x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Lepaskan Kesedihanmu di Dalam Sujud


Angin berhembus menggoyangkan dedaunan, seakan ingin bercerita bahwa ia begitu kuat. Disamping itu, langit begitu gelap bagaikan tanda kekecewaan. Dan ada kita yang berlindung pada tengah pohon diantara keduanya. Suasana yang mencekam dan tak diharapkan. Sobat moslem, pernahkah merasa begitu tertekan, sedih, marah atau bahkan kesal namun tidak dapat mengungkapkannya? Bahkan terkadang sering mendengar nasihat dari orang terdekat saja rasanya tidak puas dan tetap egois bepikir bahwa hanya kita yang merasakannya.

Seringkali terjadi kita sebagai manusia malah berkeluh kesah dan menyalahkan keadaan kepada orang lain, bahkan pada Allah. Jangan pernah berpikir dunia ini simbol kesulitan dan menyerah. Berbaik sangkalah pada Allah SWT, dengan begitu hati akan terus terasa tenang. Karena disetiap langkah kita sadar atau tidak disadari akan selalu ada kebaikan yang mengiringi.

Ada banyak cara untuk menenangkan hati dan melepaskan rasa kesedihan kita, yang pertama, dengan menjadikan keinginan kita mengikuti keinginan Allah. Yang meskipun ketentuan itu bertentangan dengan dengan keinginan kita, tetapi dengan sendirinya tanpa terpaksa kita akan berserah diri dan mengikuti keinginan Allah.

Lalu berserah diri kepada Allah, memasrahkan semua kejadian yang menimpa pada diri kita baik itu menyenagkan atau buruk adalah kehendak Allah semata. Dengan begitu, hati akan menjadi tenang, tidak selalu merasa khawatir berlebihan, dan selalu berupaya menjalani kehidupan dalam jalur-Nya.

Seperti yag kita ketahui rasa amarah itu datangnya dari setan, sedangkan setan terbuat dari  api. Dan api dapat dipadamkan dengan air, maka sesaat ketika rasa amarah datang segeralah mengambil air wudhu.

Setelah itu, bersujudlah dalam sholat sunnah dua rokaat. Karena disetiap gerakannya sangat bermanfaat dalam merenggangkan otot-otot yang yang menengang pada tubuh dalam keadaan marah. Selain itu, disetiap rokaatnya ada banyak doa yang kita panjatkan kepada Allah. Mintalah ampunan dan perlindungan pada-Nya, meminta apapun yang memang di ridhoi-Nya, dan meminta ampun karena telah berpikir buruk tentangnya.

Jangan pernah terlalu khawatir dengan keadaan, karena sebenarnya masalah datang untuk memperkuat diri kita. Fokus pada hal yang baik, tarik nafas dalam-dalam dan lakukan mediasi terhadap diri sendiri. Dan juga, jangan lupa untuk berusaha terus tersenyum

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Kejar Akhirat, Dunia Pasti. Kejar Dunia, Akhirat Lupa.
Previous
Kejar Akhirat, Dunia Pasti. Kejar Dunia, Akhirat Lupa.
Bertaubat, Tidak Ada Kata Terlambat
Next
Bertaubat, Tidak Ada Kata Terlambat
Back to
top