x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hal yang Menyebabkan Lemas Saat Awal Puasa dan Cara Mengatasinya


lemas-saat-awal-puasa

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Saat awal-awal berpuasa, tubuh perlu menyesuaikan diri agar tak lemas saat menjalankan ibadah puasa. Nah, ada tips mengatasi lemas saat awal puasa yang wajib kamu tahu, nih!

Memasuki bulan puasa, penting bagi kamu untuk menjaga tubuh tetap segar dan bertenaga setiap hari.

Memang ketika sudah dijalani, puasa terasa kian mudah dan menyegarkan. Namun di hari-hari pertama puasa, tubuh cenderung lemas dan tak bertenaga.

Mengapa Lemas saat Awal Puasa Sering Terjadi?

Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapat zat gizi selama berjam-jam setelah sahur.

Padahal, tubuh perlu karbohidrat yang akan diolah jadi gula. Kemudian gula akan diproses menjadi bahan bakar atau sumber energi untuk sepanjang hari.

Jangan khawatir, tubuh mampu menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan saat puasa.

Tubuh akan mulai membaca kebiasaan baru kamu, yaitu tidak akan mendapat asupan karbohidrat lagi sampai waktunya berbuka puasa. Maka, tubuh akan menyimpan gula dalam waktu yang lebih lama dari biasanya.

Jika saat kamu tidak puasa, gula dari kabohidrat langsung dibakar dalam waktu beberapa jam saja, waktu puasa gula akan dibakar pelan-pelan yaitu sampai tiba saatnya berbuka.

Namun, penyesuaian ini tidak bisa terjadi dalam sekejap mata. Tubuh memerlukan waktu beberapa hari bahkan seminggu untuk beradaptasi dengan proses ini.

Maka, biasanya kamu hanya akan merasa letih dan lemas di awal-awal bulan puasa.

Nutrisi penting saat buka dan sahur agar tidak lemas saat puasa

Nah, agar badan tidak lemas saat puasa terutama di hari-hari pertama Ramadhan, pastikan tubuh kamu mendapatkan asupan nutrisi-nutrisi penting berikut ini.

  1. Karbohidrat kompleks

Saat sahur, perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana.

Karbohidrat sederhana lebih banyak mengandung gula sedangkan karbohidrat kompleks lebih banyak mengandung serat dan ragi.

Dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, proses pengolahan karbohidrat menjadi sumber energi berlangsung lebih lama.

Maka, tubuh kamu pun bisa bertahan berjam-jam sebelum buka puasa tanpa asupan karbohidrat lagi di siang atau sore hari.

Perbanyak asupan karbohidrat kompleks dari produk olahan gandum utuh, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

karbohidrat-kompleks

  1. Zat seng

Dijelaskan oleh seorang ahli gizi klinis asal Amerika Serikat Dr. Josh Axe, zinc atau dikenal juga dengan istilah zat seng sangat diperlukan guna mengolah karbohidrat dalam tubuh.

Jika kamu kekurangan zat seng, karbohidrat yang dikonsumsi saat sahur akan sulit diubah jadi sumber energi. Akibatnya, kamu akan merasa lemas saat puasa seharian.


Baca Juga:


Maka dari itu, pastikan kamu memenuhi asupan zat seng saat sahur dan buka puasa. Pilih menu yang kaya zat seng seperti daging sapi atau kambing.

Namun, makan daging saat sahur dan berbuka saja belum mencukupi kebutuhan zat seng dalam sehari.

Jadi bila perlu, saat sahur dan buka puasa kamu bisa mengonsumsi suplemen yang kaya akan zinc.

pentingnya-zat-seng-dalam-tubuh

  1. Vitamin C

Badan lemas saat puasa juga bisa disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh.

Pasalnya, ketika puasa tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi sebanyak dan selengkap biasanya. Akibatnya, sistem daya tahan tubuh kesulitan menjaga kamu tetap sehat.

Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah mengonsumsi vitamin C. Konsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin C seperti jambu, cabai merah, dan brokoli.

Bila perlu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen yang sudah mengandung vitamin C sekaligus zinc setelah makan sahur, atau setelah berbuka puasa.

Ini bisa membantu kamu menjaga stamina di hari-hari awal puasa dan sepanjang bulan Ramadhan.

manfaat-vitamin-C

Sobat Moslem, yuk terapkan tips di atas agar diawal bulan Ramadhan ini kamu tak merasa lemas.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Rahasia Kulit Cerah Sepanjang Hari, Buah yang Bagus untuk Kulit
Previous
Rahasia Kulit Cerah Sepanjang Hari, Buah yang Bagus untuk Kulit
Cara Aman Puasa Saat Hamil Trimester Kedua yang Harus Diterapkan
Next
Cara Aman Puasa Saat Hamil Trimester Kedua yang Harus Diterapkan
Related Articles
Back to
top