x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Sudah Tahu Vitamin Untuk Kesehatan Jasmani Ala Rasulullah?


Sangat beruntung kita yang hidup dalam aturan agama Islam, karena hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk sehari-hari pun sudah tercatat didalam aturannya. Bahkan, Islam begitu perhatian dalam persoalan kesehatan jasmani kita. Sobat Moslem, kesehatan termasuk salah satu unsur penunjang  utama dalam melaksanakan ibadah kepada Allah SWT selain bekerja dan aktifitas lainnya.

Tanpa kesehatan, tentu saja kita akan merasa lemas dan tidak memiliki semangat untuk melakukan aktivitas. Namun, bagaimana cara Rasulullah untuk menjaga kesehatan jasmani?

Selektif dalam memilih makanan. Rasulullah hanya memakan makanan yang memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berarti berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya juga halal bahan makanannya. Sedangkan thayyib berkaitan dengan duniawi, seperti bergizi atau tidaknya makanan yang kita konsumsi. Salah satu makanan yang sangat digemari Rasul adalah madu, beliau biasa meminum madu yang dicampur air yang berguna untuk membersihan air liur dan pencernaan

Rasulullah Saw. bersabda,

Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR. Ibnu Majah dan Hakim).


Baca Juga:


Tidak makan secara berlebihan. Rasulullah mengajarkan kita agar tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Kapasitas perut kita dibagi dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas).

Rasulullah Saw. bersabda,

Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Menjaga pola tidur. Rasulullah tidur di awal malam, dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya beliau bangun untuk bersiwak, lalu berwudhu dan melakukan shalat sampai waktu yang telah diizinkan Allah. Bahkan, beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan dan tidak pula menahan diri untuk tidur sekedar yang dibutuhkan.

Penelitian Daniel F. Kripke, ahli Psikiatri dari Universitas California sangat menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan selama 6 tahun di AS dan Jepang dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah Saw. biasa tidur setelah Isya untuk kemudian bangun untuk sholat malam malam. Jadi, beliau tidak pernah tidur lebih dari 8 jam.

Melaksanakan puasa sunnah. Ada beberapa puasa sunnah yang dapat kita kerjakan, seperti puasa pada hari senin dan kamis, puasa Nabi Daud, puasa 6 hari di bulan Syawal dan sebagainya. Puasa sangat berpengaruh pada kesehatan, salah satunya mendetoks tubuh dari penyakit. Bahkan puasa juga dapat dijadikan sebagai obat penenang kita, karena sifatnya yang menahan diri dari segala nafsu.

Nah, tidak sulitkan untuk menjadikan tubuh kita menjadi lebih sehat? Mulai sekarang, jaga kesehatan jasmani kita agar tetap bisa melakukan ibadah dan aktivitas lainnya dengan cara Rasulullah ini ya Sobat Moslem.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Ini Kelebihan Kain Jersey yang Menjadi Bahan Favorit Untuk Baju Muslimah
Previous
Ini Kelebihan Kain Jersey yang Menjadi Bahan Favorit Untuk Baju Muslimah
Pilih Sepatu Musim Dingin dengan Tepat Agar Tetap Terlihat Modis
Next
Pilih Sepatu Musim Dingin dengan Tepat Agar Tetap Terlihat Modis
Related Articles
Back to
top