x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Ketika Pergaulan Membawa Pengaruh Syaitan agar Lupa dengan Al Qur’an


Semakin gak terasa, menginjak usia dewasa semakin lupa arah. Asal ikut pergaulan yang kekinian sampe bikin kamu jauh tersesat. Segala bisikan syaitan jadi godaan yang gak bisa ditepis. Jauh dari batasan yang diberikan, kamu malah asyik masuk dalam kebebasan.

Disaat kamu memiliki waktu untuk membaca apapun, kecuali Al Qur’an..

Sederet jadwal yang terasa padat tertumpuk rapat dalam otak, membagi celah setiap kesempatan. Berusaha memenuhi semua jadwal “meet up”, khawatir tentang kesan yang dainggep sok sibuk, dan siaga membalas setiap pesan singkat. Bukannya cepat tanggap untuk berbagi waktu membaca Al-qur’an karena sudah terlalu sibuk dengan urusan, tapi malah tetap asyik memenuhi panggilan Syaitan.

Menjalin pertemanan memang gak pernah jadi masalah, bahkan memang dianjurkan agar tetap menjalin tali persaudaraan. Yang jadi masalah ketika pertemanan malah membawa kita ke dalam pergaulan yang merugikan dan menjauhi kebenaran agama.

Menjadi orang yang berhasil terketuk pintu hatinya itu gak mudah, butuh do’a dan usaha dari diri sendiri. Berusahalah dengan cara menyadari kewajiban sebagai hamba dan menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat, termasuk dalam bergaul.

Al Qur’an merupakan cahaya penerang kehidupan bagi setiap pembacanya. Memadukan cahaya Al Qur’an dan Iman menjadi sumber kebahagiaan kehidupan dunia dan akhirat. Di dalamnya terdapat petunjuk kehidupan dengan penuh keberkahan, gunakan petunjuknya maka Allah akan menjaga kita dari celaka.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya dia tidak akan sesat dan tidak pula celaka.” (QS. Thaha: 123)

Sesungguhnya al Qur’an itu mempunyai ilmu yang sangat bermanfaat, banyak didalamnya terdapat rahmat. Menjadi obat bagi penyakit yang ada didalam dada, menjauhkan kita dari sifat iri hati dan sombong. Memberikan ketenangan bagi setiap orang yang mengamalkan, karena setiap hati manusia tak akan bisa tentram kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam.

Sobat, mari kita jadikan membaca Alquran bagian dari rutinitas kegiatan bukan hanya pengisi waktu yang sebagian. Dengan begitu maka Al Qur’an dapat menjadi benteng bagi kita untuk tetap berada dijalanNya. Karena sesungguhnya syafa’at akan datang kelak di akhirat. Wallahu a’lam bish showab

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Huru-Hara Kehidupan Dunia Maya
Previous
Huru-Hara Kehidupan Dunia Maya
Macam-Macam Puasa Sunnah untuk Melengkapi Amalan Wajib
Next
Macam-Macam Puasa Sunnah untuk Melengkapi Amalan Wajib
Back to
top