x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Menaati Orangtua Wajib Dilakukan Bahkan Hingga Keduanya Tiada


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Pernahkah kita menolak permintaan orangtua di tengah kesibukan pekerjaan-pekerjaan penting? Entah karena memang keinginan tersebut tidak bisa segera dilakukan, atau memang kita tidak mampu meluangkan waktu untuk melakukannya.

Kondisi ini sebenarnya bisa terkait menaati orangtua dalam kebaikan yang seharusnya selalu didahulukan seorang anak.

Berbakti kepada kedua orangtua, senantiasa mendengarkan dan menaati mereka dalam kebajikan adalah kewajiban paling penting.

Apabila pekerjaan yang sedang kita hadapi hukumnya wajib sehingga berlawanan dengan permintaan orangtua, segera beritahukan kepadanya dan minta maaf.

Setelah itu tunaikan hal yang menjadi kewajiban kita. Jika mungkin untuk mendahulukan apa yang menjadi permintaan tanpa memberi efek bahaya pada diri sendiri dengan tertundanya kewajiban, dahulukanlah keperluan orangtua kita tersebut.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa Abdullah bin Amr bin Ash RA mengisahkan, ada seorang lelaki datang menghadap Rasulullah SAW lalu berkata, “Aku akan berbaiat (janji setia) kepadamu untuk hijrah dan jihad demi mengharapkan pahala dari Allah Ta’ala” Rasulullah pun bertanya, “Apakah salah seorang dari kedua orangtuamu masih hidup?”

Orang itu menjawab, “Ya, keduanya masih hidup” Beliau bertanya lagi, “Apakah kamu mengharapkan pahala dari Allah?” Orang itu menjawab “Ya” Maka Rasulullah bersabda, “Kembalilah pada kedua orangtuamu, layani mereka dengan baik”.

Menaati orangtua adalah kewajiban setiap anak

Sesungguhnya setiap anak wajib memperhatikan hak orangtua dan berusaha untuk membuat meraka senang tanpa mendurhakainya dalam kebajikan. Berikut ini kewajiban lain anak pada orangtuanya:

  • Wajib menaati perintah orangtua

Kewajiban pertama anak terhadap orangtua adalah menaati keduanya. Hal ini sebagaimana firman Allah,

“...Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu sebaik-baiknya. Jadi salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al Israa: 23).


Baca Juga:


Hanya ada satu perintah yang boleh ditolak, yaitu jika perintah tersebut bertentangan dengan ajaran agama (Islam) semisal memerintah menyembah selain Allah, berbuat dosa atau kemaksiatan.

Perintah yang seperti itu boleh (malah wajib) ditolak, tapi harus tetap dengan cara yang baik dan bijaksana.

  • Minta izin dan doa restu orangtua

Bila melihat perjalanan panjang kisah hidup manusia, ada berbagai bukti bahwa seorang anak hidup berbahagia karena orangtuanya senang dan ridha kepadanya.

Begitu juga sebaliknya. Begitu besar peran dan doa orangtua ini, bahkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ad Dailami’, Rasulullah SAW bersabda,

“Doa orangtua bagi anaknya seperti do’a seorang nabi bagi umatnya.”

Hal ini maksudnya doa orangtua itu sangat mustajab dan cepat dikabulkan oleh Allah, selayaknya doa para nabi dan Rasul.

Bila ada suatu keperluan, selalu biasakanlah untuk meminta izin kepada orangtua. Apabila mereka mengizinkan laksanakanlah, tapi bila tidak mengizinkan dan keperluan tersebut bisa ditunda, maka tundalah untuk sementara waktu. Khususnya hal ini berlaku bagi anak yang masih tinggal dengan orangtuanya.

  • Meneruskan silaturahmi dengan saudara dan teman-teman orangtua

Ikatan kekeluargaan dan silaturahmi dengan kerabat, teman-teman serta sahabat orangtua tetaplah harus dijaga dan dijalin oleh anak-anaknya. Jangan sampai terputus setelah orangtua meninggal. Pada sebuah hadist dijelaskan bahwa ada orang yang bertanya kepada Rasulullah,

“Kedua orangtua saya sudah meninggal, apakah ada jalan untuk berbakti kepada keduanya walaupun sudah meninggal?” Rasulullah pun menjawab, “Ya, bacaan  istigfar (mohon) ampun untuk keduanya, dan melaksanakan wasiat keduanya, serta menghormati sahabat-sahabatnya dan menghubungi (bersilaturahmi) kepada famili (kerabat/sanak saudara) dari keduanya.”

Itulah beberapa kewajiban dan cara menaati orangtua yang harus dilakukan oleh anak. Semoga kita senantiasa dapat melaksanakannya dengan baik dan ikhlas, sehingga menjadi anak yang shaleh. Aaamiiinn.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Tempat Makan Enak Di Jakarta Barat yang Buat Penasan
Previous
5 Tempat Makan Enak Di Jakarta Barat yang Buat Penasan
Pengertian Nutrisi dan Kunci agar Hidup Sehat, Cukupi Kebutuhan Nutrisi
Next
Pengertian Nutrisi dan Kunci agar Hidup Sehat, Cukupi Kebutuhan Nutrisi
Related Articles
Back to
top