x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Alasan Mengapa Islam Melarang Membunuh Semut


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kamu pasti sudah kenal dengan binatang kecil yang suka hidup berkelompok? Ya, semut.

Semut adalah binatang yang dekat dengan manusia dan jumlahnya pun banyak. Sangking dekatnya, kadang kita tak sengaja membunuh semut dengan cara menginjaknya.

Semut adalah salah satu binatang yang istimewa dan namanya terdapat dalam Al-quran. Bahkan semut juga dijadikan sebuah nama surat di Al-quran, yaitu An-Naml yang artinya semut.

Pada ayat 18 dan 19 di surat itu menjelaskan, tentang kisah pemimpin semut yang mengintruksikan anak buahnya untuk segera masuk sarang karena Nabi Sulaiman AS dan tentaranya akan melewati tempat itu.

Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, ‘Wahai semut-semut! Masuklah kedalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” (Qs. An-Naml : 18).

Semut merupakan salah satu spesies serangga yang paling canggih di muka bumi, hampir tidak ada serangga yang sekuat semut karena ia mampu mengangkat beban sebesar 50 kali lipat dari beban tubuhnya sendiri.

Lantas, apakah benar Islam melarang manusia untuk membunuh semut? Terdapat hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA berkata,

Rasulullah SAW melarang membunuh empat binatang, yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung suradi.” (HR. Abu Daud no. 5267, Ibnu Majah no. 3224 dan Ahmad 1: 332).

Terkadang kehadiran semut memang mengganggu. Semut juga bisa menggigit tanpa mengetahui apa salah kita. Hidupnya yang berkelompok pun terkadang membuat kita risih.

Jika seperti itu cobalah untuk mengambilnya dan memindahkan dari kita atau mengusirnya dan jangan langsung dibunuh.

Tetapi jika memang sudah keterlaluan dan harus membunuhnya tidak mengapa, tapi cara membunuh semut juga tidak sembarangan.

Dari Ibnu Mas’ud RA, ketika Rasulullah SAW dan para sahabat sedang melakukan safat, Rasulullah SAW melihat sebuah sarang semut sedang terbakar oleh api.

Lalu Rasulullah bertanya “siapa yang telah membakar ini?“ lalu para sahabat langsung menjawab “kami ya Rasulullah” lalu Rasulullah bersabda : “Tidak boleh membunuh dengan api kecuali Rabb sang pemilik api (Allah).” (H.R Abu Daud).

Jadi kesimpulannya, boleh saja membunuh semut atau binatang lain selama memang mengganggu dan membahayakan.

Adapun cara membunuhnya tidak boleh dibakar atau disiram air panas, akan tetapi bisa dilakukan dengan cara lain. Sebisa mungkin usirlah terlebih dahulu.

Lalu mengapa semut tak boleh dibunuh? Semut adalah hewan yang diberikan karunia oleh Allah SWT untuk dapat berbicara dengan Nabi Sulaiman AS.

Keberadaan semut juga sudah ada sejak dahulu, sifat yang dimiliki semut adalah pekerja keras dan gotong royong.


Baca Juga:


Semut hidup berkelompok, dengan struktur sosial dan pembagian kerja yang sangat efisien. Perlu diketahui bahwasanya semut memiliki solidaritas dan ukhuwwah yang tinggi antara sesama.

Inilah yang seharusnya dijadikan pelajaran untuk kita manusia. Allah SWT sengaja membiarkan semut hidup dan berkembang biak di tengah-tengah kehidupan manusia, agar manusia bisa mengambil pelajaran yang telah Allah SWT berikan kepada semut.

Pernahkah kamu memperhatikan, jika setiap semut berpapasan dengan semut lainnya maka apa yang mereka lakukan, mereka seperti bersalaman.

Hal lain yang dapat diambil pelajaran dari seekor semut adalah pantang menyerah.

Semut akan tetap selalu mencari jalan agar kedepan walau terkadang manusia dengan sengaja menutupi jalannya.

Sungguh Maha Pengasih Allah SWT bahkan telah mengatur kehidupan makhluk-Nya yang amat kecil yang bahkan menurut kita binatang tersebut bukanlah apa-apa.

Dengan demikian memperlakukan makhluk Allah SWT dengan sebaik-baiknya merupakan suatu keharusan kita sebagai umat-Nya. Semoga bermanfaat!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Hindari Makanan Haram Dalam Islam Ini agar Tak Terkena Pengaruh Buruknya
Previous
Hindari Makanan Haram Dalam Islam Ini agar Tak Terkena Pengaruh Buruknya
Inilah Perbedaan Ujian, Musibah, dan Azab yang Sering Disalah Artikan
Next
Inilah Perbedaan Ujian, Musibah, dan Azab yang Sering Disalah Artikan
Related Articles
Back to
top