x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Lakukan Ini Untuk Membentuk Karakter Baik pada Anak


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kepribadian merupakan hasil dari membentuk karakter seseorang, biasanya karakter anak terbentuk pada saat ia masih berusia 3 tahun atau pada masa Golden Age. Tugas kita sebagai orang adalah menentukan apa yang terbaik yang akan masuk ke dalam pikirannya.

Sehingga diharapkan dapat membentuk karakter yang berkualitas baik. Berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk memberntuk karakter anak sejak awal usia dini:

Pendidikan agama adalah hal utama yang perlu ditekankan kepada seorang anak, karena seorang anak perlu tahu siapa Tuhannya, kepada siapa ia berbadah, cara beribadah untuk memohon dan mengucap syukur. Kita bisa menceritakan kisah-kisah Nabi SAW, mengkaji Al-Quran untuk mencontohkan kebaikan kepada sang anak dalam kehidupan sehari-hari.

Perhatikan kualitas ilmu yang akan diberikan. Pada anak yang berusia dibawah 10 tahun belum memiliki pondasi yang kuat dalam memegang perinsip hidup, berpikir, juga bertingkah laku.

Jadi, semua yang dilihat, didengar dan dirasakan olehnya selama masa pertumbuhan tersebutlah yang akan diserap dan dijadikan sebagai dasar prinsipnya.

Karena itu, tugas kita adalah memilih apa yang akan ia jadikan kebiasaannya sehari-hari, seperti acara tv, membaca buku,mendengarkan radio, bahkan membatasi waktu untuk pola kesibukannya.

Seorang anak merupakan peniru yang baik. Seperti yang telah kita bahas di atas, saat anak berusia dibawah 10 tahun adalah masa-masa rentan dalam pembentukan pondasi prinsipnya. Karena itu, kita sebagai orang tua juga harus bisa menempatkan diri pada hal yang benar, mulai dari tidak berbohong kepada anak atau di depan anak, tidak berkata kasar, beraktifitas dengan pola yang benar, dan sebagainya.

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Ada dua karakter yang harus kita hindari saat mengahadapi anak merengek-rengek meminta dibelikan sesuatu.

Karakter pertama dengan langsung memberikannya, dengan alasan tidak ingin direpotkan. Tanpa kita sadari, dalam jangka panjang hal ini akan membuat karakter yang lemah untuk sang anak.


Baca Juga:


Kedua, menolak tegas atau dengan memarahi dan cuek begitu saja. Dalam jangka panjang, hal ini akan membentuk karakter acuh dengan keadaannya sendiri ataupun orang lain.

Jadi, sebaiknya kita memberi syarat khusus untuk sang anak jika ia memiliki keinginan. Ini bertujuan agar sang anak berusaha meraih apa yang diinginkannya. Dengan begitu, sang anak akan membentuk karakternya dengan baik.

Tanamkan perilaku dasar pada anak. Pastikan membiasakan anak dengan tiga perilaku dasar dalam berkomunikasi dengan orang lain. Kata pertama adalah mengucapankan “terima kasih” kepada siapa saja yang sudah memberikan kebaikan kepadanya.

Kedua, berani “meminta maaf” jika bersalah dan “memaafkan” pada orang yang memiliki kesalahan padanya. terkhir adalah kata “tolong” apabila hendak meminta perrtolongan kepada orang lainn.

Membentuk Karakter anak sangat ditentukan oleh pendidikan keseharian yang diterimanya dari oranng tua dan lingkungan sekitar. Bila orang tuanya saja tidak melakukan kebaikan, jangan pernah berharap memiliki anak dengan karakter yang lebih baik. Karena, tidak semua anak terlahir dengan kedewasaan yang sama. Semoga anak kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin..

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Tips-tips Mengkomunikasikan Anjuran Makan Makanan Halal Kepada Anak
Previous
Tips-tips Mengkomunikasikan Anjuran Makan Makanan Halal Kepada Anak
3 Makna Cinta Dalam Islam
Next
3 Makna Cinta Dalam Islam
Related Articles
Back to
top