x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Larangan Anak Keluar Saat Maghrib Ada Dalam Hadits, Lho!


larangan-anak-keluar-saat-Maghrib

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Maghrib merupakan waktu sholat tiga rakaat yang dilakukan ketika bumi berpindah waktu dari siang menjadi malam hari.

Ketika Maghrib tiba, orangtua biasanya menyuruh anaknya untuk masuk ke dalam rumah dan segera menghentikan aktivitas di luar rumah.

Mereka percaya bahwa di waktu-waktu ini, akan banyak syaitan dan jin yang berkeliaran bisa menyebabkan segala bahaya terjadi terutama pada sang anak.

Biasanya hal ini dilakukan hanya meneruskan kebiasaan orang tua, padahal sebenarnya larangan anak keluar saat Maghrib terdapat dalam hadist Nabi.

Larangan anak keluar saat Maghrib dalam hadist

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda terkait larangan anak keluar saat Maghrib,

“Janganlah kalian membiarkan anak anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam, sebab syaitan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam,” (Dari Jabir dalam kitab Sahih Muslim).

Di samping itu juga dijelaskan dalam Sahih Muslim Nabi, bersabda,

“Jika sore hari mulai gelap maka tahanlah bayi-bayi kalian sebab iblis mulai keluar pada saat itu, jika sesaat dari malam telah berlalu maka lepaskan mereka. Kunci pintu-pintu rumah dan sebutlah nama Allah sebab syaitan tidak membuka pintu yang tertutup. Tutup rapat tempat air kalian dan sebutlah nama Allah. Tutup tempat makanan kalian dan sebutlah nama Allah meskipun kalian mendapatkan sesuatu padanya,”

Adapun hadist Nabi tersebut sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah. Sebuah buku ilmiah keagamaan karya Prof. DR. Ir. H. Osly Rachman, MS berjudul The Science Of Shalat yang diterbitkan Qultummedia terdapat penjelasan terkait.

Menjelang Maghrib, alam akan tampak berubah menjadi spektrum cahaya berwarna merah. Cahaya tersebut merupakan gelombang elektromagnetis (EM) yang memiliki spektrum warna yang berbeda satu sama lain.

Pada setiap warna dalam spektrum mempunyai energi, frekuensi, dan panjang gelombang yang berbeda satu sama lain.

Moslem-lifestyle-larangan-ketika-magrib

Dijelaskan bahwa saat waktu Maghrib tiba, terjadi perubahan spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis, yakni spektrum warna merah.


Baca Juga:


Pada waktu inilah, makhluk-makhluk tersebut amat bertenaga karena mempunyai resonansi bersamaan dengan warna alam.

Akan ada banyak interfernsi atau tumpang tindihnya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama sehingga penglihatan terkadang kurang tajam oleh adanya fatamorgana.

Dalam Islam, pada waktu Maghrib dijelaskan bahwa bersamaan dengan datangnya kegelapan syaitan mulai menyebar mencari tempat tinggal.

Mereka tersebar dengan pemandangan luar biasa dan dalam jumlah yang tidak ada yang tahu selain Allah SWT.

Sebagian syaitan takut dari kejahatan syaitan yang lain, sehingga mereka mencari tempat berlindung yang aman.

Mereka bergerak dengan cepat jauh melebihi kecepatan manusia, beberapa dari mereka berlindung dalam wadah kosong, berlindung ke rumah kosong, bahkan beberapa dari mereka berlindung kepada sekelompok manusia yang tengah duduk santai.

Kadang kala syaitan juga mengganggu anak kecil manusia untuk dijadikan tempat berlindung. Selain itu syaitan juga berlindung ditempat yang kotor seperti pada popok bayi yang sudah kotor.

Pada waktu ini juga kita dihimbau untuk menjauh dari hewan, seperti kucing, burung, serta disarankan untuk mengurangi kecepatan ketika mengemudi mobil karena dikhawatirkan menabrak anjing atau hewan lain yang bisa jadi telah dirasuki syaitan.

Terkait larangan anak keluar saat Maghrib dalam hadits serta penjelasannya ilmiahnya, sudah sepatutnya sebagai orangtua menjaga anak-anak kita.

Alangkah baiknya untuk segera melaksanakan sholat Maghrib, diutamakan berjamaah lalu dilanjutkan dengan dzikir.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Kakak dan Adik Bertengkar Itu Wajar, Kapan Orangtua Perlu Turun Tangan?
Previous
Kakak dan Adik Bertengkar Itu Wajar, Kapan Orangtua Perlu Turun Tangan?
Manfaat Royal Jelly yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh
Next
Manfaat Royal Jelly yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh
Related Articles
Back to
top