x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Ibu Ingin Melahirkan di Rumah (Home Birth), Aman atau Tidak?

melahirkan di rumah

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Ibu, pernah terpikir untuk melakukan metode melahirkan di rumah? Repotkah jika persalinan dilakukan di rumah?

Saat ini, para calon ibu banyak disuguhkan mengenai berbagai tren soal melahirkan. Bukan hanya sekedar melahirkan secara normal dan caesar, saat ini juga ada metode gentle birth, water birth, hingga lotus birth.

Masing-masing metode pasti memiliki pro dan kontra, bahkan hingga ada yang memilih untuk melahirkan di rumah. Lantas, apakah metode persalinan tersebut aman untuk dilakukan?

Metode Melahirkan Di Rumah (Home Birth)

Home birth atau melahirkan di rumah juga menjadi salah satu metode persalinan yang banyak diminati oleh pra ibu hamil saat ini.

Home birth dapat dilakukan dengan keputusan ibu hamil itu sendiri.

Metode water birth juga termasuk dalam home birth, karena pada umumnya dilakukan di rumah sendiri.

Metode persalinan tersebut dianggap bisa membuat ibu hamil merasa lebih tenang dan nyaman ketika peroses persalinan.

Jika perasaan ibu hamil semakin tenang, rasa sakit saat melahirkan juga dapat berkurang.

Namun, yang masih banyak menjadi pertanyaan ialah amankah metode melahirkan di rumah itu untuk dilakukan?

Proses melahirkan di rumah bisa saja dilakukan dengan lancar dan aman asalkan kondisi ibu hamil tidak mengalami komplikasi tertentu.

Hal yang perlu dilakukan saat melahirkan di rumah

Tapi, bagaimanapun juga melakukan proses persalinan di rumah akan lebih berisiko dibandingkan dengan melahirkan di rumah sakit atau klinik bersalin.

Dikatakan oleh Dr. Budiharja Singgih, DTM & H, MPH, selaku Senior Government Advisor dari USAID Jalin, ia menegaskan bahwa proses persalinan yang dilakukan di rumah akan lebih memiliki banyak risiko.


Baca Juga:


Beliau menjelaskan, tiap persalinan memiliki risiko komplikasi. Jika dilakukan di rumah, tentu saja pertolongan saat terjadi komplikasi tersebut akan lebih sulit dilakukan.

Dr. Budiharja juga menyarankan untuk lebih aman melahirkan di rumah sakit atau Puskesmas terdekat saja.

Pro dan kontar mengenai home birth masih terus bermunculkan seiringan dengan manfaat dan risiko yang dapat terjadi.

Meskipun beberapa keuntungan dari melahirkan di rumah bisa kamu dapatkan, seperti meningkatkan keintiman ibu dan bayi, lebih nyaman hingga dapat menghemat biaya, tapi perlu diperhatikan juga risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pasti kamu memahami bahwa kondisi di dalam rumah sendiri dengan di rumah sakit tentu berbeda. Rumah sakit memiliki fasilitas dan alat medis yang lebih lengkap dan memadai dibandingkan dengan di rumah.

Jika kamu melahirkan di rumah sakit dan tiba-tiba terjadi komplikasi atau hambatan saat persalinan, dokter akan segera melakukan tindakan agar bayi dan ibu selamat.

Nah, saat persalinan dilakukan di rumah, hal tersebut akan sulit untuk dilakukan dan bisa mengancam keselamatan ibu dan bayi.

Hal itu juga yang menyebabkan saat memutuskan untuk melakukan home birth, pendampingan langsung dari dokter, bidan atau doula tetap menjadi prioritas utama.

Peralatan medis seperti tabung oksigen, infus, hingga obat-obatan lainnya juga wajib untuk kamu persiapkan di rumah.

Semua orang pasti mengharapkan proses persalina yang dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga ibu dan bayi kondisinya sehat dan selamat.

Penggunaan metode melahirkan di rumah atau home birth tidak bisa dilakukan sembarangan karena tetap harus didampingi dan berkonsultasi dengan dokter, Sobat.



Buat Tulisan
Ternyata Ini Manfaat Cokelat Panas untuk Kesehatan!
Previous
Ternyata Ini Manfaat Cokelat Panas untuk Kesehatan!
4 Hal Ini Bisa Jadi Tanda Kamu Sudah Kecanduan Belanja
Next
4 Hal Ini Bisa Jadi Tanda Kamu Sudah Kecanduan Belanja
Related Articles
Back to
top