x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Kuliner

Camilan yang Menggoda, Kuliner Sumatera Barat


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang kaya dengan sumber keanekaragaman hayati, keindahan alam, kuliner Sumatera Barat yang menggiurkan.

Mulai dari alam bebas, satwa liar, pulau, pantai hingga hutan hujan tropis bisa kamu temui di Sumatera Barat.

Sumatera barat memiliki dataran rendah di pantai barat, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Bukit Barisan yang membentang dari barat laut ke tenggara.

Garis pantai provinsi ini seluruhnya bersentuhan dengan Samudera Hindia sepanjang 375 km.

Tak dapat dipungkiri, salah satu daya tarik pariwisata Sumatera Barat adalah kulinernya. Minangkabau memang tersohor dengan kekayaan kuliner.

Buktinya adalah dengan banyaknya ekspansi bisnis rumah makan padang ke berbagai penjuru Nusantara bahkan dunia.

Tahukah kamu, Sumatera Barat punya camilan khas yang gurih? Selain sensai pedas pada masakan-masakan khasnya, ternyata ada camilan gurih ini juga tak kalah nikmat dengan masakan pedasnya.

Berikut daftar menu camilan yang memperkaya kuliner Sumatera Barat:

Galamai. Galamai merupakan camilan sejenis dodol atau jenang yang berkembang di Payakumbuh.  Terbuat dari tepung beras ketan, gula aren, dan santan.

Camilan ini banyak ditemukan di Kota Sumatera lainnya dengan nama yang berbeda-beda setiap daerahnya. Antara lain, galamai, kalamai, calamai, dan gelamai.

Uniknya, masyarakat Minangkabau sendiri dapat membedakan manakah galamai yang berasal dari Payakumbuh dan daerah-daerah lainnya.

Lompong Sagu. Lompong sagu adalah kue manis khas Minang yang sudah jarang ditemukan keberadaannya. Terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama pisang kepok, santen, kelapa, dan gula aren.

Kue ini dibuat dengan cara dipanggang diatas bara hingga memiliki aroma yang khas. Aroma kue ini terasa lebih menggoda ketika baru saja melalui proses pemanggangan.

Paduan rasa manis dan sedikit gurih dengan tekstur kue yang kenyal menjadikan kue ini terasa begitu nikmat.

Bareh Randang. Mendengar sekilas namanya, mungkin orang akan mengira masakan yang satu ini adalah rendang.

Namun alih-alih memiliki rasa seperti rendang, bareh randang ternyata memiliki citarasa manis dan wujudnya pun sama sekali tidak mirip dengan rendang.

Makanan yang menjadi oleh-oleh khas kawasan Darek ini merupakan olahan tepung beras yang disangrai hingga kering kemudian dicampurkan dengan cairan gula santan yang telah dimasak.


Baca juga:


Kacimuih. Ada satu jajanan pasar yang juga menjadi kuliner khas di Sumatera Barat yaitu kacimuih. Kacimuih terbuat dari singkong yang dicampur dengan kepala parut serta taburat gula di atasnya.

Uniknya, kacimuih ini memiliki dua pilihan taburan gula, yakni gula putih dan merah. Rasa gurih yang dimiliki kacimuih berasal dari singkong dan kelapa parut yang bercampur dengan gula.

Kue ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional Bukittinggi.

Lamang Tapai. Lamang tapai merupakan hidangan khas di beberapa daerah yang kuat dipengaruhi kebudayaan rumpun Melayu seperti Bangka Belitung, Riau, dan Sumatera Barat.

Hidangan ini terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama santan dalam buluh-buluh bambu dan dilapisi daun pisang.

Keduanya sama-sama terbuat dari bahan beras ketan, tetapi memiliki citarasa yang kontras berbeda. Jika yang satu terasa asin gurih, yang lainnya bercitarasa manis bercampur asam dengan sensasi segar seperti soda.

Saat keduanya bersatu, sensasi yang baru pun akan muncul. Itulah kira-kira gambaran paduan antara lamang katan (ketan) dan tapai ketan hitam yang tersaji nikmat sebagai hidangan khas Minangkabau, lamang tapai.

Sobat Moslem, kalau kamu mampir ke Sumatera Barat, jangan lupa cobain camilan-camilan ini, ya!

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Tanpa Disadari, Ternyata Ini Ciri-Ciri Hamil Anggur yang Perlu Diwaspadai
Previous
Tanpa Disadari, Ternyata Ini Ciri-Ciri Hamil Anggur yang Perlu Diwaspadai
Bolehkah Membaca Al-Quran Saat Sedang Haid?
Next
Bolehkah Membaca Al-Quran Saat Sedang Haid?
Back to
top