x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kesalahan Membedong Bayi, Ini Cara yang Benar


Kesalahan-membedong-bayi

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebelum sang buah hati lahir, biasanya orangtua akan menyediakan peralatan hingga pakaian bayi, salah satunya adalah kain untuk membedong bayi dengan beraneka ragam motif dan warna.

Membedong bayi merupakan salah satu hal yang akan dilakukan pada bayi.

Bayi yang masih beradaptasi dengan udara luar belum bisa dikenakan pakaian normal.

Namun, apa sih sebenarnya manfaat dari membedong bayi dan cara yang tepat? Hal ini penting diketahui agar tidak ada lagi kesalahan membedong bayi yang berisiko bagi kesehatannya.

Kesalahan Membedong Bayi Penting Dihindari

Membedong bayi ditujukan agar melindungi bayi dan menghangatkan bayi, mengingat kulitnya yang masih sensitif dengan udara dan suhu sekitar.

Membedong bayi juga dilakukan untuk menjaga bayi agar tidak terganggu dengan gerak refleksnya sendiri yang bisa saja mencelakai dirinya.

Membedong juga merupakan upaya untuk membuat bayi dapat tidur dengan nyenyak. Seperti dilansir dari The American Academy of Pediatrics, membedong bayi dengan cara yang benar dapat membantu bayi tidur lebih tenang dan lebih nyaman.

Keselahan-membedong-bayi-yang-paling-sering-dilakukan


Baca Juga:


Cara Membedong Bayi

Membedong bayi punya cara tersendiri dan tidak boleh asal, kesalahan membedong bayi akan berdampak pada tumbuh kembang bayi, khususnya daerah persendian kaki dan pinggul bayi yang masih sangat rentan.

Kesalahan fatal yang sering dilakukan orang tua adalah dengan membedong bayi terlalu erat atau ketat yang dampaknya dapat menyebabkan persendian pada kaki bayi melonggar karena kaki terlalu diluruskan.

Berbagai-Kesalahan-Membedong-Bayi

Membedong terlalu erat juga dapat merusak tulang rawan lunak dari rongga pinggul yang mengarah pada hip dysplasia.  Berikut ini langkah-langkah dan cara bedong bayi yang benar:

  1. Pastikan bayi sudah memakai popok atau baju jika bayi sudah dapat memakai pakaian bayi.
  2. Siapkan kain bedong berbentuk segi empat sama rata. Kemudian lipat salah satu ujung sisi kain kea rah dalam. Selanjutnya, letakkan bayi di tengah-tengah. Pastikan sisi kain yang dilipat berada di posisi bahu bayi seperti gambar.
  3. Letakkan kedua tangan bayi di dalam kain dengan posisi tegak. Kemudian lipat kain bagian kiri ke arah tubuh bayi hingga menutupi area tubuh.
  4. Tarik bagian bawah kain kea rah atas dengan rapi agar kaki bayi dapat tertutup dengan sempurna. Namun, hindari mengikat kain terlalu erat agar bayi dapat bernapas serta bergerak leluasa.
  5. Selanjutnya, lipat bagian kanan kain yang tersisa ke arah belakang bayi dengan rapi.

Membedong bayi merupakan kebutuhan bayi yang wajib diketahui para orangtua.

Menurut The American Academy of Pediatrics, membedong bayi memiliki batas waktu, bayi tidak perlu dibedong lagi ketika bayi sudah mulai bisa berguling yang biasanya dimulai pada usia 4 sampai 6 bulan.

Beragam-kesalahan-membedong-bayi-yang-sebaiknya-dihentikan

Tetapi, karena perkembangan bayi yang berbeda-beda, mungkin juga ada bayi yang sudah bisa berguling saat usianya belum mencapai 4 bulan. Ada baiknya kita lebih memperhatikan cara merawat bayi dan mencegah kesalahan membedong bayi.



Buat Tulisan
Cara Membuat Tom Yam Lezat Asli
Previous
Cara Membuat Tom Yam Lezat Asli
Tips Menjaga Kebersihan Organ Kewanitaan Secara Tepat
Next
Tips Menjaga Kebersihan Organ Kewanitaan Secara Tepat
Related Articles
Back to
top