x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Melatih Anak Berpikir Kritis, Orang Tua Wajib Tahu!


critical-thinking(Source: Freepik)

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Berpikir kritis merupakan pondasi dasar pendidikan dan perkembangan life skill yang dibutuhkan anak untuk sukses di sekolah, karir, dan hidup mereka.

Di dunia berbasis teknologi saat ini, dibutuhkan kemampuan untuk meneliti, mengevaluasi, serta mengobservasi informasi yang didapatkan sebelum mengambil keputusan dan bertindak.

Dengan melatih anak berfikir kritis, anak akan bisa melindungi dirinya sendiri dari  berita hoax, membantu mereka untuk menentukan pilihan untuk hidup mereka, serta memiliki mindset yang sehat. 

Cara Melatih Anak Berpikir Kritis

Menurut Brian Oshiro seorang educator & Teacher Trainer, salah satu cara melatih anak berpikir kritis adalah dengan cara melakukan aktivitas tanya jawab dengan anak yang dilanjutkan dengan diskusi mendalam.

Berikut merupakan 3 pertanyaan untuk melatih anak berpikir kritis yang disampaikan oleh Brian Oshirotokoh yakni tokoh pendidik sekaligus guru:

 

1.Ganti pertanyaan “Apa?” dengan “Bagaimana?” dan “Kenapa?”

tanya-bagaimana

(Source: Freepik)

Misalnya anak kita sedang belajar tentang Banjir, hindari pertanyaan “Apa yang dimaksud dengan banjir?”, namun gantilah pertanyaan dengan, “Bagaimana banjir bisa terjadi?” atau “Kenapa banjir lebih sering melanda kota-kota besar di Indonesia?” karena pertanyaan "bagaimana" dan "kenapa" adalah pertanyaan yang memacu anak untuk berfikir lebih kritis dan kompleks. 

 

2. Lanjutkan dengan pertanyaan, “Bagaimana kamu tahu itu?”

HOW-DO-YOU-KNOW

(Source: Freepik)

Dengan pertanyaan lanjutan ini anak diminta untuk mengaitkan pernyataan mereka sebelumnya dengan informasi yang miliki. Pada tahap ini, orang tua dapat menilai darimana mereka mendapatkan informasi tersebut.

Dalam pertanyaan ini kita dapat menyarankan mereka untuk melatih perbedaan cara pandang dengan orang lain. Dengan begitu, anak akan terdorong untuk memikirkan prioritas orang lain dan mencoba utuk mengerti perspektif orang.

 

3. Terakhir, tanya bagaimana solusinya

 

berikan-solusi
(Source: Freepik)

Menjawab pertanyaan terakhir akan mengharuskan mereka untuk merangkum ilmu yang mereka miliki.

Moslem Fellas, dapat menambahkan pertanyaan dari aspek yang berbeda namun tetap berhubungan seperti dari sisi politik, sisi sosial, atau sisi agama.

Seperti, "Lalu solusinya menurutmu gimana nak? Menurutmu Allah maunya kita bagaimana ya kalo kita atau sodara-sodara kita terkena banjir?"

Aktivitas di atas dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kita tidak perlu harus selalu menguasai topik yang sedang mereka pelajari karena tugas orang tua hanya merespon, mendengar, dan mengarahkan.

Sudah tahukan bagaimana cara melatih anak berpikir kritis? Yuk mulai dipraktikkan sekarang!

Widya Manoch



Buat Tulisan
Self Compassion: Berbaik Hati Pada Diri Sendiri
Previous
Self Compassion: Berbaik Hati Pada Diri Sendiri
3 Ide Permainan Anak  di Rumah Saat Hujan, Mau Coba?
Next
3 Ide Permainan Anak di Rumah Saat Hujan, Mau Coba?
Related Articles
Back to
top