x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Seperti Apakah Kriteria Calon Suami yang Baik Menurut Islam?


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Setiap orang pasti memiliki kriteria untuk calon pasangan hidupnya. Baik laki-laki atau pun perempuan menginginkan mempunyai pasangan hidup yang baik. Kalau dalam Islam, kriteria calon suami yang baik itu seperti apa, ya?

Memiliki kriteria untuk calon suami itu wajar karena hidup berumah tangga tidak hanya satu dua tahun saja melainkan untuk selamanya hingga akhir hayat.

Selain itu, suami juga merupakan pemimpin yang kelak akan mendampingi perempuan seumur hidup, serta mengayomi dan menyayangi anak-anaknya.

Firman Allah SWT dan sabda Rasulullah SAW menganjurkan beberapa kriteria calon suami yang baik. Seperti apa calon suami yang baik menurut Islam? Berikut ulasannya.

Beragama Islam. Kriteria paling utama calon suami yang baik adalah ia yang beragama Islam. Sudah jelas bahwa perempuan muslimah yang ingin bersuami, maka pilihlah pria yang beragama Islam.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,

Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan syirik meskipun dia menarik hatimu...” (Qs. Al-Baqarah : 221).

Taat Beragama. Taat beragama adalah laki-laki yang sholeh yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT dan Rasul-Nya, serta baik akhlak dan perilakunya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhoi agama dan akhlaknya, hendaklah kamu nikahkan dia, karena kalau engkau tidak mau menikahkannya, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.”(H.R. Tirmidzi dan Ahmad).

Menjauhi Kemaksiatan. Kepala keluarga bertanggung jawab untuk menjauhkan keluarganya dari segala macam dosa sehingga terhindar dari sika api neraka.

Seperti firman Allah SWT,

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Qs. At-Tahrim : 6).

Kuat Semangat Jihadnya. Maksud jihad di sini bukanlah berperang dan sebagainya, tetapi lebih kepada bagaimana bisa mempertahankan agama yang dianutnya beserta juga keluarganya.

Jadi, pilihlah suami yang sekiranya mampu membimbing keluarga agar terus teguh berada di jalan Islam. Pastikan jika ia juga mampu menjalankan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT,

Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan. Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (Qs. At-Tur : 21).


Baca Juga:


Berasal Dari Keluarga yang Baik. Bukan hanya laki-laki yang harus memilih menikahi perempuan dari keluarga yang baik, perempuan pun juga demikian. Perempuan juga dianjurkan untuk memilih laki-laki dari keluarga dan nasab yang baik.

Tentunya baik di sini dilihat dari nilai agama dan akhlaknya. Laki-laki yang baik biasanya berasal dari keluarga yang baik dan lingkungan yang baik pula.

Taat Kepada Orangtuanya. Anak yang berbakti kepada orang tua memperoleh jaminan untuk mendapatkan surga. Jadi, pilihlah suami yang berbakti kepada orangtuanya.

Dari Ibnu Umar RS, Rasulullah SAW bersabda,

Berbaktilah kepada orang tua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian; dan peliharalah kehormatan (istri-istri orang), niscaya kehormatan istri-istri kalian terpelihara.” (HR. Thabarani).

Berjiwa Pemimpin. Sebagaimana sudah digariskan oleh Allah SWT, seorang laki-laki adalah pemimpin di dunia. Seorang suami yang baik pasti akan terus berusaha menjadi pemimpin yang baik bagi keluarganya.

Selain itu, yang penting dari seseorang yang berjiwa pemimpin ialah mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjalani kehidupan rumah tangganya sehingga nantinya akan dihargai oleh istri dan anak-anaknya.

Bertanggung Jawab. Selain berjiwa pemimpin, sifat lainnya yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki sebagai suami adalah tanggung jawab.

Contohnya dalam hal mencari nafkah. Jangan sampai suami hanya menikmati hasil dari jerih payah istrinya, sedangkan dirinya hanya diam saja tanpa berbuat sesuatu apapun.

Tidak hanya itu, dia juga harus mampu bertanggung jawab dengan semua yang dilakukannya atas nama keluarganya sendiri. Jadi, pilihlah suami yang sekira mampu bertindak demikian.

Itulah beberapa kriteria calon suami yang diajarkan Islam. Perlu diingat bahwa perempuan baik akan mendapatkan laki-laki yang baik pula. Jadi selalu perbaiki diri terus, ya.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Cara Membangun Rasa Percaya Diri Anak Ternyata Tak Sulit, Lho!
Previous
Cara Membangun Rasa Percaya Diri Anak Ternyata Tak Sulit, Lho!
Buat Sendiri Rendang Di Rumah Dengan Bumbu Rendang Daging Sederhana
Next
Buat Sendiri Rendang Di Rumah Dengan Bumbu Rendang Daging Sederhana
Related Articles
Back to
top