x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Jangan Salah, Seperti Ini Cara Mandi Wajib Bagi Wanita


cara-mandi-wajib-bagi-wanita

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Melaksanakan mandi wajib yang merupakan perintah dari ajaran Islam. Bagaimana tata cara mandi wajib bagi wanita?

Keharusan yang membuat wanita melaksanakan mandi wajib karena adanya najis yang keluar dalam tubuhnya secara terus menerus hinga selesai waktunya.

Najis adalah salah satu hal yang tidak boleh ada saat akan melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Maka dari itu, ketika wanita mengeluarkan najis maka sebelum ia kembali dalam kondisi suci ia diharamkan untuk melaksanakan ibadah-ibadah tertentu.

Hal-hal yang Membuat Wanita Harus Melakukan Mandi Wajib

  1. Haid dan Nifas

Haid adalah proses keluarnya darah akibat peluruhan sel telur dalam rahim yang terjadi secara periodik.

Sedangkan nifas adalah proses keluarnya darah setelah proses melahirkan pada seorang ibu.

Darah haid dan nifas adalah najis, sehingga ketika proses keluarnya maka wanita dilarang untuk melaksanakan shalat dan puasa sebelum melaksanakan mandi wajib terlebih dahulu.

  1. Setelah Melakukan Junub

Dalam keadaan junub atau setelah junub, maka tentunya seorang muslim dilarang untuk memasuki masjid atau melaksanakan shalat sebelum mereka dalam kondisi kembali suci, yaitu dengan mandi wajib atau mandi besar.

Air mani atau cairan yang keluar setelah junub bagi wanita ataupun lelaki adalah najis yang harus dibersihkan sebelum kembali beribadah.

Begitupun ketika wanita yang bermimpi, maka setelahnya wajib untuk melakukan mandi wajib. Hal ini bukan hanya diwajibkan pada laki-laki saja, melainkan wanita pula.

  1. Bersentuhannya Kelamin Lelaki dan Wanita

Wanita dan lelaki yang bersentuhan kelaminnya walaupun tidak sampai berjunub, maka tetap wajib untuk melaksanakan mandi wajib. Hal tersebut dijelaskan dalam hadist berikut

Dalam hadis dijelasakan mengenai kewajiban untuk mandi wajib setelah bertemunya kelamin lelaki dan wanita.

Diriwayatkan dari Aisyah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda

Apabila dua kemaluan telah bertemu maka wajib baginya mandi. Aku dan Rasulullah SAW pernah melakukannya maka kami pun mandi.” (HR. Ibnu Majah).

Cara Pelaksanaan Mandi Wajib Bagi Wanita

  1. Melakukan Niat dan Doa Mandi Wajib

Pelafalan Niat dan Doa Mandi wajib adalah,

Aku berniat mengangkat hadas besar kerana Allah Taala”.


Baca Juga:


Niat dan Doa adalah hal yang membuat segala aktivitas kita sebagai muslim lebih ikhlas dan menyerahkan segalanya pada Allah SWT.

Sebagaimana dalam ajaran islam bahwa Innamal A’malul bin niat, bahwa sesungguhnya amalan itu bergantung kepada niatnya.

hukum-mandi-wajib-bagi-wanita

  1. Membasuh Seluruh Badan

“Ummu Salama RA, aku bertanya kepada Rasulullah SAW tentang cara-cara mandi, beliau bersabda, “Memadailah engkau jiruskan tiga raup air ke kepala. Kemudiian ratakannya ke seluruh badan. Dengan cara itu, sucilah engkau.” (HR Muslim).

Membasuh semua tubuh termasuk kulit atau rambut dengan air serta meratakan air pada rambut hingga ke pangkalnya.

Selain itu wajib juga membasuh dengan air ke seluruh badan termasuk rambut-rambut, bulu yang ada pada seluruh anggota badan, telinga, kemaluan bagian belakang ataupun depan.

Alangkah lebih baik pula jika proses mandi wajib ini juga didahului oleh proses berwudhu.

  1. Mengurai Rambut dan Melepaskan Ikatannya

Sebelum mandi besar maka wanita wajib untuk melepaskan ikatan rambutnya dan membiarkannya terurai.

Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh bagian tubuh dapat terbasuh secara sempurna. Jika tidak diurai maka dikhwatirkan tidak terkena airnya di bagian yang masih diikat.

Untuk itu menguraikan rambut adalah hal yang harus dilakukan sebelum mandi wajib, sekaligus muslimah bisa melakukan keramas untuk membersihkan secara sempurna.

  1. Menambahkan Wangi-Wangian di Tubuh

Sifatnya tidak wajib, namun hal ini jika dilakukan maka akan menambah wangi dan menghilangkan bau tidak sedap pasca haid.

Mengingat bahwa darah haid atau nifas bisa saja berbau tidak sedap dan tentunya mengganggu kenyamanan.

Sobat, sesuci-sucinya tubuh wanita, jiwa dan pikiran yang baik tentunya adalah hal yang diutamakan. Semoga bermanfaat, ya!



Buat Tulisan
Sara Mudallal, Wanita Berhijab yang Mahir Parkour
Previous
Sara Mudallal, Wanita Berhijab yang Mahir Parkour
6 Larangan Saat Haid Menurut Hukum Islam
Next
6 Larangan Saat Haid Menurut Hukum Islam
Related Articles
Back to
top