x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Makna Perlombaan 17 Agustus yang Sering Diadakan Tiap Tahun

Makna-Perlombaan-17-Agustus

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Begitu banyak perlombaan yang biasa dilakukan pada saat perayaan Hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus dan berlangsung meriah.

Dari orang tua, muda, pria atau wanita, semuanya bergembira dan selalu ikut serta dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. Lantas, apa sebenarnya makna perlombaan 17 Agustus yang biasa kita lakukan?

Terdapat Makna Perlombaan 17 Agustus yang Belum Diketahui

Ada berbagai macam perlombaan yang dilakukan pada tanggal 17 Agustus, mulai dari balap karung, lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang, panjat pinang hingga lomba memasukkan pensil ke dalam boto. Pastinya perlombaan tersebut sangat seru dan berjalan meriah.

Namun, ternyata di balik semua perlombaan tersebut memiliki makna tersirat yang menggambarkan tentang bagaimana sulitnya untuk mendapatkan kemerdekaan, lho!

Lomba-lomba tersebut memiliki makna sesuai dengan apa yang pada zaman dulu dilakukan oleh pahlawan untuk melawan penjajah.

Nah, berikut ini ialah penjelasan mengenai makna perlombaan 17 Agustus yang penting diketahui:

  1. Balap karung

Lomba balap karung ternyata memiliki makna yang cukup menyedihkan, lho!

Pada masa penjajahan Jepang dulu, rakyat Indonesia sangatlah miskin sehingga tidak mampu untuk membeli berbagai kebutuhan dandang.

Oleh sebab itu, rakyat Indonesia pada masa itu menggunakan karung goni sebagai pakaian mereka.

Jadi, di masa kemerdekaan seperti sekarang ini, lomba balap karung dilakukan untuk mengingat masa sulit tersebut.

Balap-karung

     2. Lomba makan kerupuk

Sama seperti lomba balap karung, lomba makan kerupuk juga masih menggambarkan masa sulit saat rakyat Indonesia melawan para penjajah.

Representasi mengenai hal tersebut bisa dilihat dari tangan peserta yang tidak boleh digunakan untuk memakan kerupuk yang digantungkan cukup tinggi.

Hal tersebut cukup menggambarkan bagaimana pada masa itu rakyat Indonesia sangat kesulitan pangan ketika sedang dijajah.

Lomba-makan-kerupuk

    3. Lomba tarik tambang

Lomba tarik tambang ternyata bukan hanya soal adu kekuatan, lho! Dalam perlombaan ini sangat dibutuhkan kerja sama yang baik antara satu sama lain dalam tim.


Baca Juga:


Perlombaan ini mempresentasikan bagaimana kerja sama, gotong royong dan solidaritas menjadi hal penting bagi para pahlawan saat mengusir para penjelajah dulu.

Lomba-tarik-tambang

   4. Lomba panjat pinang

Lomba panjat pinang juga menjadi salah satu kegiatan yang sudah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda saat itu.

Perlombaan panjat pinang diselenggarakan sebagai hiburan bagi orang Belanda saat ada perayaan, seperti pernikahan.

Sama halnya dengan saat ini, masyarakat Indonesia juga berlomba untuk mendapatkan hadiah yang digantungkan pada puncak pohon pinang.

Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan ini dijadikan sebagai perlombaan khas masyarakat Indonesia dan bukan lagi untuk perayaan orang Belanda.

Lomba-panjat-pinang

   5. Lomba memasukkan pensil ke dalam botol

Khusus lomba yang satu ini memang memiliki makna mengenai kesabaran dan ketepatan.

Dua elemen tersebut tidak bisa dipisahkan dalam permainan ini dan juga oleh para pahlawan Indonesia yang pada saat itu akan mengusir penjajah.

Hanya dengan berbekal bambu runcing yang memiliki bentuk tajam seperti pensil, rakyat Indonesia pada saat itu harus melakukan penyerbuan secara diam-diam dan menunggu waktu yang paling tepat.

Saat waktu menyerang yang tepat sudah datang, para pahlawan akan menyerang dengan tepat agar penyerangan efektif serta memiliki dampak besar bagi kemerdekaan Indonesia.

Lomba-memasukan-pensil

Sobat, itulah makna perlombaan 17 Agustus yang biasa diselenggarakan untuk memperingati hari kemerdekaan.

Walaupun terlihat sebagai hiburan semata, ternyata lomba tersebut memiliki makna yang cukup dalam. Oleh sebab itu, kita perlu mengingat jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.



Buat Tulisan
Catat 6 Tips Desain Kamar Mandi Mewah dengan Ukuran Kecil
Previous
Catat 6 Tips Desain Kamar Mandi Mewah dengan Ukuran Kecil
7 Olahan Beras Ketan Tradisional yang Laris di Pasaran
Next
7 Olahan Beras Ketan Tradisional yang Laris di Pasaran
Related Articles
Back to
top