x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Begini Cara Tepat Mengajarkan Anak Shalat Sejak Dini


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Hidup di dunia ini sesungguhnya memang harus menerapkan aturan agar berlangsung selaras. Sama halnya dengan penerapan kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan sejak dini.

Dalam hal ini tidak terkecuali esensi dari hidup sebagai muslim yaitu pentingnya pendidikan agama, yakni amalan wajib, sunnah, serta berbagai adab yang diajarkan Rasulullah SAW. Kisah dari sahabat Umar bin Abi Salamah RA:

“Dahulu ketika aku masih kecil dan menjadi anak tiri Rasulullah, bila sedang makan aku julurkan tangan ke segala sisi piring, maka Rasulullah bersabda, ‘Hai nak, bacalah bismillah, dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari sisi yang terdekat darimu.’ Maka sejak itu, itulah etikaku ketika aku makan.” (Muttafaqun ‘alaih)

Sejatinya anak merupakan amanah dari Allah SWT kepada para orangtua, sehingga sudah sepatutnya bila amanah tersebut senantiasa dijaga dengan sebaik-baiknya. Salah satu caranya ialah mendidik mereka dengan benar, terutama masalah pondasi agama seperti mengajarkan mereka untuk melakukan shalat.

Kapan seharusnya orangtua mengajarkan anak shalat?

Membiasakan anak-anak untuk melakukan amalan ataupun akidah Islam wajib dilakukan sejak dini, sebab akan membuat segala hal yang diajarkan tertanam kokoh di dalam jiwa.

Tidak terkecuali mengajarkan mereka shalat, di mana ibadah ini merupakan rukun Islam yang kedua yang menjadi kewajiban bagi setiap muslim.


Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya,

“Perintahkanlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)

Inti yang perlu diambil adalah bahwa Rasulullah dengan tegas telah mensyariatkan agar pendidikan shalat dimulai sejak usia dini, yaitu sebelum mereka mencapai usia baligh. Bahkan saat anak-anak berusia tujuh tahun, mereka sudah diperintahkan untuk menjalankan shalat.

Bagaimana cara yang tepat mengajarkan anak untuk shalat?

Tidak mudah memang mengajarkan anak-anak untuk mulai bisa menjalankan shalat, langkah ini memerlukan berbagai persiapan.

Dimulai dari cara berwudhu, mengajari mereka tentang rukun-rukun shalat, hal-hal yang diwajibkan, disunahkan, serta hal-hal yang membatalkannya. Beberapa cara berikut ini perlu menjadi perhatian kita sebagai orangtua:

  • Orangtua harus menjadi contoh kedisiplinan

Orangtua tentunya harus menjadi contoh nyata agar anak mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

Usia anak-anak merupakan masa yang sangat lekat bagi anak dalam memperhatikan atau mengamati serta meniru perilaku orangtua mereka. Anak-anak dapat dikatakan sebagai peniru handal, tidak butuh waktu lama bagi seorang anak untuk meniru perilaku yang ia lihat.


Baca Juga:


Maka dari itu, orangtua harus bisa menjadi contoh atau tauladan yang baik bagi anak-anaknya, yaitu konsisten menjaga kedisiplinan dalam menjalankan shalat.

  • Orangtua harus menanamkan arti penting shalat dalam kehidupannya

Sejak usia anak-anak, seseorang harus ditanamkan tentang arti pentingnya shalat bagi kehidupannya. Shalat merupakan salah satu kewajiban bagi manusia, ibadah inilah  penghubung antara manusia dengan penciptanya, Allah SWT.

Apabila manusia lalai dalam melakukan kewajiban tersebut, maka sudah pasti Sang Maha Pencipta akan menenggelamkan orang tersebut dalan adzab di akhirat kelak.

Di sisi lain, jika manusia konsisten dalam menjalankan kewajiban tersebut, maka surga adalah balasan nyata.

  • Memberikan hukuman bagi anak bila ia lalai melaksanakan shalat

Hal inilah yang diperlukan untuk memahami arti pentingnya dari shalat, yaitu sarana penghubung di antara makhluk dan penciptanya.

Adapun hukuman yang diberikan orangtua kepada anaknya tidak boleh dilakukan sembarangan yang justru dapat membuat sang anak takut bahkan cedera. Terlebih, orangtua juga tidak boleh memukul bagian wajah.

Hukuman yang diberikan pun hanya dilakukan ketika memang anak-anak tidak menghiraukan atau menganggap nasihat dan peringatan lisan dari orangtua tidak berguna.

  • Mengajak anak shalat berjamaah di Masjid

Langkah berikutnya dalam cara mengajarkan anak shalat adalah mengajaknya melaksanakan shalat berjamaah di Masjid.

Langkah ini memiliki beberapa tujuan, misalnya saja mengajari anak-anak untuk bisa membaur dengan masyarakat, terutama dengan sesama kaum muslimin. Selain itu, anak kita juga bisa mengenal ulama maupun ustadz di lingkungannya.

Sudah sepatutnya orangtua mengajarkan anak shalat sejak dini agar mereka tahu posisinya sebagai muslimin yang beriman kelak.

Terlebih lagi bisa menghadapi perjalanannya di dunia dan mengumpulkan bekal untuk di akhirat. Pahala yang tercurah adalah bagi keduanya, anak dan orangtua tentunya. Insya Allah.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Tempat Liburan ke Malaysia untuk Jaminan Traveling Religi Seru
Previous
5 Tempat Liburan ke Malaysia untuk Jaminan Traveling Religi Seru
Hati-Hati, Ini Bahaya Galau Menurut Islam yang Harus Kita Hindari
Next
Hati-Hati, Ini Bahaya Galau Menurut Islam yang Harus Kita Hindari
Related Articles
Back to
top