x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Kesalahan Saat Mencuci Tangan yang Sering Dianggap Sepele


kesalahan-saat-mencuci-tangan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Kuman akan tetap menempel pada tangan jika kamu tidak mencucinya dengan tepat, lho. Maka, penting mengetahui apa saja kesalahan saat mencuci tangan yang perlu dihindari.

Aktivitas mencuci tangan memang mudah dilakukan namun memiliki efek yang sangat besar bagi kesehatan.

Memang terlihat cukup mudah untuk dilakukan, tapi ternyata masih banyak orang yang mencuci tangannya dengan cara yang salah.

Bahkan sebuah studi menyatakan, dari 100% persen sample yang diteliti, sebanyak 97% melakukan kesalahan cuci tangan.

Selain itu, penelitian dari Journal of Environmental Health yang menyatakan ada 10% orang yang enggan mencuci tangan sama sekali, bahkan yang lebih parahnya hanya lima persen orang yang sadar untuk mencuci tangannya usai menggunakan toilet.

Cara Mencuci Tangan yang Salah 

Sobat, yuk, simak apa saja kesalahan saat mencuci tangan yang sebaiknya kamu tinggalkan:

  1. Tidak menggunakan sabun

Kebiasaan mencuci tangan tanpa menggunakan sabun nampaknya sering ditemui di masyarakat.

Banyak orang yang berpendapat bahwa hanya dengan membilas tangan dengan air, maka seluruh kuman, virus, dan bakteri yang menempel di tangan akan hilang dalam sekejap.

Padahal, kamu tetap membutuhkan sabun supaya tangan benar-benar bersih.

Menurut Dr. Aileen Marty, MD, seorang profesor penyakit menular di Florida International University, bahwa sabun terbuat dari ramuan kimia yang bertujuan untuk membasmi kotoran-kotoran yang bersarang pada tangan.

menggunakan-sabun

  1. Menggunakan sabun batang

Mengunakan sabun sangat mencuci memang sangat dianjurkan, tapi tak semua jenis sabun tersebut tepat digunakan.

Pasalnya, kuman penyebab penyakit bisa lebih mudah bersembunyi di dalam sabun batang yang telah digunakan.

Maka dari itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk memilih pakai sabun cair saja ketimbang sabun batang karena kemungkinan terkontaminasi dengan kuman penyakit lebih kecil.

Mungkin saat kamu berada dalam keadaan darurat, hand sanitizier bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, alangkah lebih baiknya lagi jika tetap dibilas dengan air dan sabun cair.

kelebihan-sabun-batang

  1. Mencuci tangan terlalu sebentar

Banyak orang hanya berpatokan bahwa penggunaan sabun saja sudah ampuh untuk membasmi kuman yang membandel.

Faktanya, sabun tidak bisa menghilangkan kuman dengan baik jika Anda cuci tangan hanya sekejap.

Sebuah penelitian dari Michigan State University, menemukan bahwa sekitar 95% orang enggan untuk membilas tangan dalam waktu yang lama dan memastikan kebersihannya.


Baca Juga:


Hal ini yang kemudian memungkinkan tangan masih menyimpan kuman, virus, maupun bakteri.

Sebenarnya tidak butuh waktu lama, hanya sekitar 20 sampai 30 detik sembari menggosok tangan, kuku, serta sela-sela jari secara bergantian demi memastikan tangan telah benar-benar bersih.

mencuci-tangan-terlalu-sebentar

  1. Tidak mengeringkan tangan

Meski kamu telah menerapkan cara mencuci tangan yang baik, membiarkan tangan dalam keadaan basah setelah mencuci tangan bukanlah pilihan yang tepat.

Dr. Roshini Raj, MD, seorang dokter di NYU Medical Center, menyatakan bahwa kuman senang berkembang biak di dalam air.

Itu sebabnya, ketika kamu membiarkan tangan masih dalam keadaan lembab setelah selesai mencuci tangan, maka mikroba penyakit dari barang-barang yang kamu sentuh akan mudah berpindah dan menempel pada tangan.

tidak-mengeringkan-tangan

  1. Menggunakan pengering tangan

Pengering tangan bisa dengan mudah kamu temui di mall, gedung, atau tempat-tempat besar lainnya.

Kebanyakan orang akan cenderung memilih menggunakan pengering tangan daripada tisu kering. Padahal tindakan ini justru bisa memicu tumbuhnya bakteri.

Sebuah studi di tahun 2012 menunjukkan hasil bahwa mengeringkan tangan dengan tisu justru mengurangi kuman dibandingkan dengan mesin pengering.

Sayangnya, banyak orang yang enggan menggunakan berlembar-lembar tisu karena tidak ramah lingkungan.

Pada dasarnya, bukan berarti penggunaan pengering tangan itu buruk. Permasalahannya adalah sebagian besar orang hanya sebentar saat menggunakan pengering tangan sehingga tangan masih dalam keadaan lembap atau belum benar-benar kering, padahal hal ini memudahkan penyebaran kuman-kuman penyakit.

Namun jika hanya tersedia pengering tangan, cara terbaiknya dengan tetap gunakan pengering tangan hanya saja dalam waktu yang lebih lama, yakni sekitar 30 sampai 45 detik atau sampai merasa tangan sudah dalam keadaan kering.

pengering-tangan

Memang mencuci tangan nampak sepele, tapi dengan menjahui beberapa kesalahan saat mencuci tangan di atas Sobat juga akan terhindar dari berbagai macam penyakit, lho. Jadi, lupa untuk diterapkan ya agar kuman yang menempel pada tangan bisa hilang sepenuhnya.



Buat Tulisan
6 Tips Cegah Liburan Gagal Total karena Masalah dengan Teman Traveling
Previous
6 Tips Cegah Liburan Gagal Total karena Masalah dengan Teman Traveling
4 Metode Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan Terhadap Manusia
Next
4 Metode Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan Terhadap Manusia
Related Articles
Back to
top