x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Inilah Hukum dan Manfaat Memotong Kuku Dalam Islam


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Islam merupakan agama yang tidak hanya mengatur mengenai keagamaan. Namun, Islam juga mengatur segala aspek kehidupan manusia, terutama menjaga kebersihan. Salah satunya dalam hal memotong kuku dalam Islam.

Memotong kuku adalah salah satu kebiasaan yang sering dilakukan. Selain untuk menjaga penampilan kuku, memotong kuku juga bertujuan agar kuku tidak menjadi sarang kuman dan penyakit.

Memotong kuku merupakan kegiatan manusia yang dinilai sangat baik. Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

Ada 5 perkara fitrah manusia yaitu: melakukan khitan, memotong kumis, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.” (HR. Imam Bukhari dan Muslim).

Sedangkan hadis dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda,

Ada 10 perkara fitrah manusia yaitu: memelihara jenggot, memotong, istinsyaq atau menghirup air ke dalam lubang hidung, bersiwak, membasuh persendian, mencukur bulu kemaluan menurut islam, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, istinja’ atau cebok dengan menggunakan air”. Hadist tersebut diperkuat dengan Zakaria yang berkata “Aku lupa bahwasanya yang ke 10 adalah berkumur”. (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasai).

Di dalam Islam hukum memotong kuku adalah sunnah. Namun, sebagian ulama berpendapat jika menghilangkan sebagian kuku yang panjangnya melebihi jari jemari, maka hukumnya lebih disenangi.

Pasalnya, saat kuku seseorang sudah memiliki panjang melebihi ujung jari tidak menutup kemungkinan akan terdapat kotoran yang terselip di dalamnya.

Hal tersebut dipercaya akan menghalangi masuknya air wudhu ke dalam permukaan kuku tersebut.

Selain itu, beberapa ulama juga berpendapat bahwa melakukan potong kuku akan lebih disenangi mana kala dilakukan mulai dari bagian tangan kanan yang kemudian dilanjutkan ke bagian tangan kiri.

Setelah itu, bisa dilanjut ke bagian kuku kaki sebelah kanan dan dilanjut ke bagian sebelah kiri.

Pendapat tersebut belum ada dalil shahih yang dapat digunakan sebagai patokan dalam memotong kuku bagian manakah yang harus didahulukan.

Namun berdasarkan suatu hadis, Rasulullah SAW lebih menyenangi sesuatu yang dimulai dari kanan.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong kuku? Tidak ada dalil shahih yang menyebutkan tentang kapan waktu yang tepat untuk memotong kuku.

Namun, dalam hadis lain yang diriwayatkan dari Abu Jafar Al-Baqir, Rasulullah SAW bersabda,

Beliau menyenangi waktu memotong kuku dan kumis adalah pada hari jumat.”


Baca Juga:


Memotong kuku juga dapat menghindarkan dari berbagai penyakit. Terlebih, kuku sangat berperan penting saat kita menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jika tidak dirawat dengan baik, dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kuku akan menjadi sarang berkembangnya sejumlah kuman dan bakteri penyebab penyakit tertentu.

Bakteri yang sering di temukan pada lapisan kuku adalah enterobacteriaceae, yaitu bakteri yang meliputi bakteri e-coli dan salmonela.

Bakteri ini akan berkembang dengan cepat di sela-sela kuku yang kurang terjaga kebersihannya.

Kebanyakan seseorang akan menderita penyakit tertentu karena masuknya bakteri tersebut ke dalam organ tubuh. Misalnya saja seperti diare atau sakit perut.

Selain itu, kuku yang tidak dipotong dan memiliki panjang yang melebihi jari-jemari akan berpotensi terkenanya penyakit paronychia atau yang lebih dikenal dengan sebutan cantengan.

Kuku yang dibiarkan panjang akan membuat permukaan di sekitar kuku mengalami lecet dan menjadi jalan masuk sejumlah kuman dan bakteri.

Itulah penjelasan mengenai memotong kuku dalam Islam. Jadi selain disunnahkan Rasulullah SAW, memotong kuku juga menghindari dari bakteri-bakteri yang akan mengendap di kuku. Semoga bermanfaat, ya.



Buat Tulisan
Berbagai Manfaat Senyum Dalam Islam, Salah Satu Ibadah yang Paling Mudah
Previous
Berbagai Manfaat Senyum Dalam Islam, Salah Satu Ibadah yang Paling Mudah
Hati-Hati! Inilah Bahaya Sifat Sombong Menurut Islam
Next
Hati-Hati! Inilah Bahaya Sifat Sombong Menurut Islam
Related Articles
Back to
top