x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Hampir Punah! Ini 5 Makanan Tradisional Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Keberagaman budaya Indonesia ternyata banyak menghasilkan beragam cita rasa makanan tradisional dari setiap daerah.

Rempah-rempahnya yang khas, membuat Indonesia memiliki rasa makanan yang berbeda. Tapi, perkembangan zaman membuat banyak dari mereka yang semakin langka untuk ditemukan.

Dulu, banyak sekali makanan yang dijajakan dengan cara berkeliling dari gang ke gang. Sayang seribu sayang, sekarang gak ada lagi yang bisa kita jumpai di pinggiran jalan.

Modernitas semakin menggerus eksistensi dari sebuah makanan tradisional dengan citarasa khasnya. Digantikan dengan beragam makanan modern yang masuk ke Indonesia dan membuat kita melupakannya.

Entah berawal dari rasanya yang memang menggoda atau sekedar cara masaknya yang lebih mudah?

Nah, daripada bikin kepikiran apa saja makanan tradisional dari beberaoa daerah yang sudah hampir punah. Berikut Moslem Lifestyle kasih ulasannya!

Mie Lethek

Masih ingat dengan mie lethek? Makanan tradisional khas Kecamatan Pundong, Bantul, Yogyakarta ini ternyata sudah hampir punah. Di tempat asalnya sendiri sudah susah untuk ditemukan kecuali ada dari penduduk yang membuatnya.

Mie lethek adalah mie yang berwarna kusam dan bentuknya yang hampir sama dengan mie bihun. Biasanya mie ini diolah menjadi mie pedas atau bisa juga jadi mie goreng.

Clorot

Clorot adalah nama makanan yang berasal dari Purworejo yang makannya dilakukan dengan cara yang unik. Clorot terbuat dari gula merah yang dicampurkan dengan tepung beras kemudian dimasukkan ke dalam daun janur yang sudah dibentuk seperti corong. Namun, kini clorot jarang ditemukan karena cukup kalah dengan makanan modern lainnya.

Bubur Bassang

Bubur Bassang adalah makanan tradisional khas Makassar yang terbuat dari tepung terigu, santai air, garam dan gula. Bubur ini sudah jarang ditemukan karena tidak ada yang menjualnya lagi.

Bubur ini sangat terkenal karena rasanya yang gurih manis dan adanya campuran ketang jagung sebagai bahan pembuatnya.


Baca juga:


Pecel Semanggi

Penjual pecel Semanggi khas Surabaya terbilang langka karena sudah sangat sulit untuk menemukannya saat ini.

Bahkan jika ada yang menjualnya, rasanya pun akan sangat berbeda dengan pecel semanggi yang dulu. Selain itu, tumbuhan semanggi sudah sangat jarang ditemukan.

Sayur Babanci

Orang Jakarta pasti tahu yang namanya sayur Babanci yang biasanya ada pada hari-hari besar. Sayangnya, saat ini sayur babanci sudah jarang ditemukan walaupun mungkin masih ada satu atau dua orang yang masih membuatnya.

Sayur ini tidak ada sayuran didalamnya dan hanya terbuat dari daging sapi, daging kelapa muda, yang disajikan dengan kuah asam peda bersantan.

Itulah makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah hampir punah dan langka. Beruntunglah buat kalian yang sudah pernah mencobanya, bagi yang belum mungkin kurang beruntung. Mungkin bisa dicoba dengan membuatnya sendiri di rumah..

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
 Miliki Hati yang Besar, Kunci Sukses Mendapatkan Ketenangan Dalam Hidup
Previous
Miliki Hati yang Besar, Kunci Sukses Mendapatkan Ketenangan Dalam Hidup
Jauh dari Penyakit, Beragam Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan
Next
Jauh dari Penyakit, Beragam Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan
Related Articles
Back to
top