x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Home Interior

Cara Praktis Membersihkan Perabot Rumah untuk Mengusir Kuman Berbahaya


membersihkan-perabot-rumah

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak yang sudah tahu kalau di sekitar kita tersebar berbagai jenis kuman, bakteri ataupun virus yang bisa mengganggu kesehatan.

Tapi masih banyak yang belum mau tahu kalau tidak rajin bersih-bersih, bukan tidak mungkin kuman tersebut akan membawa dampak langsung bagi diri sendiri atau keluarga.

Maka dari itu, sangatlah penting bagi kita untuk membersihkan lingkungan sekitar, tidak terkecuali tempat tinggal yang dihuni.

Menurut hasil riset dari Popular Science, bakteri E. Coli dapat hidup sampai seharian, sementara Calicivirus mampu hinggap sampai berminggu-minggu lamanya. Sudah cukupkah kebiasaan kita membersihkan perabotan rumah selama ini?

Membersihkan perabot rumah sebaiknya sehari sekali

Demi kesehatan tubuh dan kuman di sekitar kita tidak bertahan terlalu lama, harus seberapa seringkah kita membersihkan perabot rumah?

perlengkapan-untuk-membersihkan-rumah

  • Rutin mengganti seprai

Kita wajib mengganti seprai setidaknya seminggu sekali, atau sekitar dua minggu sekali, agar bakteri merugikan yang menempel pada seprai tidak berpindah ke kulit.

Bakteri tersebut bila dibiarkan bisa menyebabkan jerawat dan ketombe ataupun masalah kulit lainnya.

  • Rutin membersihkan karpet dan mengepel lantai

Kita harus menyedot debu pada karpet sesering mungkin dalam seminggu, terlebih jika memiliki binatang peliharaan, agar terhindar dari debu, kotoran, dan alergi.


Baca Juga:


Begitu pula dengan lantai, khususnya bagian dapur, lokasi berkembangbiak bakteri sisa makanan yang berjatuhan. Oleh karena itu, lantai harus lebih sering dibersihkan yaitu dipel menggunakan cairan desinfektan.

cara-praktis-membersihkan-noda-di-sofa

  • Rutin membersihkan wastafel

Meskipun terlihat bersih, tapi kita perlu membersihkan wastafel yang ada di dapur dan kamar mandi setiap hari.

Pasalnya, bakteri dari makanan semisal E. Coli dan Salmonella dapat mengontaminasi wastafel. Bahkan jika ada air yang mengenai tangan, bukan tidak mungkin tangan akan terkontaminasi.

Maka dari itu, kita harus mengelap wastafel setiap hari dengan cairan desinfektan setelah dipakai.

  • Rutin membersihkan toilet dan mengganti handuk

Bagian toilet merupakan sarang berkumpulnya bakteri yang dapat mengganggu kesehatan, terutama pencernaan.

Toilet sebaiknya diberi cairan desinfektan pada area wastafel dan kloset toilet minimal seminggu sekali.

Selain itu, handuk yang belum sepenuhnya kering cenderung membuat bakteri akan mudah tumbuh. Gantilah handuk setiap dua hari sekali untuk dicuci.

  • Rutin mengganti spons cuci piring dan membersihkan gagang pintu

Kalau spons cuci piring kita sudah jelek sebaiknya segera diganti. Sangat disarankan untuk merendam spons tersebut ke dalam air mendidih selama 2 menit, kemudian taruh ke dalam microwave selama dua menit saat mulai mengering.

Selain itu, bersihkan gagang pintu rumah dengan cara memberikan cairan desinfektan setidaknya seminggu sekali.

Membersihkan perabotan rumah perlu dilakukan gotong royong dengan keluarga agar semakin menyenangkan.

cara-membersihkan-perabot-rumah-tangga

Di sisi lain, bisa juga mengajarkan tanggung jawab masing-masing individu demi kenyamanan dan kesehatan bersama. Yuk, lakukan dengan teratur mulai dari sekarang!

Danur K Atsari



Buat Tulisan

Meet PJ. Miko

Our young talented Interior Designer He will inspire you to make your home into your ultimate dream sanctuary

Mulai Konsultasi

Langkah Mudah Merawat Perlengkapan Outdoor Jaket Parasut dan Sleeping Bag
Previous
Langkah Mudah Merawat Perlengkapan Outdoor Jaket Parasut dan Sleeping Bag
Jangan Anggap Sepele, Inilah Bahaya Bakar Sampah Bagi Kesehatan!
Next
Jangan Anggap Sepele, Inilah Bahaya Bakar Sampah Bagi Kesehatan!
Related Articles
Back to
top