x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Cara Orang Tua Mendidik Dengan Cinta untuk Buah Hatinya


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Jika ditanya, semua orang tua merasa telah memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Tetapi, terkadang tanpa disadari pengakuan dan perasaan itu bertolak belakang dengan kenyataannya. Ternyata, ada beberapa hal yang harus dibenahi dalam pola asuh anak dan didik kita sebagai orang tua.

Banyak yang bilang cara membesarkan anak zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. Itu ada benarnya. Tetapi, ada satu hal yang tak berubah orang tua selayaknya mendidik dengan cinta kepada buah hatinya. Lalu bagaimana caranya mendidik dengan cinta? Simak penjelasan berikut, ya.

Beri Anak Kesempatan Bicara.  Zaman dahulu, anak jika dimarahi akan menunduk dan diam, namun tidak pada zaman sekarang di mana anak sudah bisa membalikan perkataan. Masuk akal, sebab lingkungannya pun sudah berbeda.

Anak zaman sekarang cenderung lebih berani dan bebas mengungkapkan pendapat. Sehingga pola asuh ala pendidikan orang tua zaman dulu sudah tak lagi sesuai. Sebaiknya, anak harus diberi kesempatan untuk bicara dan didengar.

Dalam ilmu psikologi, pola asuh ini disebut pola asuh atoritatif yang membuka peluang komunkasi dua arah antara orang tua dan anak. Orang tua menetapkan aturan sekaligus memberi kesempatan pada anak untuk bicara dan didengar.

Aturan itu Mutlak. Sedari kecil anak harus diperkenalkan dengan aturan. Buatlah aturan yang konkrit, komunikasikan secara jelas, lalu terapkan secara konsisten. Apabila tidak menjalankannya, tegur dengan baik lalu diingatkan.

Menegakkan aturan tak lepas dari hukuman. Jika teguran berkali-kali tak mempan, orang tua bisa menghukum. Tetapi tidak perlu memarahi berkali-kali atau bahkan dengan fisik.

Hukuman pun harus dibuat secara konkrit. Misalnya, menarik atau membatasi kesukaan anak dalam waktu yang sudah ditentukan.


Baca juga:


Bangun Kepercayaan. Membangun kepercayaan ibarat pondasi dalam membersarkan anak. Sejak lahir, anak harus merasa bahwa keberadaannya diterima dan dicintai. Anak yang kehilangan kepercayaan akan tumbuh menjadi pribadi yang bermasalah. Selalu berikan motivasi dan dukungan pada anak, berikan pujian jika dia berhasil mencapai sesuatu, bantu anak melihat kelebihan yang dimilikinya, dan jangan marahi anak saat anak tidak berani melakukan sesuatu.

Jadilah orang tua yang cerdas, jangan diterima begitu saja dalam menerapkan pola asuh sebagaimana halnya orang tua kita dulu. Pasalnya kesalahan dalam mengasuh anak bisa berdampak fatal terhadap masa depannya kelak. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Cara Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan secara Islam
Previous
Cara Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan secara Islam
Style Casual Hijab Bikin Kamu Tetap Tampil Trendi
Next
Style Casual Hijab Bikin Kamu Tetap Tampil Trendi
Related Articles
Back to
top