x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Jika Sudah Tahu Bakat Si Kecil, Ikuti Cara Mengembangkan Bakat Anak Ini


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap orang tentunya memiliki bakat yang berbeda-beda. Jika orangtua sudah mengetahui bakat sang buah hati, bagaimana cara mengembangkan bakat anak sejak dini?

Bakat merupakan kemampuan yang memang sudah dimiliki setiap orang yang digunakan untuk mempelajari sebuah hal dengan cepat, bahkan beberapa di antaranya dalam waktu yang singkat memiliki hasil yang baik.

Tiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda, mulai dari bernyanyi, melukis, menari, olahraga, dan masih banyak lagi.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bakat seseorang, di antaranya lingkungan sekitar, tingkat pendidikan yang dilalui, motivasi, dan lainnya.

Setelah orangtua mengenali bakat sang anak, tindakan selanjutnya adalah mengembangkan bakat anak sejak dini. Salah langkah dalam mengawal tumbuh kembang anak bisa mematikan bakatnya.

Untuk itu, simak cara mengembangkan bakat anak berikut ini.

Berikan Fasilitas yang Sesuai. Berikan fasilitas yang sesuai dengan bakat anak adalah langkah yang paling mudah. Jika dia suka main musik berikanlah alat musik.

Kalau sukanya main corat-coret berikan kertas dan tempat khusus untuk menuntaskan hasrat coret-mencoret. Begitu juga jika minatnya main bola, berikan dia bola.

Tunjukan Minat Orangtua Pada Bidang Tertentu. Menurut pepatah, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya.

Bakat dan minat anak sejatinya merupakan cerminan dari minat orangtua juga. Meskipun ini bukan hal yang paten, namun kemungkinan besar hal ini akan terjadi.

Dalam mengembangkan bakat anak, orangtua sebaiknya mendukungnya dengan menunjukkan ketertarikan pada suatu bidang.

Jika kebetulan minat anak sama dengan minat orangtua, tentunya lebih asyik dan seru bukan? Orangtua yang hobi melukis misalnya, akan mudah mengarahkan anak yang suka coret-coret untuk menjadi pelukis.

Tapi jika tampaknya berlainan, cukup imbangi dan dukung sang buah hati agar ia semakin bersemangat.

Ajak Mengunjungi Tempat-Tempat yang Terkait. Cara mengembangkan bakat anak selanjutnya adalah dengan membawanya berkunjung ke berbagai tempat yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Misalnya si anak suka cerita, maka perlu dikenalkan dengan museum dan perpustakaan. Jika ia suka olahraga, maka perlu diajak jalan-jalan ke gedung olahraga atau fasilitas olahraga yang menarik.

Hingga yang sukanya memperhatikan tanaman pun, sebaiknya orangtua kenalkan dengan daerah pertanian.


Baca Juga:


Berikan Apresiasi dan Tanggapan. Anak-anak suka mencari perhatian. Mereka akan sangat bersemangat jika apa yang dilakukannya mendapat tanggapan baik dari Ayah, Ibu, dan orang dewasa di sekitarnya.

Untuk mengembangkan bakat anak sejak dini, berikanlah apresiasi terhadap kegiatannya. Tunjukkan sikap orangtua yang sangat menyukai yang dilakukan si kecil.

Jangan lupa menjawab pertanyaan anak seputar minat dan bakatnya dengan serius. Ketika sesekali ia bercerita tentang kegiatannya, jadilah pendengar yang baik.

Jangan Berhenti Berusaha. Mungkin ada sebagian anak yang sudah terlihat bakatnya tetapi kemudian kurang berminat pada bidang tersebut, atau malah berubah minat.

Orangtua perlu menelusuri apa penyebab si anak jadi berubah pikiran. Mungkin saja karena kelelahan dan terlalu banyak tugas. Cobalah mengurangi kegiatan yang menghalangi perkembangan bakatnya.

Berubah minat di tengah jalan tentunya membuat pusing orangtua. Namun, hal ini wajar-wajar saja. Anak-anak memang punya sifat adaptif atau mudah beradaptasi dan mudah meniru.

Lakukan saja komunikasi dan negosiasi dengan anak. Orangtua bisa menawarkan hal-hal menarik yang membuatnya kembali ke minat bakatnya semula.

Hindari cara-cara pemaksaan dalam mengembangkan bakat anak. Karena hal itu akan membuat anak semakin tidak suka pada bidang yang diarahkan.

Jangan Berpatok Pada IQ. Dr. Brian Davidson, pendiri Intrinsic Institute Kansas, mengungkapkan bahwa dalam mencapai keberhasilan, kemampuan nonkognitif patut dijadikan bekal anak.

Kemampuan nonkognitif yang dimaksud meliputi ketekunan, pantang menyerah, dan kemampuan bangkit dari kegagalan. Kemampuan seperti ini tak akan terukur dengan tes IQ mana pun.

Jadi, dalam mengembangkan bakat anak, jangan terpaku pada hasil-hasil nilai ujian saja. Tekankan pula pada proses pembentukan karakter yang dijalani.

Sobat Moslem, seperti itulah cara mengembangkan bakat anak. Dukung terus bakat anak selama itu adalah hal yang positif, ya.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Mengenalkan Bela Diri untuk Anak Banyak Keuntungannya, Lho!
Previous
Mengenalkan Bela Diri untuk Anak Banyak Keuntungannya, Lho!
Indahnya Nikmat Bersyukur, Niscaya Diberikan Jalan Menuju Surga
Next
Indahnya Nikmat Bersyukur, Niscaya Diberikan Jalan Menuju Surga
Related Articles
Back to
top