x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Pentingnya Memantau Gerakan Janin dalam Kandungan


Memantau-gerakan-janin

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Ibu, memantau gerakan janin sangat penting dilakukan untuk mendeteksi apabila ada hal yang tidak normal terjadi pada janin di dalam kandunganmu.

Selain itu, aktivitas ini juga bisa membuatmu merasakan kedekatan batin dengan anakmu yang belum terlihat secara fisik.

Memantau Gerakan Janin Penting Dilakukan

Pergerakan janin tiap ibu hamil tidak selalu sama. Namun biasanya, pergerakan pertama janin dapat terasa kira-kira di usia kehamilan sekitar 13 - 25 minggu.

Bagi wanita yang baru pertama kali hamil, pergerakan janin mungkin dapat terasa saat kehamilan mendekati usia 25 minggu. Jika sudah pernah hamil, mungkin bisa mulai terasa mendekati usia 18 minggu.

Namun, ada juga beberapa wanita yang dapat merasakan gerakan janin lebih cepat yakni saat kehamilan berusia 13 – 16 minggu.

Gerakan yang dilakukan oleh janin terjadi karena di dalam sana ia sedang mengalami pertumbuhan. Oleh karena itu, ia meregangkan atau melenturkan tubuhnya.

Si kecil juga mungkin dapat bergerak jika kamu mengonsumsi makanan tertentu, mendengar suara, saat kamu bergerak, atau ketika merasakan emosimu.

Selain itu, ketika posisi tubuhmu sedang tidak nyaman, dia juga mungkin akan ikut menggeliat.

Di awal kehamilan kamu mungkin hanya merasa seperti ada kupu-kupu terbang sesekali. Namun, biasanya pada akhir trimester kedua gerakannya akan lebih kuat dan lebih sering. Kemudian pada trimester akhir, janin dapat bergerak sekitar 30 kali tiap jamnya. 

Berikut kemungkinan pergerakan janin berdasarkan usia kehamilan:

  • Minggu ke-16

Kamu mungkin akan merasa seperti ada kupu-kupu yang terbang di dalam rahimmu. Hal ini mungkin jadi tanda bahwa janin sedang bergerak atau mungkin sensasi tersebut timbul karena efek gas.

Awalnya kamu mungkin sulit untuk membedakan kedua hal tersebut, namun seiring berjalannya waktu kamu akan mengetahui polanya.

  • Minggu ke-20

Kamu bisa  memantau gerakan janin pada minggu ke-20 dengan mengetahui beberapa perkembangannya. Memasuki usia ini, janin sudah sebesar buah pisang.

Panjangnya, sekitar 25 cm dari kepala sampai tumit dan berat sekitar 315 gam.

Si kecil, akan menghabiskan banyak ruang dalam janin sehingga menyebabkan tekanan pada paru, kandung kemih, perut, dan juga ginjal.

Selain itu, kulit bayi mulai menebal dan berkembang. Sedangkan pada bagian rambut dan kuku bayi dalam kandungan juga akan terus tumbuh.

Bagaimana-cara-memantau-gerakan-janin

  • Minggu ke-24

Di minggu ke-24, bayi sudah seukuran jagung. Ia sudah memiliki panjang hampir 30 cm dan berat naik sekitar 113 gram dibandingkan minggu sebelumnya.


Baca Juga:


Di samping itu, kehamilan pada minggu ke-24 pergerakan janin sudah mulai terbentuk nyata, lho! Indera pendengarannya sudah berkembang di minggu ini.

Organ telinga dalamnya semakin sempurna, sehingga kemampuan keseimbangan si kecil juga semakin baik.

  • Minggu ke-28

Jangan kaget bila kamu merasakan gerakan yang tidak biasanya.

Ketika pergerakan janin sudah mulai sering terjadi, seperti menendang-nendang atau meninju, mungkin bisa membuatmu kaget.

Meski belum terbukti secara medis, biasanya pada usia kehamilan menginjak 28 minggu, kamu disarankan untuk memonitor gerakan janin untuk memastikan bahwa si kecil tumbuh dengan normal. 

  • Minggu ke-36

Saat minggu ke-36, perkembangan besar janin ibu sudah sebesar kol. Kurang lebih, panjang badan dari kepala hingga 47 cm, dan beratnya sekitar 2, 7 kilogram.

Ketika kamu melihatnya melalui USG, tubuh janin akan terlihat lebih gemuk dari beberapa minggu sebelumnya.

Kemudian, pipi si kecil sudah mulai berisi sehingga memberikan efek pada bentuk wajah janin.

Apabila kamu belum merasakan gerakan di dalam perutmu hingga usia kehamilan mencapai 25 minggu, bukan berarti kandunganmu bermasalah.

Saat dia tumbuh lebih besar, kamu akan lebih bisa menangkap gerakannya dan tahu kapan waktu janin bergerak lebih aktif. 

Mungkin sebenarnya, janin di dalam perutmu telah bergerak tapi kamu tidak menyadarinya. Guna memastikan apakah janinmu dapat bergerak atau tidak, kamu bisa melakukan trik berikut ini:

  • Kamu lebih mungkin merasakan gerakan janin ketika kamu dalam posisi berbaring ketimbang duduk.
  • Coba konsumsi minuman yang sangat dingin. Perubahan suhu yang mendadak mungkin bisa membuat janin bergerak.
  • Nyalakan musik dengan keras untuk melihat apakah ada respons darinya.

Jika kamu mulai merasa ada gerakan di dalam perutmu, kemungkinan dia dalam kondisi yang baik-baik saja. 

Kamu disarankan untuk berkonsultasi ke dokter jika janin tidak kunjung bergerak setelah diberikan stimulus atau jika janinmu yang sudah sering bergerak dan kemudian kamu merasa dia tidak bergerak seperti biasanya.

Penurunan jumlah gerakan bisa menjadi tanda bahwa dia tidak mendapatkan cukup nutrisi atau oksigen.

Sobat, kini sudah tahu pentingnya memantau gerakan janin dalam kandungan, kan? Semoga buah hatimu dalam kandungan selalu sehat, ya!



Buat Tulisan
Manfat Masker Putih Telur untuk Wajah dan Cara Menggunakannya
Previous
Manfat Masker Putih Telur untuk Wajah dan Cara Menggunakannya
Manfaat Biji Bunga Matahari Ini Penting untuk Tubuhmu, Lho
Next
Manfaat Biji Bunga Matahari Ini Penting untuk Tubuhmu, Lho
Related Articles
Back to
top