x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Cara Membayar Fidyah Bagi Ibu Hamil, Jangan Sampai Salah


membayar-fidyah-bagi-ibu-hamil

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Berpuasa di bulan Ramadan wajib hukumnya bagi umat Islam. Tetapi, ada pula yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa, yaitu ibu hamil.

Ibu hamil harus membayar fidyah untuk mengganti puasanya di bulan Ramadan. Lalu, seperti apakah cara membayar fidyah bagi ibu hamil?

Mengingat kondisi ibu hamil tidak stabil dan ia juga harus mencukupi nutrisi makanan demi janin yang dikandung, maka ada keringanan untuk memilih apakah ingin puasa atau tidak. Seandainya ia tidak bisa menjalankan puasa, sebagai gantinya harus membayar fidyah.

Fidyah adalah memberi makan orang miskin dengan makanan yang sehari-hari kita makan atau senilai dengan harga makanan itu. Jumlahnya disesuaikan dengan jumlah hari di mana kita tidak berpuasa.

Allah SWT berfirman,

“(yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah : 184).

Selain itu, dalam sebuah hadis juga menjelaskan tentang membayar fidyah.

Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud).

Takaran Membayar Fidyah Bagi Ibu Hamil

Menurut Imam Malik, Imam As-Syafi’i, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum. Kira-kira 6 ons=675 gram=0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa.

Sedangkan menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara ½ sha’ gandum. (Jika 1 sha’ setara 4 mud= sekitar 3 kg. Maka ½ sha’ berarti sekitar 1,5 kg). Aturan kedua ini biasanya digunakan untuk orang yang membayar fidyah beras.

aturan-membayar-fidyah-bagi-ibu-hamil


Baca Juga:


Fidyah bisa berupa beras, nasi, gandum, atau sejenisnya. Besarnya fidyah yang dibayarkan bergantung pada jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Di mana dalam sehari terdapat 1 takar fidyah untuk 1 orang miskin.

Misalnya ia tidak puasa 30 hari maka harus menyediakan fidyah 30 takar, masing-masing 1,5 kg.

Fidyah tersebut boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja (misal 3 orang, dimana masing-masing dapat 10 takar).

Fidyah juga bisa memberikan makanan siap saji kepada fakir miskin. Misalnya, ia punya hutang 30 hari, maka harus menyiapkan 30 porsi makanan (sepiring lengkap dengan lauk pauknya). Makanan tersebut nantinya akan dibagi-bagikan kepada 30 fakir miskin.

Sedangkan untuk waktu pembayaran fidyah, yakni terhitung setelah puasanya bolong. Misalnya ia 5 hari tak berpuasa, maka ia boleh membayar sejak bulan ramadhan, syawal hingga syaban.

Hikmah Membayar Fidyah

Membayar fidyah atau memberikan makanan kepada fakir miskin tak sekedar berguna untuk melunasi hutang puasa. Namun, hal ini juga punya beberapa hikmah atau keutamaan lain.

Salah satunya sebagai wujud berbagi kepada sesama manusia. Sehingga mereka yang tergolong fakir-miskin juga bisa merasakan makanan enak atau mendapatkan sembako agar beban mereka menjadi lebih ringan.

Sobat Moslem, seperti itulah beberapa penjelasan tentang cara membayar fidyah bagi ibu hamil.

Kesimpulannya hukum membayar fidyah bagi ibu hamil masih menuai perbedaan pendapat. Begitupun dengan takarannya, hendaknya ditanyakan pada seseorang yang menguasai ilmu agama.



Buat Tulisan
Apakah Keistimewaan Bulan Syawal Ini Sudah Kamu Dapatkan?
Previous
Apakah Keistimewaan Bulan Syawal Ini Sudah Kamu Dapatkan?
Kiat Agar Anak Bersemangat Ke Sekolah Tanpa Drama Pagi Hari
Next
Kiat Agar Anak Bersemangat Ke Sekolah Tanpa Drama Pagi Hari
Related Articles
Back to
top