x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Melatih Sikap Mandiri pada Anak, Bagaimana Caranya?


Melatih-Sikap-Mandiri-pada-Anak

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sikap mandiri adalah hal yang penting dimiliki oleh anak. Bila tidak diajarkan sejak dini, maka anak bisa saja terus bergantung pada orang tua atau orang disekitarnya.

Guna mengetahui bagaimana cara melatih sikap mandiri pada anak, mari simak ulasan berikut ini.

Melatih Sikap Mandiri pada Anak, Ini Trik Cerdasnya

Setiap orang tua tentu ingin memiliki anak yang mandiri.

Meski masa kanak-kanak tidak bisa lepas dari peran orang tua, tetapi akan ada kebanggaan tersendiri bila anak bisa melakukan hal-hal sederhana dan tidak selalu bergantung pada orang tua.

Apalagi, kelak anak akan menghadapi dunia dengan tantangan yang lebih berat dibandingkan dengan masa kanak-kanak.

Melatih sikap mandiri pada anak bisa diterapkan dari hal-hal kecil.

Segala sesuatu yang kamu ajarkan akan mempengaruhi kemampuan anak dalam bersikap, termasuk menumbuhkan sikap mandiri pada dirinya. Namun, caranya harus disesuaikan dengan usia dan kemampuannya.

Ada beberapa cara menyenangkan yang bisa kamu lakukan untuk melatih sikap mandiri pada anak, di antaranya:

Berbagai-Cara-Tepat-Melatih-Sikap-Mandiri-pada-Anak

1. Mulailah dengan memberi tugas kecil

Cara melatih anak agar mandiri bisa dimulai dari memberi tugas kecil, seperti melibatkan anak untuk mengerjakan aktivitas rumah.

Berikan ia tugas yang ringan tetapi bermanfaat, seperti membereskan tempat tidur, membersihkan mainan, melipat pakaian, menyapu, atau menjaga adik.

Kegiatan kecil seperti ini bisa mengajarkan anak untuk bertanggung jawab, meningkatkan rasa percaya diri, dan tentunya membentuk karakter mandiri pada dirinya.

2. Biarkan anak menentukan pilihannya sendiri

Anak yang mandiri adalah ia yang tidak terlalu bergantung pada orang lain untuk urusan yang bisa ia selesaikan sendiri.


Baca Juga:


Oleh karena itu, kamu perlu membiasakan anak untuk mengambil keputusannya dan tidak terlalu memaksakan keinginanmu pada anak.

Sebagai gantinya, kamu bisa memberi masukan mengenai keputusan yang akan dipilihnya dengan cara yang mendidik. Beri penjelasan dari sisi positif dan negatif bila ia melakukan suatu hal.

Jika pilihan yang dibuatnya keliru, berikanlah penjelasan yang mudah dimengerti agar kelak anak bisa mengambil pilihan yang lebih baik.

3. Jangan selalu membantu

Semakin besar usia anak, tentunya ia akan tertarik untuk melakukan banyak hal, seperti mengikat tali sepatu, mengancing pakaian, atau mengambil makanannya sendiri. Hal ini ternyata bisa Kamu manfaatkan untuk melatih anak mandiri.

Saat ia mengalami kesulitan, sebaiknya jangan langsung memberikan bantuan. Biarkan anak berusaha terlebih dahulu dan berilah dukungan agar anak tidak mudah menyerah.

Trik-melatih-sikap-anak-agar-mandiri

4. Berikan lingkungan yang ramah anak

Dalam proses belajar menjadi anak yang mandiri, orang tua perlu memastikan lingkungan rumah ramah bagi anak.

Misalnya, ketika anak belajar untuk mandi sendiri, pastikan lantai kamar mandi dalam keadaan yang bersih dan kesat.

Contoh lainnya, saat anak belajar untuk mencuci piring sendiri, bisa dimulai dari piring dan gelas plastik, kemudian jauhkan dari benda yang tajam seperti pisau.

5. Hargai setiap usahanya

Saat anak melakukan suatu hal yang baik dan mampu menumbuhkan sikap kemandiriannya sedikit demi sedikit, pastikan Kamu beserta keluarga senantiasa memberikannya pujian.

Tunjukkan dan ungkapkan betapa bahaginya dirimu atas usaha yang telah dilakukan Si Kecil. Lontarkan kalimat yang bisa membuatnya senang seperti, “Mama bangga kamu bisa melakukannya, Sayang”.

Meski terlihat sepele, tetapi memberikan pujian atas semua usaha yang anak lakukan dapat meningkatkan semangatnya untuk terus maju dan mau mengembangkan sikap kemandiriannya.

Melatih sikap mandiri pada anak tidak bisa dilakukan secara instan, sebab perlu waktu bagi anak untuk memahami dan menerapkan hal tersebut.

Paling penting, orang tua harus menjadi contoh yang baik supaya anak dapat mengetahui bagaimana harus bersikap dan berperilaku.



Buat Tulisan
5 Daftar Kosmetik Korea Halal dan Aman
Previous
5 Daftar Kosmetik Korea Halal dan Aman
Sabun untuk Penderita Eksim, Begini Cara Memilihnya
Next
Sabun untuk Penderita Eksim, Begini Cara Memilihnya
Related Articles
Back to
top