x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
4 Didikan Penting untuk Mencegah Anak dari Perilaku Bullying

Mencegah-anak-dari-perilaku-bullying

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tidak ada yang ingin dirinya, atau siapapun orang terdekat menjadi korban perundungan atau bullying.

Memang para calon orang tua perlu untuk lebih waspada dan cermat lagi mendidik anak-anaknya agar tidak sampai menjadi korban, dan khususnya menjadi pelaku perundungan.

Langkah paling bijak memberantas kasus bullying semakin mengganas adalah mendidik generasi muda kita untuk anti melakukan tindakan ini apapun alasannya.

Diperlukan tindakan mencegah anak dari perilaku bullying dari didikan orangtua sejak dini.

Mencegah Anak dari Perilaku Bullying yang Mengganas

Tidak hanya sekolah, peran keluarga jauh lebih penting dalam memerangi bibit bullying sejak dini apapun bentuknya.

Peran orangtua sangat besar dalam memberikan bekal kepada anak-anaknya, agar kelak tidak sampai krisis identitas hingga salah mengambil langkah yang merugikan.

Mari tanamkan didikan berikut sebagai cara mencegah anak dari perilaku bullying sekarang juga.

  • Berikan perhatian dan tunjukan rasa tertarik pada anak

Dilansir dari laman keluarga verywellfamily.com, salah satu cara mencegah anak-anak dari perilaku perundungan adalah menjadi sosok yang memberi perhatian dan menunjukan ketertarikan pada anak secara tulus.

Walaupun terkesan sepele, fakta dalam sejumlah studi menunjukan para orang tua kebanyakan hanya sibuk mengoreksi dan memberikan arahan dibandingkan benar-benar memahami dan mendengarkan.

Resapi kembali, apakah seorang anak hanya sebuah gangguan (distraksi) atau sebagai suatu individu yang butuh didengarkan dan dimengerti?

Tips-mencegah-anak-dari-perilaku-bullying

  • Ajari untuk selalu hormat pada orang lain

Memang terdengar sepele, tapi percayalah hal ini semakin sulit di era yang serba dinamis seperti sekarang.

Padahal, respek pada orang lain adalah hal yang harus ditanamkan bahkan sejak anak masih dalam kandungan. Berikan contoh nyata dari perilaku kita sebagai orangtua dan pemahaman yang berulang-ulang.


Baca Juga:


Ingat, menanamkan nilai sedari dini itu butuh ketelatenan. Cobalah dari hal sederhana, misalnya mengajarkan anak untuk selalu menghargai barang milik dirinya sendiri dan orang lain. Hargai perbedaan dan membuang jauh-jauh kebencian.

  • Hindari mengabaikan perseteruan antar saudara

Faktanya, adanya pertengkaran dengan saudara sendiri bisa jadi tanda kalau anak kerap bertindak kasar pada saudaranya sendiri.

Saling menggoda dan adu argumen memang lumrah terjadi antar saudara. Tapi kalau sudah ada tindakan serangan fisik atau verbal, harus segera diselesaikan dan tidak boleh dibiarkan, ya.

Berdasarkan sejumlah studi terungkap, bahwa para pelaku bullying di sekolah sebagian besar punya kecenderungan melakukan bullying juga di rumah. Bisa juga korban yang dirundung di rumah justru ‘balas dendam’ dan merundung teman-temannya di sekolah.

cara-mencegah-anak-dari-perilaku-bullying

  • Selalu tanamkan rasa empati

Banyak pelaku bullying cenderung kurang mampu berempati. Oleh karena itu, pastikan selalu untuk mengenali perasaan mereka dan mengetahui dampak tindakan mereka pada orang lain.

Tunjukan juga bagaimana tindakan seseorang dapat menyakiti orang lain dan bila memungkinkan dorong anak untuk selalu mengulurkan bantuan.

Anak-anak yang mampu mengidentifikasi perasaan mereka sendiri nantinya akan lebih mudah mengidentifikasi perasaan mereka kepada yang lain.

Itulah beberapa didikan yang perlu dilakukan orangtua sebagai cara mencegah anak dari perilaku bullying.

Kenali teman-teman dan komunitas anak secara keseluruhan agar kita tahu lebih banyak. Janganlah pernah abai dan membiarkan tindakan bullying terjadi berlarut-larut.

Ambil tindakan segera saat melihat anak menyerang sesama, entah yang lebih kecil atau lebih besar darinya.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Penyebab dan Gejala Maloklusi, Kondisi Gigi Anak Bertumpuk
Previous
Penyebab dan Gejala Maloklusi, Kondisi Gigi Anak Bertumpuk
5 Manfaat Bumbu Dapur Saffron, Si Bumbu Mahal yang Ternyata Baik untuk Kesehatan
Next
5 Manfaat Bumbu Dapur Saffron, Si Bumbu Mahal yang Ternyata Baik untuk Kesehatan
Related Articles
Back to
top
mencegah-anak-dari-perilaku-bullying.html