x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Alami Pendarahan di Trimester Tiga, Bisa Jadi Masalah Solusio Plasenta

Masalah Solusio Plasenta

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Salah satu bagian terpenting yang berkaitan dengan perkembangan janin selama masa kehamilan ialah plasenta.

Plasenta berfungsi sebagai penyedia oksigen dan nutrisi untuk bayi.

Maka dari itu, plasenta harus tetap berada di posisi yang baik pada dinding rahim ibu.

Namun, pada beberapa ibu mungkin akan mengalami masalah pendarahan yang hebat.

Kondisi ini bisa saja disebabkan oleh plasenta yang terpisah dari dinding rahim yang disebut sebagai masalah solusio plasenta. Lalu, apakah hal ini sangat berbahaya? Berikut penjelasannya.

Mengenal sedikit tentang sousio plasenta

Solusio plasenta atau abruptio placentae merupakan kondisi medis di mana dapat menyebabkan sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding rahim sebelum melahirkan.

Kondisi ini dapat menurunkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan janin, sehingga menyebabkan pendarahan yang hebat pada ibu.

Hal ini bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan bila tidak segera diobati dapat menyebabkan kematian pada ibu maupun sang janin yang dikandung.

Apa-itu-Masalah Solusio Plasenta

Lalu, apa gejala dan penyebab yang haru kita wapadai  dari solusio plasenta ini?

Masalah ini sangat rentan terjadi pada trimester ketiga kehamilan atau usia kehamilan yang menginjak 20 minggu bahkan lebih, terutama pada beberapa minggu terakhir sebelum kelahiran. Adapun gejala yang dapat dirasakan yakni:

  • Perdarahan yang keluar dari vagina (tidak semua ibu hamil mengalaminya)
  • Kelainan pada denyut jantung janin
  • Nyeri di punggung
  • Kontraksi yang terjadi pada rahim dan menyebabkan perut sakit
  • Bayi bergerak secara tidak normal di dalam kandungan atau gerakan yang berkurang

Baca Juga:


Jika kita mengalami gejala-gejala di  atas, segeralah lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter.

Selain itu, pada kondisi ini sebenarnya sering kali tidak  diketahui  penyebabnya secara pasti. Namun, ibu dapat lebih berisiko mengalaminya jika:

  • Terpapar asap rokok
  • Hamil di usia lebih dari  35 tahun
  • Memiliki masalah hipertensi
  • Dalam keadaan mengandung anak kembar
  • Pernah mengalami kondisi ini sebelumnya
  • Mempunyai kelainan atau infeksi pada rahim (chorioamnionitis)
  • Mengalami luka atau trauma pada bagian perut akibat pukulan atau kecelakaan
  • Kebocoran air ketuban di awal

Kondisi solusio plasenta tentu saja tidak dapat disepelekan, karena akan berakibat fatal bagi ibu dan janin yang dikandung.

Ibu akan kehilangan banyak darah dan janin bisa terhambat dalam mendapatkan nutrisi. Sehingga, mungkin saja janin yang kekurangan oksigen akan terlahir mati.

Apa yang Dimaksud dengan Masalah Solusio Plasenta

Kemudian, Bagaimana Cara Dokter Mendiagnosis Kondisi Ini?

Meskipun masalah ini sulit untuk di diagnosis, dokter akan memberikan pertanyaan seputar gejala yag dialami untuk melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut seperti:

  • USG (ultraound), pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi plasenta dan kondisi janin.
  • Pemantauan detak jantung janin, hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi bayi dan memeriksa kontraksi rahim yang terjadi.
  • Tes darah untuk mengetahui kondisi ibu mengalami anemia karena kehilangan banyak darah

Meskipun hal ini tidak bisa dicegah, sebaiknya kita mengetahui lebih awal bila mengalami gejala nyeri pada perut yang disertai dengan pendarahan.

Perawatan yang dapat kita lakukan tentu saja bergantung pada tingkat keseriusan yang dialami.

Bila mengalami masalah solusio plasenta ringan dan tidak mendapat tekanan pada bayi, kita dapat menjalani perawatan di rumah dengan rutin semasa kehamilan.

Namun, pada kondisi yang cenderung parah, kita harus menjalani rawat inap sehingga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan dapat diawasi dengan ketat.

 

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Cara Menangani Batuk pada Bayi dengan Tepat
Previous
Cara Menangani Batuk pada Bayi dengan Tepat
Mau Melahirkan Tanpa Robekan? Coba Lakukan Hal Ini
Next
Mau Melahirkan Tanpa Robekan? Coba Lakukan Hal Ini
Related Articles
Back to
top
masalah-solusio-plasenta.html