x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Kufur Nikmat atau Bersyukur, Hayo!


Gaya hidup berlebihan yang tak sesuai kemampuan, mendorong diri untuk tak memperhatikan batasan. Jika rejeki yang diterima belum sempurna, jangan hanya menerima dengan pasrah. Bukankah takdir bisa diubah dengan banyaknya usaha dan doa? Roda kehidupan pasti berputar, tak selamanya yang berada diatas akan selalu diatas.

Hidup tak melulu soal dunia, hawa nafsu yang tak berujung kadang membuat lupa. Terlalu sombong menjadi manusia jika tak bisa bersyukur atas nikmatNya. Allah pasti lebih tahu apa yang kita butuhkan, dan kapan harus memberikan apa yang kita inginkan.

Menyesuaikan kemampuan diri untuk tak hidup berlebihan, dan tak memaksakan kehendak demi sebuah gengsi semata. Jika kemampuan diri hanya bisa sederhana, maka bersikaplah apa adanya. Jangan merasa ingin terbang tinggi tapi tak mampu mengepakkan sayap. Dan jika kemampuan kita lebih dari cukup, lihatlah kebawah bahwa masih banyak yang hidupnya tak seberuntung kita. janganlah terlena dengan dunia, bergayalah dengan sewajarnya. Sebagaimana Firman Allah SWT:

Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan” (QS:Al-An’am[6:141])

Sekarang berada pada satu titik kehidupan dimana gengsi lebih diutamakan daripada kebutuhannya. Daya tarik barang branded dengan harga selangit membuat kita tergiur membeli, bukan karena butuh juga bukan karena mampu. Tapi gengsi yang sengaja merasuki pikiran hanya untuk mendapat banyak suka dan pujian. Yang terpikirkan hanya tentang bagaimana bisa tetap bergaya walau harus mengencangkan ikat pinggang. Bukankah malah membuat kita menjadi orang yang ria?

Bijaklah dalam menikmati rejeki, dan gunakan dengan hati-hati. Menghalalkan segala cara hanya demi gengsi semata bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Bukankah lebih baik untuk menafkahkan sebagian rejeki kita dijalan Allah? Bukan hanya mendapatkan pahala, tapi dapat bermanfaat pula bagi orang lain.

Cara hidup sederhana dapat mendorong kita menjadi pribadi yang pandai bersyukur dan tetap rendah hati untuk tidak berlebihan. Dengan begitu, kita dapat menambah keimanan.

Bergaya boleh asal disesuaikan kemampuan, bukan berarti harus terlihat terlalu merendahkan diri. Walau bagaimanapun penampilan juga penting, karena itu termasuk cerminan dari bagaimana kita menghargai diri kita sendiri.

Sadarlah, bahwa bukan hanya kamu yang ingin hidup bahagia. Dan tetap bersyukur bahwa masih ada celah untuk bernafas. Berapapun hasil yang diterima, kita harus selalu bersyukur kepadaNya. Cukup atau tidaknya, bukan ditentukan oleh besarnya uang, tapi lebih banyak ditentukan oleh seberapa kita mensyukurinya.

Sobat Moslem, pasti masih banyak dari kita yang menjadikan ini masalah, tetap ingin tampil lebih gaya meski harus merogoh kocek lebih dalam karena iri dengan orang lain. Merasa perlu mengungguli dan harus merasa lebih baik dari orang lain. Padahal sifat iri hanyalah hawa nafsu yang akan terus menguras hati. Kita nggak pernah merasa puas, selalu saja merasa ada yang kurang dalam hidup dan parahnya jadi lupa untuk bersyukur.

Memang semua bakal kembali pada pribadi masing-masing, ya Sobat. Ada yang rela mengeluarkan banyak uang demi penampilan agar terlihat lebih sempurna karena memang sebuah tuntutan atau kebutuhan. Tapi bahkan gak sedikit juga yang akan lebih memilih untuk hidup sederhana dan secukupnya dalam memenuhi prioritas kebutuhan hidupnya.

Nah, sobat Moslem, kalau kamu harus memilih, lebih memilih hidup yang rela mengeluarkan uang lebih hanya untuk gengsi atau kamu lebih memilih untuk hidup apa adanya dan secukupnya saja?

Apapun pilihannya, semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang pandai bersyukur. Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dari sifat yang mudah mengingkari nikmatNYA, karena ingatlah bahwa siksaan Allah itu sangat pedih adanya bagi orang-orang yang tidak bersyukur.

 

Sobat Moslem



Buat Tulisan
Ini nih.. Keutamaan Traveling Dalam Islam
Previous
Ini nih.. Keutamaan Traveling Dalam Islam
Manfaat Puasa Sunnah, Nomor 3 Gak Kepikiran Sama Sekali
Next
Manfaat Puasa Sunnah, Nomor 3 Gak Kepikiran Sama Sekali
Related Articles
Back to
top