x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Ternyata Begini Filosofi Kuliner Unik di Indonesia, Nasi Tumpeng


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Indonesia merupakan negara yang luas dan kental akan keanekaragaman budayanya. Termasuk kuliner unik di Indonesia yang sayang untuk dilewatkan.

Taukah kamu? Setiap kuliner unik di Indonesia memiliki filosofinya masing-masing, termasuk Nasi Tumpeng.

Tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan Nasi Tumpeng. Nasi yang dibentuk seperti kerucut dan dikelilingi sayuran dan lauk-pauk yang lezat.

Umumnya, hidangan ini disajikan pada acara syukuran misalnya pada saat perayaan ulang tahun, perayaan keberhasilan, dan lain-lain.

Meskipun saat ini Nasi Tumpeng disajikan dengan berbagai macam bentuk, namun bentuk asli dari Nasi Tumpeng adalah kerucut. Masyarakat Jawa melambangkan gunung sebagai tempat yang dekat dengan langit dan surga. Maksudnya adalah menempatkan Tuhan pada posisi tertinggi yang menguasai alam dan manusia.

Bentuk menggunung Nasi Tumpeng juga dipercaya mengandung harapan agar hidup kita semakin naik dan memperoleh kesejahteraan yang tinggi,

Dalam penyajian Nasi Tumpeng biasanya dilengkapi dengan 7 macam lauk pauk. 7 dalam bahasa Jawa berarti pitu. Angka pitu berarti pitulungan atau pertolongan.


Baca juga:


Sayuran yang disajikan umumnya adalah urap, kangkung, bayam, dan kacang panjang. Sementara lauknya ayam ingkung, ikan teri, dan telur rebus.

Urap berasal dari bahasa Jawa urip atau hidup yang berarti mampu menafkahi keluarga. Kangkung melambangkan sifat ulet dan pantang menyerah.

Karena sayur ini dapat tumbuh di darat maupun di air. Bayam melambangkan kehidupan yang aman dan damai. Kacang panjang melambangkan umur panjang.

Untuk lauknya, ayam disajikan utuh merupakan lambang ketenangan hati. Ikan teri melambangkan kebersamaan dan kerukunan. Sementara telur rebus yang disajikan bersama kulitnya dan tidak dipotong melambangkan semua tindakan harus terlebih dahulu direncanakan, dikerjakan sesuai rencanan sehingga membentuk suatu kesempurnaan.

Dan yang tak kalah unik, cabai yang diletakkan diujung Nasi Tumpeng bukan hanya hiasan, lho! Cabai berwarna merah melambangkan api sebagai sumber penerangan atau teladan.

Wah, ternyata unik banget ya filosofi dari Nasi Tumpeng. Karena makanan tak hanya soal rasa, tetapi juga makna.



Buat Tulisan
Memancarkan Inner Beauty Muslimah Sebetulnya Sangat Sederhana, Lho!
Previous
Memancarkan Inner Beauty Muslimah Sebetulnya Sangat Sederhana, Lho!
Wisata Banten, Pulau Sangiang yang Menyimpan Sejuta Keindahan
Next
Wisata Banten, Pulau Sangiang yang Menyimpan Sejuta Keindahan
Related Articles
Back to
top