x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Penting! Begini Cara Ibu Mengenali Bahasa Bayi Tersayang

mengenali-bahasa-bayi

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Harus kita ketahui, tangisan bayi merupakan bahasa yang hanya dapat ia pergunakan saat meminta sesuatu. 

Jika sudah mengetahuinya, jangan sampai kita salah dalam mengartikannya sebab tangisan itulah cara bayi berbicara kepada kita.

Menangis merupakan bahasa bayi yang pertama kali digunakan. Saat bayi menangis, berarti menandakan ia sedang mengatakan sesuatu kepada kita.

Jangan pernah  mengabaikan tangisan bayi, karena ia sedang berusaha menyampaikan sesuatu hal yang memiliki arti kepada kita. Lalu bagaimana cara mengenali bahasa bayi? Yuk pahami bahasa bayi pada saat ia sedang menangis.

Mengenali Bahasa Bayi “Menangis” Itu Penting

Kemungkinan, masih banyak orangtua yang belum dapat memahami arti dari bahasa bayi pada saat ia sedang menangis.  

Harus kita kehatui, bayi menangis bukan hanya karena ia ingin merasa haus dan lapar saja, tetapi ada banyak makna berbeda yang harus kita ketahui. Berikut ini beberapa arti bahasa bayi saat menangis yang wajib kita pelajari:

  • Si kecil merasa lapar dan haus

Biasanya orangtua yang melihat bayi menangis akan berpikir anaknya mengalami rasa lapar, namun ternyata menangis saja tidak cukup menjadi arti ia sedang lapar dan haus. 

Bayi memberi sinyal lapar jika bayi memiliki ciri-ciri menangis dengan nada rendah, berulang, berirama, sambil menghisap jari tangannya atau mendekati ke arah dada ibu.

Jika kita sudah menyadari bahasa bayi yang mengartikan rasa lapar dan haus saat ia menangis ini,  maka segeralah memberikannya respon.

Bayi menangis yang diabaikan lebih lama tentunya akan menyebabkan bayi lebih lama dalam menangis.

  • Si kecil merasa tidak nyaman

Saat bayi merasa tidak nyaman, ia juga akan menangis tapi dengan tangisan yang berbeda. Bayi yang merasa tidak nyaman akan menangis terus-menerus dengan suara sengau.

Rasa ketidaknyamanan bayi dirasakan apabila ia sedang membutuhkan popok yang bersih atau kemungkinan tidak nyaman saat berada dalam posisi tidurnya. Cobalah periksa sekeliling bayi, termasuk popok dan tubuhnya.

berbagai-bahasa-bayi

  • Si kecil merasa bosan

Bayi akan memberi sinyal bosan dengan tangisan yang terdengar rewel juga marah. Ia merasa menginginkan sebuah interaksi dari orang-orang sekelilingnya.


Baca Juga:


Hal ini seolah, bayi mengatakan “mengapa diacuhkan?”. Maka, segeralah beri perhatian seperti mengangkatnya, mengajaknya bicara dan bercanda agar amarahnya berhenti  dan tenang.

  • Si kecil merasa takut

Tangisan bayi dengan suara keras melengking dan disertai dengan wajah yang sangat kaget memiliki arti ketakutan.

Namun, dengan mengetahui arti tangisan bayi yang satu ini jangan sampai membuat kita juga merasa takut.

Cobalah bawa ia ke tempat yang lebih tenang sambil mengayun bayi secara perlahan. Perdengarkanlah bayi dengan suara kita yang sangat menenangkan agar ia tahu bahwa ada kita di dekatnya.

  • Si kecil memiliki masalah kolik

Perhatikan baik-baik saat bayi menangis dengan gerakan yang gelisah. Menangis dengan cara seperti itu memiliki arti bahwa ia sedang dalam keadaan kolik.

Bahasa bayi yang satu ini jelas harus direspon dengan sungguh-sungguh, karena akan susah untuk  menenangkannya.

Caranya ialah dengan meletakkan bagian perutnya pada lengan bawah kita atau pada lutut. Gosoklah bagian punggungnya dengan lembut sampai ia menjadi tenang.

Kolik pada bayi biasanya sering terjadi pada sore atau malam hari dan dapat berlangsung selama berjam-jam.

Bayi yang memiliki kolik biasanya dimulai sejak 3 minggu setelah ia dilahirkan dan baru hilang pada saat bayi berumur 3 hingga 4 bulan.

  • Si kecil merasakan sakit

Menjadi hal yang harus diperhatikan, bayi akan memberi sinyal ia sakit jika menangis dengan rintihan yang lemah dan disertai suara dari hidungnya.

Rintihannya akan terdengar lembut seolah menandakan bayi tidak memiliki cukup energi untuk menangis dengan suara keras.

Pastikan kita langsung memeriksa suhu tubuhnya dan perhatikan gejala-gejala apasaja yang muncul. Jika gejala yang muncul memiliki potensi penyakit yang serius, maka segera bawa bayi kita ke dokter untuk mendapatkan penanganan dengan cepat.

Mengenali bahasa bayi memang tidak mudah, namun kita harus tetap mempelajarinya. Jika merasa kesulitan, cobalah menjadi ibu yang lebih dekat kepada bayinya. Dengan begitu, kita tidak perlu lagi merasa panik saat bayi dalam keadaan menangis.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Yuk Coba Resep Makanan Ringan dari Kedelai yang Lezat dan Menyehatkan Ini
Previous
Yuk Coba Resep Makanan Ringan dari Kedelai yang Lezat dan Menyehatkan Ini
Ini 3 Dampak Buruk Tidur Terlalu Malam yang Membahayakan Kesehatan
Next
Ini 3 Dampak Buruk Tidur Terlalu Malam yang Membahayakan Kesehatan
Related Articles
Back to
top