang Dicontohkan Rasulullah SAW


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Salah satu kelemahan manusia yang dimanfaatkan setan dalam menghancurkan kehidupan manusia adalah marah.

Saat sedang marah, maka kita tidak bisa mengendalikan amarah dan dengan mudah dimanfaatkan oleh setan untuk berbuat sesuatu yang tidak baik.

Rasulullah SAW juga melarang umatnya untuk marah. Al Khaththabi menafsifkan ucapan Rasulullah SAW pada salah seorang sahabat,

Janganlah marah dan bagimu surga.” (HR. Al-Thabrani)

Menahan marah itu memang bukan pekerjaan mudah dan Rasulullah SAW juga mencontohkan bagaimana seharusnya mengendalikan rasa amarah.

Jadi, seperti apa mengendalikan amarah yang sudah dicontohkan Rasulullah SAW? Berikut ulasannya.

Membaca Ta’awudz. Alangkah lebih tepatnya jika kita merasa kesal, langsung membaca ta’awudz yang memiliki arti memohon perlindungan kepada Allah SWT. Seperti yang disabdakan Rasulullah SAW,

Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan sesorang, yaitu A’udzu billlah minasy syaithaanir rajim.” (HR. Bukhari Muslim), yang artinya aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

Berwudhu. Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa marah itu berasal dari setan dan setan itu tecipta dari api. Rasulullah SAW bersabda,

Kemarahan itu dari setan, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudhulah.” (HR. Abu Dawud).


Baca Juga:


Mengubah Posisi. Maksudnya adalah jika kamu berada dalam berdiri ketika marah, maka ubahlah posisinya. Rasulullah SAW bersabda,

Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah.” (HR. Abu Dawud).

Diam. Jika kalian marah cukup diam dan jangan smapai mengeluakan sepatah kata pun. Rasulullah SAW bersabda,

Jika salah satu dari kalian marah, maka diamlah.” (HR. Ahmad).

Bersujud. Jika kalian marah, bersujudlah, dan shalat sunnah minimal dua rakaat. Dalam sebuah hadist dikatakan,

Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tengangnya urat darah dilehernya? Maka barang siapa yang mendapatkan hal itu maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud).” (HR. Tirmidzi).

Demikianlah, Sobat Moslem, informasi mengenai cara mengendalikan emosi ala Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Sate Lembut, Kuliner Betawi yang Sudah Langka Keberadaannya
Previous
Sate Lembut, Kuliner Betawi yang Sudah Langka Keberadaannya
Rawon, Kuliner yang Kaya Akan Rempah-Rempah Indonesia
Next
Rawon, Kuliner yang Kaya Akan Rempah-Rempah Indonesia
Related Articles
Back to
top