x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenali Bahaya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis Berlebih pada Anak


bahaya-mengonsumsi-makanan-dan-minuman-manis-pada-anak

(Source: Freepik)

Selain mengontrol penggunaan gawai secara disiplin, orang tua juga perlu mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh anak-anaknya.

Salah satu upaya yang akan memberikan perubahan pada kesehatan anak di masa depan adalah dengan membatasi anak untuk mengonsumsi makanan minuman manis yang berlebihan. 

Apalagi saat ini makanan dan minuman manis mudah didapat oleh anak karena di jual secara bebas. Maka sudah menjadi tugas kita untuk menjaga kesehatan anak kita.

Banyak pula orang tua yang menganggap anak yang mengonsumsi makanan dan minuman manis sehari-hari adalah hal yang biasa, mereka akan berhenti mengonsumsi makanan dan minuman tersebut saat mereka dewasa kelak.

Anggapan ini keliru, karena kebiasaan baik tentu dipupuk sejak dini.

Membatasi konsumi makanan dan minuman manis pada anak memang mungkin akan menjadi perjuangan tersendiri sebagai orang tua.

Namun, hasilnya nanti akan kita nikmati ketika mereka besar. Mereka akan tidak terbiasa mengonsumsi makanan manis.

Sebenarnya apa bahaya mengonsumsi makanan dan minuman manis berlebihan pada anak? Mari simak penjelasannya pada uraian berikut yuk Moslem Fellas:

Bahaya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis Berlebihan pada Anak

Anak yang mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan akan mengalami hiperaktif.

Anak yang minum soda misalnya, tubuhnya akan mengalami lonjakan kadar gula dara secara instan. Tingginya kadar gula akan menyebabkan ‘ledakan’ adrenalin sehingga menyebabkan tingkah laku hiperaktif.


Baca Juga:


Selain itu, studi juga menyatakan bahwa gula dapat menganggu kemampuan sel dalam otak untuk berkomunikasi.

Otak manusia akan mengalami kabut atau biasa disebut dengan brain fog, hal ini membuat kerja otak melambat.

Tidak hanya masalah fokus, gula juga dapat mengurangi fungsi dari hippocampus, bagian dari otak yang bertanggung jawab dalam menyimpan memori.

Jadi setelah anak mengalami ledakan adrenalin yang menyebabkan anak hiperaktif, kinerja otak melambat, anak juga sedang berjuang untuk menyimpan memori di otak mereka karena mengonsumsi cookies atau teh kemasan setiap harinya.

Batasi Sebelum Menyesal

inilah-bahaya-mengonsumsi-makanan-dan-minuman-manis-pada-anak

(Source: Freepik)

Untuk mencegah bahaya mengonsumsi makanan dan minuman manis berlebihan pada anak, orang tua perlu menyingkirkan semua persediaan makanan dan minuman manis yang ada di rumah.

Tentu anak boleh sesekali menyantap makanan atau minuman manis, tapi berikanlah dengan jarak waktu yang lama misalnya hanya satu bulan sekali atau dua bulan sekali.

Lama kelamaan anak akan terbiasa untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis, sehingga akan lebih mudah dikontrol saat sudah lebih besar.

Ternyata bahaya mengonsumsi makanan dan minuman manis pada anak memang tidak bisa dianggap sepele ya Moslem Fellas.

Jangan hanya melarang saja ya, namun berilah peringatan kepada anak tentang bahaya mengonsumsi makanan dan minuman manis berlebihan.

Harapannya adalah anak dapat lebih memahami kebutuhan tubuh mereka daripada keinginan mereka saja. 

Widya Manoch



Buat Tulisan
5 Rekomendasi Warna Cat Rumah Modern yang Bagus
Previous
5 Rekomendasi Warna Cat Rumah Modern yang Bagus
Buat Terpana, Ini 5 Perdesaan Terindah di Dunia Ini Harus Kamu Kunjungi
Next
Buat Terpana, Ini 5 Perdesaan Terindah di Dunia Ini Harus Kamu Kunjungi
Related Articles
Back to
top