x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Tips Ampuh Menahan Emosi Saat Puasa di Bulan Ramadhan


menahan-emosi-saat-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Menahan emosi memang sulit, apalagi dalam kondisi sedang berpuasa. Namun tak perlu cemas ya, sebab terdapat beberapa tips menahan emosi saat puasa yang bisa kamu coba terapkan.

Bulan Ramadhan mewajibkan umat Muslim untuk berpuasa. Puasa adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh derajat yang tinggi di hadapan Allah SWT berupa ketakwaan.

Sebagaimana yang dijelaskan Allah SWT dalam Al-Quran,

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi bertakwa.”(Qs. Al-Baqarah : 183).

Puasa tak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan marah dan emosi. Saat puasa, emosi semakin meningkat karena faktor lapar dan haus.

Nah, aar puasa Bulan Ramadhan ini lebih berkah, yuk coba kontol amarah dengan beberapa cara berikut ini.

Berpikir sebelum bicara. Saat dalam kondisi penuh emosi, cobalah tetap memikirkan dampak dari perkataan yang akan dikeluarkan.

Bayangkan dampak buruk apa yang akan timbul jika omongan penuh amarah tetap saja terucap.

Coba ambil waktu sebentar sambil mendinginkan pikiran. Jangan sampai menyesal kemudian karena bawaan emosi, ya.

Alihkan amarah dengan menyibukan diri. Menyibukkan diri dengan hal lain bisa membuatmu melupakan kemarahan yang ada.

Ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan amarah, misalnya bersih-bersih rumah, mendengarkan musik, menulis atau melakukan hobi lainnya.

Lebih baik kemarahan disalurkan sebagai energi untuk melakukan hal positif lainnya, kan?

Waktu tidur yang cukup. Ternyata, kurang tidur juga bisa jadi penyebab timbulnya hasrat untuk marah-marah.

Menurut Journal of Applied Social Psychology, para peneliti mengungkapkan bahwa kurangnya waktu tidur akan menurunkan kemampuan mengontrol diri serta berpikir jernih. Meningkatnya stres akibat kurang tidur juga bisa jadi pemicu munculnya amarah.

Oleh sebab itu, jagalah jam tidur yang cukup. Lebih baik lagi jika bisa tidur lebih awal di malam hari.

Mengingat bangun untuk sahur mengambil waktu tidurmu, jadi majukan jam tidur di malam hari agar kebutuhan istirahat tetap tercukupi.

Moslem-lifestyle-cara-menahan-emosi-saat-berpuasa


Baca Juga:

Perbanyak Zikir. Dzikir sangat ampuh untuk meredakan emosi karena salah satu manfaat dari zikir untuk selalu mengingat Allah sehingga hati akan menjadi lebih lembut dan tenang.

Hal ini pun telah dibuktikan dalam beberapa penelitian yang dilakukan oleh psikolog dengan mewawancarai beberapa kelompok pengamal dzikrullah.

Didapatkan hasil bahwa dzikir dapat memunculkan perasaan tenang dan benar-benar merasakan sebuah kehidupan yang lebih tenteram dan bermakna yang dirasakan oleh pengamalnya.

Mengambil Air Wudhu. Basuhlah wajah dan tubuh dengan menggunakan air wudhu karena air wudhu dapat meredam emosi dalam diri kita.

Emosi dan amarah yang meledak-ledak sesungguhnya adalah berasal dari bisikan dan hasutan setan di mana setan itu sendiri terbuatnya dari api maka untuk memadamkan api tersebut bisa dilakukan dengan membasuhkan air khususnya air wudhu.

Membaca Al-Quran. Al-Quran merupakan salah satu obat untuk meredakan berbagai penyakit hati seperti marah, dengki, dan lainnya.

Oleh karena itu, daripada menuruti emosi lebih baik membaca Al-Quran untuk meredakan emosi dan menambahkan pahala saat berpuasa.

Sobat, demikianlah pembahasan mengenai tips menahan amarah saat puasa. Selain dapat meredam emosi, cara tersebut juga dapat meningkatkan pahala kita dalam melakukan ibadah puasa.



Buat Tulisan
5 Tips dan Pilihan Terbaik Bedak untuk Kulit Kering
Previous
5 Tips dan Pilihan Terbaik Bedak untuk Kulit Kering
Kenali Penyebab Tensi Tinggi untuk Mencegah Timbulnya Penyakit Lain
Next
Kenali Penyebab Tensi Tinggi untuk Mencegah Timbulnya Penyakit Lain
Related Articles
Back to
top