x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Tips dan Trik Mencegah Gigi Ompong Di Usia Tua serta Merawat Gigi Palsu

mencegah-gigi-ompong

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Gigi ompong termasuk salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dialami masyarakat Indonesia, khususnya bagi orang yang sudah lanjut usia.

Penyebab kondisi seperti ini ada banyak, bisa disebabkan gigi berlubang sudah sangat rusak atau karena gusi dan jaringan sekitar gigi terinfeksi sangat parah sehingga harus dicabut.

Ada pula beberapa faktor lain yang turut meningkatkan risiko gigi tanggal, antara lain kebersihan gigi yang buruk, menderita diabetes, kebiasaan merokok dan minum alkohol, hingga penuaan alami. Adapun mencegah gigi ompong di usia tua ini sebenarnya bisa dilakukan sejak kita masih muda, lho.

Seperti Apa Cara Mencegah Gigi Ompong di Usia Tua?

Gigi tanggal atau copot sebenarnya bisa terjadi di usia berapa saja. Tapi secara umum mulai banyak terjadi di usia 45-60 tahun.

Berdasarkan data dari Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI tahun 2013 populasi nasional masalah gigi dan mulut saja sudah mencapai 25,9%.

Mencegah gigi ompong di usia tua perlu dilakukan sebelum masalah mulut lainnya semakin meningkat.

Pasalnya, risiko gigi sensitif, sariawan, karang gigi, masalah akar gigi, bahkan kanker di rongga mulut juga meningkat seiring bertambahnya usia.

Apakah gigi ompong manula harus selalu pakai gigi palsu?

Ya, pemakaian gigi palsu pada lansia sangatlah direkomendasikan. Saat gigi sudah banyak yang tanggal, maka beban mengunyah dalam mulut jadi tidak seimbang.


Baca Juga:


Akibatnya gigi lain yang masih utuh kemudian bergerak pindah ke gusi yang sudah tidak giginya. Gigi yang berubah posisi tersebut nantinya menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit pada persendian rahang.

Trik-mencegah-gigi-ompong

Terlebih lagi, gusi bekas gigi yang ompong juga akan kosong dan miring. Area ini lama-kelamaan bisa jadi tempat penumpukan kotoran dan sisa makanan, yang akhirnya berisiko infeksi gusi.

Gigi tiruan ini harus selalu dilepas sebelum tidur. Kita harus sikat gigi sebelum dan setelah lepas gigi tiruan.

Setelah itu, gigi tiruan harus dibersihkan dengan sikat gigi berbulu halus tanpa pasta gigi. Bila sudah bersih, tempatkan gigi palsu dalam wadah steril berisi air bersih.  Apabila gigi tiruan sudah tidak terasa nyaman kita juga perlu segera ke dokter gigi untuk diperbaiki.

Bagaimana mengurangi risiko gigi ompong sejak muda?

Tentu tidak ada yang mau punya masalah gigi dan mulut di masa tua. Oleh karena itu, ada baiknya kita mulai berinvestasi sejak kita muda seperti berikut.

  • Senantiasa menyikat gigi 2 kali sehari, pagi hari dan malam sebelum tidur.
  • Periksa gigi secara rutin 6 bulan sekali untuk mendeteksi penyakit gigi serta membersihkan karang gigi.
  • Tangani masalah gigi dan gusi segera yang sudah terlanjur terjadi sampai benar-benar sembuh. Membiarkan gigi terus berlubang akan meningkatkan risiko harus cabut gigi. Maka dari itu, segera periksakan gigi bermasalah kita ke dokter.
  • Lakukan check up rutin tubuh. Gigi yang goyang atau masalah gigi ompong sering dipengaruhi oleh faktor pemicu lain, seperti diabetes atau hipertensi.
  • Senantiasa hindari kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi seperti merokok yang berpengaruh buruk ke jaringan gusi dan masalah gigi lainnya.

Benar adanya slogan yang sudah diajarkan dari kecil kalau kita harus rutin mengecek kesehatan gigi dan mulut.  

Mencegah gigi ompong di usia tua juga harus segera dilakukan sebelum timbulnya gangguan gigi dan mulut yang lebih parah. Jangan lagi menunda-nunda, ya!

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Mix and Match Baju Wawancara Kerja Sesuai Warna untuk Kesan Berbeda
Previous
Mix and Match Baju Wawancara Kerja Sesuai Warna untuk Kesan Berbeda
Susah Mengajak Anak Tidur? Ikuti Tips Agar Anak Mau Tidur Siang yang Mudah Ini
Next
Susah Mengajak Anak Tidur? Ikuti Tips Agar Anak Mau Tidur Siang yang Mudah Ini
Related Articles
Back to
top